Anda di halaman 1dari 11

REFLEKSI

KASUS
BAGIAN THT-KL
RS IBNU SINA
OTOMIKOSIS
IDENTITAS PASIEN
NAMA : Nn. NQ

JENIS KELAMIN : Perempuan

UMUR : 23 tahun

ALAMAT : Jl. Sukaria

PEKERJAAN : Mahasiswi

AGAMA : Islam

TANGGAL BERKUNJUNG : 05 Februari 2020


ANAMNESIS
Keluhan Utama : Nyeri pada kedua liang telinga
Anamnesis Terpimpin :
Pasien perempuan berusia 23 tahun datang ke Poli THT-KL RS
Ibnu Sina dengan keluhan nyeri pada kedua liang telinga.
Awalnya keluhan diawali gatal pada kedua liang telinga yang
dialami sejak 2 minggu terakhir dan memberat 3 hari yang lalu.
Keluhan nyeri dirasakan terutama pada telinga kanan. Keluhan ini
dirasakan menganggu pendengaran. Keluhan keluar cairan dari
telinga saat ini tidak ada, telinga berdengung tidak ada.
Keluhan lain berupa demam (-), nyeri kepala (-), pusing (-), batuk
(-), pilek (-), hidung tersumbat(-), nyeri menelan (-).
Pasien memiliki riwayat OMSK sejak tahun 2014 dan rutin
diberikan Metilprednisolon 3x4 mg. Riw. keluhan yang sama
sebelumnya tidak ada. Riw penyakit lain Hepatitis B. Riwayat
alergi tidak diketahui, riwayat yang sama dalam keluarga (-),
riwayat trauma (-), DM (-), HT (-).
PEMERIKSAAN FISIS

Keadaan Umum : Compos Mentis / Gizi cukup / Sakit ringan

Tekanan Darah : 120/70 mmHg

Nadi : 80x/menit, reguler, kuat angkat

Pernapasan : 20x/menit, reguler

Suhu : 36,5 0C (Axilla)


STATUS GENERALIS
Kepala : Normosefal
Mata : Konjungtiva anemis -/-
Leher : KGB dan tiroid tidak teraba
membesar
Thorax : Jantung dan paru dalam batas
normal
Abdomen : Dalam batas normal
Ekstremitas : Akral teraba hangat, edema
(-)
STATUS LOKALIS : PEMERIKSAAN TELINGA
  Auris Dextra Auris Sinistra

Bentuk Telinga Luar


Normal Normal
Daun Telinga
Normotia Normotia
Nyeri Tarik
- -
Retroaurikuler
Fistel (-), Eritema (-), Sikatriks (-) Fistel (-),Eritema (-),Sikatriks (-)

Tampak debris berwarna putih, Tampak debris berwarna putih,


Canalis Akustikus Externa
Hiperemis (+) Hiperemis (+)
Sekret
(-) (-)
Serumen
(+) (+)
Kelainan lain
(-) (-)
Membran Timpani
Tidak Intak Tidak Intak
Tampak Perforasi total Tampak perforasi total
STATUS LOKALIS : PEMERIKSAAN HIDUNG
 PEMERIKSAAN Dextra Sinistra

Bentuk hidung luar Normal Normal

Deformitas (-) (-)

Dahi Tidak ada kelainan Tidak ada kelainan

Pipi Tidak ada kelainan Tidak ada kelainan

Krepitasi (-) (-)

Sinus Paranasal    

- Nyeri tekan (-) (-)

- Nyeri ketuk (-) (-)


Rhinoskopi Anterior Kanan Kiri

Cavum nasi lapang lapang


Mukosa normal normal
Eutrofi , tidak Eutrofi, tidak
Konka Inferior
hiperemis hiperemis
Eutrofi , tidak Eutrofi, tidak
Konka Media
hiperemis hiperemis
Sekret (-) (-)
Septum Deviasi (-), Massa (-)
Rhinoskopi
Tidak dilakukan
Posterior
Transiluminasi Tidak dilakukan
STATUS LOKALIS : PEMERIKSAAN
TENGGOROK
Kanan Kiri

Uvula Ditengah, warna merah muda

Warna Merah muda Merah muda

Edema (-) (-)

Permukaan faring granulasi (+) granulasi (+)

Warna Merah muda Merah muda

Pilar anterior Hiperemis (-) Hiperemis (-)


T2 Tenang T2 Tenang
Tonsil Krypte melebar, detritus (-), Krypte melebar, detritus (-),
tidak hiperemis tidak hiperemis
DIAGNOSIS
Otomikosis Bilateral + Bekas OMSK bilateral + Tonsilofaringitis

kronik

Penatalaksanaan
Non medikamentosa :
- Edukasi telinga tidak boleh basah dan lembap
- Stop obat metilprednisolon

Medikamentosa:

- Toilet Telinga

- Zalf mikonazol

- Kaustik AgNO3

- Cefadroxil 500mg/12 jam/oral

- Natrium diklofenak 50mg/8jam/oral


TERIMA KASIH