Anda di halaman 1dari 15

PENYAKIT-PENYAKIT YANG DISEBABKAN

OLEH JAMUR
DAN PENATALAKSANAANNYA
Tugas Mata Kuliah Mikrobiologi

Disusun Oleh:
Ela Salbilah (22718192)
Ines Octaviana Daeli (23718333)
Qorina Rahman (25718699)
Riska Nurfaoziah (26718225)
PROGRAM STUDI S1 FARMASI
FAKULTAS ILMU KESEHATAN DAN FARMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
PENGERTIAN
Fungi atau cendawan adalah organisme aterotrofik yang
memerlukan senyawa organik untuk nutrisinya. Bila
mereka hidup dari benda organik mati yang terlarut,
mereka disebut sporofit. Fungi memiliki berbagai macam
penampilan tergantung pada spesiesnya .

Gambar Struktur Sel Fungi


PENYAKIT PADA MANUSIA YANG
DISEBABKAN OLEH JAMUR
1. Kaki Atlet

• Dinamakan penyakit kaki atlet karena kebanyakan jamur


ini menyerang bagian kaki seorang olahragawan yang
biasanya lembab karena rutinitas olahraganya.
• Jamur ini timbul di area yang lembab seperti kaki para
atlet, kolam renang, sungai, kaos kaki. Ketika jamur ini
bertemu dengan sel mati dari kulit, kulit kepala, kuku dan
lain-lain maka jamur tersebut akan berkembang biak
dengan subur.
• Gelaja pada penyakit ini : rasa gatal, kulit mengelupas, Gambar Penyakit
Kaki Atlet
kulit retak, rasa terbakar, pelunakan.
2. Kurap 3. Penyakit Jamur Tinea Capitis
Jamur ini menargetkan lokasi yang
diserang hanya pada bagian kulit
kepala dan rambut saja.
Gejala pada penyakit ini :
Kurap dalam bahasa ilmiah menyebabkan rambut rontok pada
disebut Tinea corporis adalah beberapa daerah, sering disertai ruam
sejenis penyakit jamur yang bersisik, bentuk yang terparah ketika
ruam berbentuk besar dan rasa sakit
lainnya.
yang amat sangat, jika tidak ditangani
Infeksi kurap tertular dari
secepatnya maka akan menyebabkan
sentuhan langsung maupun botak permanen.
tidak langsung dengan orang
yang sudah terinfeksi, hewan,
pakaian atau furniture yang
terdapat jamur ini.
Gejala pada penyakit ini :
terlihat area yang terinfeksi
berbentuk
4. Panu 5. Infeksi Aspergillus
Panu atau dikenal dengan nama
lain Tinea versicolor adalah
infeksi jamur yang merusak
jaringan terluar kulit, biasanya
terkena pada remaja dan anak-
anak. Jamur Aspergillus menyebar diudara dan
Gejala pada penyakit ini : menyebabkan infeksi serous pada paru-
adanya bintik-bintik putih pada paru dan darah pada orang dengan sistem
daerah yang terinfeksi dalam kekebalan tubuh lemah.
Mereka ditemukan dalam sistem
jumlah yang banyak dan
penyejuk udara, ditempat tidur, tanaman,
terpisah-pisah.
ruang bawah tanah, debu,dan hampir
dimana-man. Jamur ini bertindak sebagai
alergen potensial yang dapat memicu
asma.
Gejala pada penyakit ini : batuk dan
demam.
PENYAKIT PADA TUMBUHAN
YANG DISEBABKAN OLEH JAMUR
1. Penyakit Bercak Daun

• Penyakit bercak daun awal disebabkan oleh Cercospora


arachidicola Hori. Gejala bercak daun awal adalah
berupa bercak-bercak berbentuk bulat kadang-kadang
tidak teratur dengan diameter 1–10 mm, berwarna coklat
tua sampai hitam pada permukaan bawah daun dan coklat
kemerahan sampai hitam pada permukaan atas, selalu
terdapat halo berwarna kuning yang jelas.

• Penyakit bercak daun lambat disebabkan oleh jamur


Cercospoidium personatum Berk. Et. Curt (Deighton).
Penyebab penyakit ini juga disebut Phaeoisariopsis
personata. Gejala seperti bercak daun awal, tetapi
warnanya lebih hitam dan mempunyai halo tipis
berwarna kuning meski tidak sejelas seperti pada bercak
daun awal
2. Penyakit Karat
Penyebab penyakit karat adalah jamur Puccinia arachidis
Speg.
Gejalanya adalah timbulnya pustul berwarna oranye yang
merupakan uredium pada permukaan bawah daun yang
kemudian dapat juga muncul bertolak belakang pada
permukaan atas daun.
3. Penyakit Busuk Leher Akar
Penyakit busuk leher akar disebabkan oleh Aspergillus niger
van Tiegh dan A. Pulverulentus.
Bentuk konidium bulat, kasar, tidak teratur dan berdiameter 4–5
μm. A. pulverulentus mempunyai konidium agak bulat, halus
dan berukuran 3,5–4 μm.
Jaringan yang terinfeksi menjadi coklat kehitaman karena
adanya kumpulan spora jamur yang berwarna hitam sebelum
terkoyak.
PENYAKIT PADA HEWAN YANG
DISEBABKAN OLEH JAMUR

1. Mikosis Oportunis 2. Mikosis superfisial


Mikosis oportunis adalah infeksi Mikosis superfisial adalah penyakit
jamur yang biasanya tidak kulit yang disebabkan jamur yang
menyebabkan penyakit pada menyerang lapisan kulit paling atas
hewan dengan sistem kekebalan (epidermis). Penyakit ini dapat
tubuh yang normal, tetapi dapat menyerang bagian kulit, rambut dan
menyerang hewan dengan sistem kuku. Beberapa penyakit yang
kekebalan tubuh yang buruk. termasuk ke dalam mikosis
Beberapa penyakit yang superfisial yaitu:
termasuk ke dalam mikosis • Superficial phaeohyphomycosis
oportunis yaitu: • Tinea versicolor
candidiasis, cryptococcosis, aspe • Black piedra
rgillosis. • White piedra
3. Mikosis Kutis 4. Mikosis Subkutis
Mikosis kutis adalah infeksi Mikosis subkutis adalah infeksi
yang disebakan oleh jamur oleh jamur yang mengenai kulit,
yang menyerang pada daerah mengenai lapisan bawah kulit
superfisial yang terkeratinisasi meliputi otot dan jaringan konektif
seperti pada kulit, rambut dan (jaringan subkutis) serta tulang.
kuku, tetapi tidak ke jaringan Beberapa penyakit yang termasuk
yang lebih dalam. ke dalam mikosis subkutis yaitu:
Beberapa penyakit yang • Chromoblastomycosis
termasuk ke dalam mikosis • Rhinosporidiasis
kutis yaitu: dermatofitosis dan • Mycetoma
dermatomikosis. • Sporotrichosis
• Subcutaneous
phaeohyphomycosis
• Lobomycosis
PENATALAKSANAAN / PENGOBATAN
PADA PENYAKIT YANG DISEBABKAN
OLEH JAMUR

1. Tujuan Terapi
a. menghilangkan rasa gatal,
burning, dan
ketidaknyamanan lainnya 2. Sasaran Terapi
b. menghambat pertumbuhan Jamur penyebab penyakit.
jamur penyebab
c. mencegah infeksi
berikutnya.
b. Terapi Non-farmakologi
3. Strategi Terapi Disamping pengobatan, yang
penting juga adalah nasehat
a. Terapi Farmakologi kepada penderita misalnya
Dilakukan dengan cara pada penderita
perawatan kulit yang baik dermatofitosis, disarankan
dan teratur. Untuk agar :
perawatan lokal infeksi 1) memakai pakaian yang
jamur seperti pada alat tipis,
kelamin, sistem kemih, 2) memakai pakaian yang
mata, telinga, tenggorokan berbahan cotton,
dan kulit dapat dilakukan 3) tidak memakai pakaian
secara teratur dengan dalam yang terlalu ketat.
menggunakan obat anti
infeksi jamur.
Klasifikasi Obat Antijamur Yang
Digunakan Untuk Pengobatan

1) Golongan Polien :
a) Amfoterisin 3) Golongan Triazol :
b) Nistatin a) Flukonazol
b) Itrakonazol
2) Golongan Imidazol :
a) Klotrimazol 4) Golongan Antijamur
b) Ketokonazol Lainnya :
c) Ekonazol a) Griseofulvin
d) Tiokonazol b) Terbina
e) Bifonazol
f) Mikonazol
Referensi
CMI (Commonwealth Mycological Institute). 1974. Mycosphaerella arachidis. Description of

Pathogenic Fungi and Bacteria No. 411, Kew Surrey, England. By J.L. Mulder & P. Holliday

1974.

DeBoer DJ, Moriello KA. 2006. Cutaneous fungal infections. Infectious Diseases of the Dog and

Cat. St Louis, Missouri, 555-569: Elsevier Saunders.

Holliday, P. 1980. Fungus Diseases of Tropical Crops. Cambridge Univ. Press, Cambridge. 607p.

Sri Hardaningsih, A.A. Cook, and Yusmani. 1988. Foliar diseases of palawija crops caused by

species of Cercospra and related fungal genera. Penelitian Palawija 3(2), December 1988. 10 p.

Subramanyam, P., D. Mc Donald, F. Waliyar, L.J. Reddy, S.N. Nigam, R.W., Gibbons, V. Ramanatha

Rao, A.K. Singh, S. Pande, P.M. Reddy and P.V. Subba Rao. 1995. Screening methods and

sources of resistance to rust and late leaf spot on groundnut. Information Bull. 47. ICRISAT.

Pantancheru 502324, Andhra Pradesh. India.


TERIMA
KASIH