Anda di halaman 1dari 13

ETIKA DALAM PENELITIAN

KEPERAWATAN
BY
SRI WAHYUNI A,S.KEP,NS,MN(Hons)
Dulu ……………
• Peneliti melibatkansubyek penelitian tanpa
memperoleh persetujuan dari mereka
• Tidak memberikan informasi atau
memberikan informasi yang salah tentang
peran subyek penelitian
• Melibatkan orang-orang dalam eksperimen
yang berbahaya terhadap fisik dan psikologis
• Sedikit perhatian terhadap hak-hak subyek
Kini…………………..
• Hak-hak subyek penelitian dalam semua
disiplin ilmu harus dilindungi dengan baik
• Jikas subyek sangat rentan atau akan
menghadapi suatu resiko, proposal penelitian
harus menjelaskan bagaimana hak-hak subyek
akan dilindungi
Sejarah etika penelitian
• Nuremberg II , dimulai suatu gerakan untuk
melindungi hak-hak manusia dalampenelitian
• Kode nuremberg: seperangkat petunjuk yang
pertama kali dibuat untuk melindungi hak
subyek penelitian
• Kekurangan: mengabaikan hak kelompok
anak-anak dan penderita keterbelakangan
mental
Kode Helsinki 1965
• Ditetapkan oleh WHO tahun 1965 dan
diperbaiki tahun 1975
• Memasukkan hak anak-anak jika memperoleh
persertujuan orang tua
• Memasukkan hak orang retardasi mental jika
persetujuan wali diperoleh
Isu Etika Penelitian Biomedis
• Surgeon General of the United States
mengeluarkan petunjuk pokok perlindungan
subyek penelitian berdasarkan Kode Nuremberg
• Membuat sistem penelaahan proposal penelitian
di tingkat lokal
• Kasus Willowbrook mengenai rancangan
eksperimen anak2 retardasi mental yang disuntik
dengan virus hepatitis.
• Kasus Tuskegee: tawanan kulit hitam pria
digunakan dalam rancangan eksperimen
pengobatan sifilis yang tidak diberi pengobatan
sampai lanjut stadium ketiga
• Tahun 1974 :
Komisi Nasional Perlindungan Manusia dalam
penelitian biomedis dan penelitian tingkah
laku AS menyelidiki isu etika tentang manusia
dalam penelitian dan mengidentifikasi
prinsip2 utk membantu perencanaan dan
pelaksanaan penelitian etis
* 1979: International Council of Nurses
menetapkan kode etik penelitian dalam
keperawatan (Code for nurses: Ethical conceps
Applied to Nursing)
Masalah Etika dalam penelitian
keperawatan
• Subyek penelitian adalah pasien yang tidak
leluasa menentukan pilihan yang tepat
• Perlindungan suibyek adalah kewajiban setiiap
perawat
• Harus meminta persetujuan resmi dan disetujui
secara sukarela oleh subyek atau wali
• Menyeimbangkan keuntungan – kerugian
• Mempertahankan anonimitas dan kerahasiaan
• Pengajuan proposal untuk ditinjau
Hal yang harus dihindari
• Paksaan terhadap subyek untuk berperan
serta
• Merugikan subyek secara material dan non
material
• Pelanggaran privasi
Surat persetujuan
• Informasi
• Pengertian
• Pilihan bebas
• Ijin wali untuk penelitian
Prinsip etika yang mendasari
perlindungan subyek manusia
• Otonomi
1. memberikan inforamsi yang adekuat sehingga
subyek dapat memutuskan apakah berperan
serta
2. Memberikan informasi dalam formulir yang
dapat dimengerti dengan jelas oleh subyek
• Kemanfaatan
• Non-maleficense : tidak membahayakan
• Keadilan sosial : gender, ras
Etika Penelitian dalam proposal
• Lembar persetujuan (informed consent)
Diberikan dan dijelaskan kpdresponden
disertai judul penelitian dan manfaat
penelitian agar responden mengerti maksud
dan tujuan penelitian.
Bilamenolak => peneliti tidak memaksa dan
menghormati hak-hak subyek
• Tanpa nama (anonimity)
menjaga kerahasiaan subyek, peneliti tidak
mencantumkan nama subyek pada lembar
pengumpulan data yang diisi tetapi hanya
diberi kode tertentu

• Kerahasiaan (confidentiality)
Kerahasiaan informasi responden dijamin
peneliti, hanya kelompok data tertentu yang
akan dilaporkan sebagai hasil penelitian