Anda di halaman 1dari 14

HARGA DIRI RENDAH KRONIS

KELOMPOK 1
1. Anggrea Voni Susanti (170103007)

2. Ani Nur Azizah (170103008)

3. April Lintina Winardinta Setyowati (170103009)

4. Asih Syifa’ul Hasanah (170103010)

5. Asraf Nanda Priyanto (170103011)

6. Ayu Dyah Candra Dewi (170103012)

7. Bangkit Isna Nabila (170103013)


HARGA DIRI RENDAH

Perasaan tidak berguna, tidak berarti


dan rendah diri yang berkepanjangan
akibat evaluasi yang negatif terhadap
diri sendiri atau kemampuan diri
KRONIK

berlangsung lama
(sebelum
sakit/dirawat)
ETIOLOGI

1 2 3
Faktor
Presipitasi Perilaku
predisposisi

Presipitasi

2
Predisposisi

1 Penolakan orang tua, harapan yang tidak


realistis, kegagalan yang berulang,
kehilangan bagian tubuh, perubahan
penampilan/betuk tubuh, kegagaln atau

ketergantungan pada orang lain, serotype produktivitas yang menurun.

peran gender, tuntutan peran kerja, dan Perilaku


harapan peran budaya.
3 mengkritik diri sendiri, kerancuan identitas
seperti sifat kepribadian yang bertentangan
serta depersonalisasi
TANDA DAN GEJALA HARGA DIRI RENDAH
KRONIK

Mengkritik diri sendiri

Perasaan tidak mampu

Pandangan hidup pesimis

Penurunan produktivitas

Penolakan terhdapat
Damaiyanti (2008)
kemampuan diri
BATASAN KARAKTERISTIK HARGA DIRI RENDAH
KRONIK

1 Bergantung pada pendapat orang lain

Evaluasi diri bahwa individu tidak mampu menghadapi


2
peristiwa
Melebih-lebihkan umpan balik negative tentang diri
3
sendiri

4 Ekspresi rasa bersalah dan rasa malu

Seringkali kurang berhasil dalam peristiwa hidup


5
6 Seringkali kurang berhasil dalam peristiwa hidup

7 Enggan mencoba situasi baru dan hal-hal baru

8 Pasif

Ekspresi rasa bersalah dan rasa malu


9
DIAGNOSA KEPERAWATAN

• Harga diri rendah kronik


INTERVENSI KEPERAWATAN

1. Bina hubungan saling percaya dengan mengungkapkan prinsip komunikasi


terapeutik

• Sapa klien dengan ramah baik verbal maupun non verbal

• Perkenalkan diri dengan sopan

• Tanyakan nama lengkap klien dan nama panggilan yang disukai klien

• Jelaskan tujuan pertemuan

• Jujur dan menepati janji

• Tunjukan sifat empati dari menerima klien apa adanya

• Beri perhatian kepada klien dan perhatikan kebutuhan dasar klien


2. Disikusikan kemampuan dan aspek positif yang dimilki
klien
• Setiap bertemu klien, hindarkan dari memberi nilai negative

• Utamakan memberi pujian nilai yang realistic

3. Diskusikan dengan klien kemampuan yang masih dapat


digunakan selama sakit

4. Diskusikan kemampuan yang dapat dilanjutkan penggunaan


5. Rencana bersama klien aktivitas yang dapat dilakukan setiap hari sesuai
kemampuan :
• Kegiatan mandiri

• Kegiatan dengan bantuan sebagian

• Kegiatan yang membutuhkan bantuan total

6. Tingkatkan kegiatan yang sesuai dengan toleransi, kondisi klien

7. Beri contoh cara pelaksanaan kegiatan yang boleh klien lakukan

8. Beri kesempatan pada klien untuk mencoba kegiatan yang telah


rencanakan
10. Beri pujian atas keberhasilan klien

11. Diskusikan kemungkinan pelaksaan dirumah

12. Beri pendidikan kesehatan pada keluarga tentang cara


meerawat klien dengan harga diri rendah kronik

13. Bantu keluarga memeberikan dukuangan selama klien


dirawat

14. Bantu keluarga menyiapkan lingkungan di rumah