Anda di halaman 1dari 27

SISTEM

KESEHATAN
NASIONAL
INSISIVUS 3
TUTOR : Dr. drg. Febrian, MKM

Ketua : M. Iqbal Iskandar


Sekretaris papan : Anggita Kusnanda Nurisma
Sekretaris meja : Yuliza Putri
Anggota : Aqila Syifa Nada
Daffa Athala Naufal
Diva Azzahra
Lutfia Khairani Zulfaneti
M. Daffa Safra
Risqa Karima
Tiara Oktaviani
Wirackhil Ikhsan Satya Nugraha
Skenario
“Medical Vacation to Malaka”
   Pada dekade 10 tahun terakhir banyak masyarakat indonesia
khususnya dari sumbar yang berobat ke Malaka, Singapore, Cina, dll.
Meskipun di indonesia banyak rumah sakit dan dokter spesialis bahkan
sub spesialis yang handal. Perbedaan regulasi yang ditetapkan
pemerintah disetiap negara menghasilkan kualitas pelayanan dan biaya
pelayanan yang berbeda.
   Keberhasilan kinerja pemerintahan dibidang kesehatan dinilai dari
indikator kesehatan yang diperoleh melalui survey. Dari survey ini
tergambar permasalahan kesehatan disetiap negara, data kesehatan
gigi dan mulut di indonesia terbaru diperoleh dari hasil Riskesdas 2018
yang menggunakan survey yang diadopsi dari Oral Health Survey WHO.
step 1 : klasifikasi Terminologi yang tidak
diketahui
1.Sistem kesehatan nasional : kesehatan yang berbasis secara nasional. Bentuk da
n cara penyelenggaraan pembangunan kesehatan yang mendukung berbagai upay
a bangsa indonesia dalam satu derap langkahguna menjamin tercapainya tujuan pe
mbangunan kesehatan dalam kerangka mewujudkan kesejahteraan rakyat sebagai
mana dimaksud dalam UUD 1945
2.Riskesdas : Suatu riset skala nasional yang berbasis komunitas dan telah di laksa
nakan secara berkala oleh badan litbang Kemenkes RI untuk menilai status keseha
tan , faktor resiko, perkembangan upaya pembangunan kesehatan.
3.Regulasi : suatu peraturan yang dibuat untuk mengendalikan suatukelompok untu
k mencapai tujuan tertentu.
4.Dokter sub spesialis : dokter yang sekolah lagi untuk mendalami cabang ilmu sp
esialisnya.
5.Oral Health Survey : Survey kesehatan gigi dan mulut.
Step 2 : Menentukan Masalah
1.Mengapa masyarakat indonesia banyak yang berobat ke luar negeri ?
2.Apa saja prinsip dasar sistem kesehatan nasional ?
3.Apa saja landasan sistem kesehatan nasional di indonesia ?
4.Apa faktor yang mempengaruhi pelayanan kesehatan ?
5.Bagaimana kualitas pelayanan dan biaya pelayanan di Indonesia ?
6.Bagagaimana aturan sistem kesehatan nasional di Indonesia ?
7.Apa kekurangan dari sistem kesehatan nasional di Indonesia ?
8.Apa saja permasalahan kesehatan yang terjadi di Indonesia ?
9.Apa perbedaan sistem pembayaran kesehatan di Indonesia dan Malaka ?
10.Apa saja contoh perbedaan regulasi di setiap nregara ?
11.Apa hal yang diperhatikan saat survey indikator kesehatan ?
12.Apakah kinerja pemerintah di bidang kesehatan di Indonesia sudah dikatakan
berhasil ?
Step 3 : menganalisa masalah
melalui brain storming
1. Masyarakat indonesia banyak berobat ke luar negeri, karena :
◦Karena kualitas dan biaya lebih murah
◦Opini masyarakat bahwa berobat ke luar negeri itu lebih
bagus
◦Mencari second opinion
◦Penjabaran biaya lebih jelas
◦Kualitas pelayanan yang cenderung lebih baik
◦Karena ketersediaan obat dan alat lebih lengkap
2. Prinsip dasar sistem kesehatan nasional
:
Legal Berdasarkan HAM
Adil Pengutamaan dan manfaat
Tidak diskriminatif Tata kepemerintahan yang
Kemandirian masyarakat baik
Kemitraan Antisipatif dan proaktif
3. Landasan
Sistem Kesehatan Nasional :
◦Landasan Idil, Pancasila
◦Landasan Konstitusional, UUD 1945 ( Pasal 28, Pasal
34)
◦Landasan Operasional, UU No.36 tahun 2009
4. Faktor yang mempengaruhi pelayanan
kesehatan :
◦Ilmu pengetahuan dan teknologi baru
◦Pergeseran nilai masyarakat
◦Aspek legal dan etik
◦Aspek ekonomi
◦Faktor politik
◦Akses ( apakah seseorang ada akses )
◦Kapasitas ( Fasilitas Rumah Sakit )
5. Kualitas pelayanan dan biaya pelaya
nan :
◦Biaya pelayanan ada yang mahal ada yang
murah
◦Pelayanan cukup baik tapi beberapa ada
yang belum baik
◦Alat tidak memadai
◦Pembayarannya ada yang dari BPJS ada
yang Umum
◦Sistem pembayaran dan pelayanan bersifat
vertikal
6. Aturan sistem kesehatan nasional
di Indonesia :
◦Cakupannya harus adil dan merata
◦Berpihak pada masyarakat
◦Ditetapkan oleh pemerintah
7. Kekurangan sistem Kesehatan nasional :
◦Sumber daya manusia yang belum memadai
◦Penyebaran SDM belum merata
◦Pemberdayaan terhadap masyarakat kurang
◦Rumah sakit banyak, namun terpusat di daerah kota.

8. Permasalahan kesehatan di Indonesia :


◦ Konektivitas masih kurang
◦Kejelasan regulasi yaitu khawatir akan data data yang diinput secara
online akan disalah gunakan.
9.Perbedaan sistem pembayaran di indonesia dan di malaka :
◦Di Indonesia Sistem pembayarannya secara langsung
dan oleh BPJS
◦Di Malaysia sistem pembayarannya itu subsidi dari
pajak, alat kesehatan bebas pajak
10. LO
11. Hal yang diperhatikan saat survey indikator kesehatan :
◦Indikator kesehatan ibu
◦Indikator kesehatan anak
◦Indikator kesehatan kerja dan olahraga
◦Indikator pelayanan kesehatan tradisional
◦Indikator pengendalian penyakit menular

12. Menurut kami kinerja pemerintah di indonesia belum dikatakan berhasil


karema masih banyaknya masalah masalah kesehatan yang timbul dan sulit
teratasi.
Skema
Menentukan Learning Objective
1.Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan Prinsip Dasar Sistem Kesehatan Nasional.
2.Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan Regulasi Sistem Kesehatan Nasional.
3.Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan Pembiayaan Kesehatan.
4.Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan Survey Kesehatan ( Oral Health Survey )
5.Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan Landasan Sistem Kesehatan Nasional.
6.Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan SIstem Pembayaran Kesehatan
7.Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan Quality Assurance
8.Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan Masalah Kesehatan Masyarakat Indonesia.
9.Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan Faktor yang Mempengaruhi Pelayanan
kesehatan.
Analisis Learning Objective
1. Mahasiswa Mampu Memahami dan Menjelaskan Prinsip Das
ar Sistem Kesehatan Nasional.
SKN adalah pengelolaan kesehatan yang diselenggarakan oleh semua ko
mponen Bangsa Indonesia secara terpadu dan saling mendukung guna menj
amin tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.
  Prinsip dasar SKN meliputi :
◦ Perikemanusiaan
◦ Hak Asasi Manusia
◦ Adil dan Merata
◦ Pemberdayaan dan Kemandirian Masyarakat
◦  Kemitraan
◦  Pengutamaan dan Manfaat
◦  Tata Kepemerintahan yang Baik
◦  Pembangunan kesehatan diselenggarakan secara demokratis, berkepastian hukum, terbuka (transp
arent), rasional/profesional, serta bertanggungjawab dan bertanggung gugat (accountable)
2. Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan Reg
ulasi Sistem Kesehatan nasional
◦Undang-undang No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
◦ Undang-undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik kedokteran
◦ Undang-undang No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia
◦ Perpres No.72 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Nasional
◦ Kepmenkes No. 131 Tahun 2004 Tentang Sistem Kesehatan Nasional.
3.Mahasiswa mampu memahami dan menje
laskan Pembiayaan Kesehatan
  
Proses pelayanan kesehatan tidak bisa di
pisahkan dengan pembiayaan kesehatan. Biaya kesehatan
ialah besarnya dana yang harus disediakan untuk menye
lenggarakan dan atau memanfaatkan berbagai upaya kese
hatan yang diperlukan oleh perorangan, keluarga, kelo
mpok dan masyarakat.
  
Berdasarkan pengertian ini, maka biaya k
esehatan dapat ditinjau dari dua sudut yaitu berdasar
kan:
◦Penyedia Pelayanan Kesehatan (Health Provider),
◦Pemakai Jasa Pelayanan (Health consumer),
4. Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan Survey k
esehatan (Oral Health Survey )

Tujuan survey kesehatan mulut


◦Sebagai dasar suatu program pencegahan
◦Mengecek status kesehatan gigi msyarakat
◦Sebagai perencanaan program kesehatan

Indeks-indeks survei kesehatan mulut


◦DEM-T dan def-t •CPITN
◦Oral Hygiene Index (OHI) •Prevalensi
◦OHI – S •Insidensi
•Indeks plak
5. Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan L
andasan Sistem Kesehatan Nasional

◦Landasan idiil : Pancasila


◦Landasan Operasional : UU No 36 Thn 2009 ttg Ke
sehatan
◦Landasan Konstitusional : UUD 1945

6. Mahasiswa mampu memahami dan
menjelaskan Sistem Pembayaran
Kesehatan.
Terdapat beberapa model sistem pembiayaan pelayanan kesehatan
yang dijalankan oleh beberapa negara, berdasarkan sumber pembia
yaannya:
◦ Direct Payments by Patients
◦ User payments
◦ Saving based
◦ Informal
◦ Insurance Based
7. Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan Quali
ty Assurance
    Menjaga mutu (Quality Assurance) sering diartikan sebagai menjami
n mutu atau memastikan mutu. Seperti pada penggunaan kata to assure (=
to convince, to make sure or certain, to ensure, to secure) artinya adalah
meyakinkan orang, mengusahakan sebaikbaiknya, mengamankan atau me
njaga. Terjemahannya sering dirancukan dalam bahasa Belanda “assuranti
e”, yang padanan Inggris-nya adalah Insurance = menjamin (bukan to ass
urance).
    Control bisa dilakukan terhadap product dan cost. Biasanya ada 4 (e
mpat) langkah yang dilakukan, yaitu:
◦Penyusunan standar
◦Penilaian kesesuaian
◦Koreksi bila perlu
◦Perencanaan peningkatan mutu
Upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dasar (PK
D) atau menyelesaikan masalah-masalah mutu dengan prog
ram QA, dilakukan dengan pendekatan sistem,
diantaranya :

◦Mutu Input atau Struktur


◦Mutu Proses Pelayanan Kesehatan
◦Mutu Output /Outcome Pelayanan Kesehatan
◦Mendesain Mutu/QA
8. Mahasiswa mampu memahami dan menjelas
kan Masalah Kesehatan Masyarakat
    Founder dan Chairman Center for Healthcare Policy and Ref
orm Studies (Chapters) Indonesia Luthfi Mardiansyah menuturkan,
setidaknya terdapat 6 kendala yang perlu dibenahi dan disikapi sece
patnya. Adapun kendala tersebut antara lain:
    1. Konektivitas
    2. Kejelasan Regulasi
    3. Bonus Demografi
   4. Negara Kepulauan
    5. Pelayanan Rendah
    6. Teknologi Tak Dimanfaatkan dengan Baik
   
9. Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan Fak
tor Yang Mempengaruhi Pelayanan Kesehatan.

◦Komunikasi ◦Kinerja
◦Ekonomi ◦Estetika
◦Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ◦Lokasi
Baru ◦Fasilitas
◦Pergeseran Nilai Masyarakat ◦Suasana
◦Aspek Legal dan Etik