Anda di halaman 1dari 11

PEMERIKSAAN RF (REMATOID FAKTOR)

ACHMAD FIKRI BACHTIAR


SYAKILA ABDUL RAHIM
PENGERTIAN RHEUMATOID FAKTOR
RF adalah immunoglobulin yang bereaksi dengan
molekul IgG. RF terutama dipakai untuk mendiagnosa dan
memantau rheumatoid arthritis. Semua penderita dengan
Rheumatoid Arthritis menunjukkan antibodi terhadap IgG
yang disebut faktor rheumatoid.

Rheumatoid Arthritis adalah suatu penyakit sistemik


kronis yang ditandai dengan peradangan ringan jaringan
penyambung.
PEMERIKSAAN RHEUMATOID FAKTOR
TUJUAN PEMERIKSAAN PRINSIP PEMERIKSAAN

Aglutinasi direk yaitu


Untuk menentukan terjadi aglutinasi antara
ada tidaknya serum penderita yang
rematoid faktor mengandung rematoid
pada serum faktor (antihuman IgG)
penderita. dengan partikel lateks
yang telah dilapisi
dengan Human IgG
ALAT-ALAT BAHAN

• Slide • Serum
• Mikropipet 50 μl • Latex polystyrene yang
• Tip kuning telah dilekati dengan
human IgG
• Batang pengaduk
• Kontrol positif
• Rotator
• Kontrol negatif
Metode Pemeriksaan : Aglutinasi
Prosedur Kerja :
• Disiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
• Diletakkan slide pada bidang horizontal dan rata
• Digoyangkan botol reagen yang berisi latex agar
homogen
• Diambil 50 μl latex, masukkan ke dalam slide
• Diambil serum sebanyak 50 μl dan teteskan di samping
latex yang telah diletakkan di slide
• Dicampur serum dengan latex perlahan-lahan dengan
batang pengaduk
• Digoyang slide di rotator perlahan-lahan selama 2 menit
• Dibaca hasil dengan melihat ada tidaknya aglutinasi
Interprestasi Hasil

Positif : Terlihat aglutinasi dalam waktu 2


menit. Batas deteksi metode aglutinasi adalah
12 IU/ml sehingga hasil positif menunjukkan
bahwa kadar RF > 12 IU/ml.

Negatif : Tidak ada aglutinasi dalam waktu 2


menit.
Mekanisme Terjadinya RF
Awal terjadinya infeksi pada penderita RA terjadi
pada daerah persendian.
Sel-sel yang mengalami inflamasi akan menyebabkan
Antibodi masuk kedalam rongga sinovial. Sel
tersebut melepaskan enzim lisosomal yang berakibat
merusak bagian Fe pada IgG sehingga terbentuk
determinan antigenik (Neoantigen). Sebagai respon
terhadap neoantigen maka dibentuk antibodi dari IgG
dan IgM, antibodi ini disebut RF “Autoantibodi”
yang dapat membentuk suatu kompleks Ag-Ab
dengan IgG secara lokal didalam atau diendapkan di
dalam sinovial.