Anda di halaman 1dari 2

Age Estimation dengan Metode Gustafson

• Pada tahun 1950, Gosta Gustafson dan pada tahun 1944 Thoma
mengembangkan sebuah metode untuk penentuan usia
berdasarkan perubahan morfologi dan histologi pada gigi.

Gustafson melihat perubahan pada:


• Derajat atrisi pada oklusal (A)
• Tingkat endapan dentin sekunder (S)
• Hilangnya perlekatan pada jaringan periodontal (P)
• Penambahan ketebalan sementum pada apex akar (C)
• Resorpsi akar pada apex (R)
• Di metode ini , setiap perubahan akan mendapat skor dengan skala
nilai 0 sampai 4.
• Nilai masing-masing perubahan dijumlah (X) dan kemudian dihitung
dengan rumus:

Umur = 11,43 + 4,56 X  dengan X adalah total skor.


• Standar error sekitar lebih kurang 3,6 tahun

• Prathap, Divakar K. 2017. International Journal of


Prosthodontics and Restorative Dentistry.
• Apriyono, Dwi Kartika. 2016. Jurnal CDK. Staf Pengajar Ilmu
Kedokteran Gigi Forensik. FKG Universitas Jember.