Anda di halaman 1dari 13

DIAGNOSA

KEPERAWATAN KELUARGA

Oleh :
Yanyan Bahtiar, SKp.,M.Kep.

1
DIAGNOSA KEPERAWATAN
Diagnosa Keperawatan mrp.kan penilaian klinis
mengenai respon klien terhadap masalah
kesehatan atau proses kehidupan yang
dialaminya baik aktual, resiko maupun potensial.

Ada 3 norma yang perlu diperhatikan dalam melihat


perkembangan kesehatan keluarga, yaitu :
 Keadaan kesehatan yang normal dari setiap
anggota keluarga
 Keadaan rumah dan sanitasi lingkungan
 Karakteristik keluarga
2
3
Proses Penegakan Diagnosa Keperawatan
Beberapa kegiatan yang perlu dilakukan perawat, yaitu :
1. Analisa Data
2. Perumusan Diagnosa Keperawatan
3. Penilaian (scoring) diagnosa keperawatan
4. Penyusunan prioritas diagnosa keperawatan

 Bandingkan data dgn nilai normal


Analisa Data
 Kelompokkan data

Identifikasi  Masalah Aktual, Risiko atau


Masalah Potensial (Promkes)

Perumusan
Diagnosa
4
1. Analisa Data

a. Bandingakan data dgn nilai normal


Data yg didapat dari pengkajian dibandingkan dgn
nilai2 normal dan identifikasi tanda/gejala yg
bermakna (significant cues).

b. Kelompokkan Data
Tanda/gejala yg bermakna dikelompokkan berdasar
pola kebutuhan dasar yg meliputi respirasi, sirkulasi,
nutrisi & cairan, eliminasi, aktivitas/istirahat,
neurosensoris, reproduksi, nyeri, integritas ego,
tumbang, kebersihan diri, interaksi social, dan
keamanan/proteksi.
5
2. Perumusan Diagnosa Keperawatan
Formulasi Penulisan Diagnosa :
a) Sesuai dgn hasil Kongres Nasional IPKKI II di
Yogyakarta, formulasi penulisan diagnosa
keperawatan keluarga menggunakan diagnosa
tunggal (single diagnosis), dgn menambahkan
pernyataan anggota keluarga yg memiliki masalah
kesehatan. (Rumusan dari NANDA dan ICPN).
b) Modifikasi penulisan kriteria intervensi dan hasil
menggunakan pendekatan 5 tugas kesehatan
keluarga.
6
Komponen Diagnosis Keperawatan
• Diagnosis keperawatan memiliki dua
komponen utama yaitu Masalah (Problem)
atau Label Diagnosis dan Indikator Dignostik.
• Masalah merupakan label diagnosis
keperawatan yang menggambarkan inti dari
respon klien terhadap kondisi kesehatan atau
proses kehidupannya. Label diagnosis terdiri
atas Deskriptor atau penjelas dan Fokus
Diagnostik
7
Deskriptor merupakan pernyataan yang menjelaskan
bagaimana suatu fokus diagnosis terjadi.
8
9
Tipologi Diagnosa Keperawatan

Aktual

Negatif
Diagnosa Resiko
Keperawatan
Keluarga

Potensial
Positif
(Promkes)

10
Diagnosa Aktual
 Aktual  menggambarkan respon klien terhadap
kondisi kesehatan/proses kehidupan yg nyata
pada keluarga.
 Contoh :
o Manajemen kesehatan keluarga Tn.X tidak efektif
dengan kasus hipertensi
o Ketidakseimbangan nutrisi; kurang dari kebutuhan
tubuh pada An. A keluarga Tn.X.
o Gangguan menelan pada Tn.X keluarga Tn.X
dengan kasus ISPA.
o Gangguan pola tidur pada Ny.B keluarga Tn.X
dengan kasus DM.
11
Diagnosa Resiko

 Menggambarkan respon klien terhadap kondisi


kesehatan/proses kehidupan yg mungkin
berkembang dalam kerentanan pada keluarga.
 Contoh :
o Resiko kekurangan cairan pada An.B keluarga Tn.A
dengan kasus diare.
o Resiko konstipasi pada Tn.A keluarga Tn.A dengan
kasus stroke.
o Resiko ketidakmampuan menjadi orang tua pada
keluarga Tn.X.
12
Diagnosa Potensial

 Potensial mencakup promosi kesehatan/


kesejahteraan/ wellness; penilaian klinis dari
keluarga dan keinginan untuk meningkatkan
kesejahteraan dan menguatkan perilaku sehat.
 Contoh :
o Kesiapan meningkatkan nutrisi
o Kesiapan meningkatkan eliminasi urin
o Kesiapan meningkatkan manajemen kesehatan
13