Anda di halaman 1dari 19

PEWARNAAN

SEDIAAN DARAH
MALARIA

UPTD LABORATORIUM KESEHATAN PROV.NTT

PELATIHAN MIKROSKOPIS MALARIA


UPK PERDHAKI 2019
I. TUJUAN
A. Tujuan Pembelajaran Umum:
 Peserta mampu melakukan pewarnaan SD
malaria

B. Tujuan Pembelajaran Khusus:


 Menjelaskan alat dan bahan yang dibutuhkan
untuk pewarnaan sediaan darah
 Menjelaskan prosedur perwarnaan sediaan
darah yang benar
 Mampu menilai sediaan darah sesuai dengan
standard
Alat Dan Bahan Yang Di Gunakan Untuk Pewarnaan Sediaan

ALAT BAHAN

 Rak pewarnaan  Sediaan Darah yang akan


 Bak pewarnaan diwarnai
 Gelas ukur  Buffer dengan pH 7.0 - 7,2
 Pipet tetes  Giemsa stok
 Timer bell  kertas Whattman no.2 untuk
menguji mutu giemsa
 Metanol
Hal yang perlu di perhatikan
1. Giemsa stok
 Aliquot Giemsa stok sesuai kebutuhan : menghindari
rusaknya giemsa stock karena oksidasi dan penguapan
 Tidak boleh dikocok : kristal naik ke permukaan dan dapat
menjadi artefak dalam SD yang diwarnai.
 Pengambilan giemsa stok harus menggunakan pipet yang
kering, agar giemsa stock di botol tidak tercemar dengan air
 Sisa larutan giemsa yang telah dicampur dengan larutan
buffer tidak boleh dimasukkan kembali ke dalam botol
giemsa stok
2. Metanol
• Aliquot metanol sesuai kebutuhan
• Setelah digunakan segera tutup metanol dengan rapat
Hal yang perlu di perhatikan
3. Larutan Pengencer : Buffer pH 7,2
• Air pengencer tidak boleh tercemar dengan
mikroorganisme yg mirip dengan parasit
• Derajat keasaman berpengaruh pada warna warna
morfologi plasmodium dan sel darah : Ideal pH 7,2
• Tablet buffer + Aquadest ; Jika tidak tersedia ??
Alternatif ?? Air Mineral dengan pH mendekati 7,2
Uji Reagen Giemsa Stock
• Uji reagen giemsa : Setiap minggu, setiap batch baru
dan setiap lot number baru
• Teteskan (1:2) giemsa stock : methanol pada kertas
whatman nomor 2, diamkan sampai giemsa menyebar
• Amati warna yang terbentuk pada kertas whatman
tersebut,
• Dikatakan baik jika ada warna biru dan ungu serta
warna merah disisi paling luar lingkaran (bila warna
ungu atau merah tidak ada berarti rusak)
Eosin
Methilen
Blue Methilen
Azur
Contoh Hasil Uji Giemsa Stock
LANGKAH-LANGKAH PEWARNAAN

1. Fiksasi SD tipis
2.Pembuatan Larutan Giemsa 3%
3. Pewarnaan 45-60 menit
4.Pembilasan
1. Fiksasi Sediaan Darah Tipis
1. Posisi sediaan darah
tipis dibawah
2. Alirkan methanol pada
hapusan darah
3. Jangan mengenai
sediaan darah tebal
4. Biarkan kering
2. Pengenceran Reagen Giemsa Stock

1. Hitung kebutuhan Giemsa


3% : (±10 ml untuk 3 slide)
2. Buat larutan menggunakan
gelas ukur
3. Untuk 10 ml Giemsa
3% : 0,3 ml Giemsa Stok
+ 9,7 ml Lar. Pengencer
4. Larutan Giemsa harus selalu
fresh (maksimal disimpan 1
jam)
Pengenceran Reagen Giemsa
3. Pewarnaan Sediaan darah

1. Pastikan rak pewarnaan berada dalam posisi


datar (tidak miring)
2. Letakkan sediaan darah diatas rak pewarnaan
3. Genangi setiap slide dengan Giemsa 3% yang
telah disiapkan sebelumnya
4. Warnai selama 45-60 menit
4. Pencucian Sediaan Darah
1. Metode pencucian :
- Botol semprot
- Bak pencucian
2. Hindari membuang cat yang menggenangi
secara langsung ; Golden schum akan
menempel pada permukaan preparat ;
banyak artefak
3. Aliri permukaan sediaan menggunakan air
secara perlahan hingga cat yang
menggenangi permukaan preparat habis
atau celupkan secara langsung preparat
kedalam bak pencucian kemudian angkat
secara perlahan (lakukan 2-3 kali)
4. Angkat dan keringkan SD. Setelah kering, SD
siap diperiksa
MENGERINGKAN SEDIAAN

 Tunggu sediaan
darah kering diudara

 Simpan sediaan
darah yang telah
diperiksa ke dalam
box slide

Lab. Mikrobiologi BBLK Surabaya


KRITERIA PEWARNAAN YANG BAIK
Secara makroskopis
 SD memiliki ketebalan yang cukup
 warna SD merupakan kombinasi warna- warna merah,ungu
dan biru.
Secara mikroskopis
 Inti parasit berwarna merah, sitoplasma biru dan inti
leukosit berwarna ungu
Asam : Inti leukosit berwarna merah, inti parasit
berwarna merah, sitoplasma berwarna merah
Basa : Inti leukosit berwarna biru, inti parasit berwarna
biru, sitoplasma berwarna biru
 Bersih dari partikel-partikel giemsa
PENILAIAN KUALITAS SEDIAAN DARAH
Diagnosa Pembuatan / kualitas Sediaan Darah
Pewarnaan Sediaan Darah
No. Kode SD Ketebalan SD tipis Ketebalan SD tebal
SD tebal
UPK Kabupaten terfiksasi
Cukup Tebal Tipis Cukup Tebal Tipis Baik Asam Basa Kotor
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Jumlah

Presentase
CONTOH
HASIL PEWARNAAN SLIDE YANG
BURUK
FAKTOR YANG MENENTUKAN MUTU
PEWARNAAN SEDIAAN DARAH
 Kualitas Giemsa yang digunakan
 Kualitas air pengencer Giemsa (buffer)
 Kepekatan larutan Giemsa
 Lamanya reaksi pewarnaan
 Kualitas Pembuatan SD
 Kebersihan Sediaan Darah
TERIMA KASIH