Anda di halaman 1dari 11

POKJA SANITASI

PIPIT HARIYONO
• Semua anak Indonesia berhak untuk mendapatkan akses pada
lingkungan yang aman, bersih dan sehat di sekolah.
Ketersediaan akses pada Sanitasi Sekolah merupakan
prasyarat terciptanya lingkungan sekolah yang aman, bersih
dan sehat. Sayangnya, hingga saat ini, Sanitasi Sekolah belum
menjadi isu prioritas bersama yang perlu mendapatkan
perhatian.
• Sanitasi sekolah merupakan langkah awal mewujudkan lingkungan belajar yang sehat. Namun tidak
semua sekolah di Indonesia sudah memperhatikan kesehatan lingkungan sekolah. Padahal buruknya
fasilitas sanitasi di sekolah dapat mempengaruhi kualitas pendidikan, seperti hilangnya waktu belajar
dan menurunkan produktifitas siswa.

Rendahnya kesadaran untuk menjalankan

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah yang tidak mengalokasikan
dana untuk

operasional dan perawatan menimbulkan kondisi jamban yang tidak terurus


sehingga dapat

menjadi sumber penyebaran penyakit diare dan demam berdarah. Dengan


adanya tempat

berkembangnya vektor penyakit seperti itu di sekolah, maka siswa menjadi


rentan untuk terkena

penyakit dan hal ini merugikan bagi siswa yang terpaksa absen dari sekolah akibat
sakit.
KEBIJAKAN NASIONAL
PB 4 Menteri tentang
Undang Undang Nomor 36 Pembinaan dan
Tahun2009 tentang Pengembangan Usaha
Kesehatan. KesehatanSekolah/Madrasah
atau UKS/M.

Dalam peraturan bersama tersebut disebutkan bahwa tujuan UKS/M adalah untuk meningkatkan
mutu pendidikan dan presetasi belajar peserta didik dengan meningkatkan PHBS dan derajat
kesehatan peserta didik maupun warga belajar serta menciptakan lingkungan yang sehat,
sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal dalam
rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya.
Di dalam peraturan bersama itu juga terdapat tiga pilar UKS/M yakni pendidikan sehat, pelayanan
kesehatan dan pembinaan lingkungan sehat. Sanitasi sekolah berkaitan dengan dua pilar
UKS/M yakni pendidikan kesehatan dan pembinaan lingkungan sehat.
Oleh karena itu, pada prinsipnya Sanitasi Sekolah terdiri dari tiga komponen utama
yakni,

Ketiga, sekolah menerapkan


manajemen sanitasiberbasis sekolah
pertama infrastruktur sarana
untuk memastikan biaya operasional
prasarana air dan sanitasi yang Kedua, pengetahuan dan kebiasaan
dan perawatan terkait fasilitas
layak, berfungsi dan terpelihara melakukan PHBS.
sanitasisekolah tercantum dalam
dengan baik.
Rencana Anggaran Pendapatan dan
Belanja Sekolah (RAPBS).
Standar Sanitasi Nasional Sekolah dan
Madrasah

Tempat air dalam

Air Air harus tersedia


jamban, volume
minimum 200 liter
dan berisi air bersih
Sanitasi
• 1. Jamban untuk buang air besar dan buang air kecil
• 2. Rasio Jamban Sekolah
* Sekolah Dasar :
• Laki-laki 1:60, Perempuan 1:50
* Sekolah Menengah Pertama :
• Laki-laki 1:40, Perempuan 1:30
* Sekolah Menengah Atas :
• Laki-laki 1:40, Perempuan 1:30
• 3. Luas minimum per unit jamban adalah 2 m2
• 4. Jamban harus berdinding, beratap, dapat dikunci, dan mudah dibersihkan
• 5. Tersedia air bersih di setiap unit jamban
• 6. Jamban kloset jongkok dengan leher angsa
• 7. Gayung
• 8. Gantungan pakaian
• 9. Tempat sampah
Cuci Tangan

1 unit Sarana Cuci 1 unit Sarana Cuci


tangan untuk tangan untuk
setiap ruang kelas ruang guru

1 unit Sarana Cuci


tangan untuk
Ruang UKS/M
Sekolah memiliki sarana sanitasi yang
lengkap, termasuk jamban terpisah
antara laki-laki dan perempuan dengan
air bersih yang tersedia sepanjang
Manajemen Sanitasi Berbasis waktu, fasilitas cuci tangan dengan air
Sekolah. Biaya operasional mengalir dan tersedia sabun, tempat
sanitasi sekolah dan kegiatan sampah dan saluran pembuangan air
Promosi Hidup Bersih dan Sehat kotor
1
dalam RAPBS, dan mendorong
partisipasi masyarakat SANITASI
SISWA
LINGKUNGAN YANG
YANG BERSIH SEHAT
GENERASI
3 BERKUALITAS
2 Cuci tangan pakai sabun
MANAJEMEN PERILAKU secara rutin, buang air di
LINGKUNGAN
SANITASI YANG jamban, buang sampah
NYAMAN HIDUP BERSIH pada tempatnya, minum air
yang layak konsumsi

Gambar 2.1 Konsep Sanitasi Sekolah


Tupoksi Kader Pokja Sanitasi
Penyuluhan

Diskusi

Membuat Promosi kesehatan


video