Anda di halaman 1dari 7

TANAMAN OBAT KELUARGA OLEH

TIM PROGRAM YANKESTRAD


DI PUSKESMAS KUMAI

Assalamu’alaikum Wr. Wb.


Tanaman obat keluarga (disingkat TOGA) adalah tanaman hasil budidaya
rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya
adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang
digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat
dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Kebun tanaman
obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat,
khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Budidaya tanaman obat
untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang
obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual. Setiap keluarga
dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya,
sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga.
Yang Sudah Ada Di Puskesmas Kumai Adalah :
1. Lengkuas, laos atau kelawas (Karo) (Alpinia galanga) merupakan jenis
tumbuhan umbi-umbian yang bisa hidup di daerah dataran tinggi maupun
dataran rendah. Sumber : Dalimartha 2009, hlm. 89-94. Dan Sastrapradja et
al. 1981, hlm. 57. Khasiatnya : Sebagai obat diare, Mencegah tumor dan
kanker, Meringankan asma, Meredakan batuk, sakit tenggorokan dan suara
serak, Mengobati luka bakar, Membantu meredakan masalah ketombe dan
kulit kepala.

2. Serai Mekkah / Cymbopogon nardus lebih dikenal dengan nama serai


atau Sereh wangi atau citronella grass adalah jenis rumput-rumputan dari ordo
Graminales yang khas dari daerah-daerah tropis Asia. C.
nardus bersifat perennial (selalu tumbuh sepanjang tahun). Khasiatnya :
Meredakan kecemasan, Memang banyak orang yang merasa bahwa minum
teh hangat memiliki efek menenangkan, Menurunkan kadar kolesterol,
Mencegah infeksi, Meningkatkan kesehatan gigi dan mulut, Meredakan nyeri,
Meningkatkan jumlah sel darah merah, Mengurangi rasa kembung.
3. Temu lawak (curcuma xanthorrhiza) adalah tumbuhan obat yang
tergolong dalam suku temu-temuan (zingiberaceae). Ia berasal
dari indonesia. Khasiatnya : untuk mengatasi perut kembung, membantu
pencernaan yang tidak lancar, dan meningkatkan nafsu makan,
Membantu pengobatan kanker prostat, kanker payudara, dan kanker
usus, mencegah osteoarthritis, dan anti radang.

4. Temu ireng merupakan salah satu jenis tanaman Zingiberaceae yang


telah dikenal masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional.
Biasanya manfaat temu ireng digunakan sebagai bahan ramuan obat
alami. Contohnya untuk mengobati batuk, asma, kudis, cacing, malaria,
serta sebagai obat penambah nafsu makan.

5. Kencur (Kaempferia galanga L.) adalah salah satu jenis empon-


empon/tanamanobat yang tergolong dalam suku temu-temuan
(Zingiberaceae). Rimpang atau rizomatanaman ini mengandung minyak
atsiri dan alkaloid yang dimanfaatkan sebagai stimulan. Khasiatnya
Adalah mengobati batuk, menghilangkan stress, mengobati diare dan
mencegah karies gigi.
6. Kunyit atau kunir, (Curcuma longa Linn. syn. Curcuma domestica Val.),
adalah termasuk salah satu tanaman rempah-rempah dan obat asli dari
wilayah Asia Tenggara. Khasiatnya Adalah Meredakan sakit perut. Rasa
mulas atau sakit perut, Mencegah serangan jantung. Kunyit mengandung
kurkumin, Mencegah diabetes, Melawan kanker, Melindungi fungsi otak
dan Mengurangi nyeri sendi.
7. Temu kunci (Boesenbergia rotunda adalah sejenis rempah-rempah yang
rimpangnya dipakai sebagai bumbu dalam masakan Asia Tenggara.
Khasiatnya Adalah Mengatasi gangguan pencernaan.
Temu kunci mengandung senyawa pinostrobin yang membantu
melindungi kesehatan usus, lambung, serta organ pencernaan lainnya,
Mencegah gigi berlubang, Mencegah maag.
8. Nama latin bawang Dayak adalah Eleutherine palmifolia (L.) Merr
atau Eleutherine bulbosa Mill. Penampilannya tidak berbeda jauh dari
bawang merah biasa, hanya saja ukuran umbi bawang sabrang lebih kecil,
warnanya lebih merah terang menyala, dan permukaan kulitnya lebih
licin. Manfaat bawang Dayak yang pertama adalah mampu menjadi agen
antikanker, Mengontrol tekanan darah, Mengobati batu ginjal,
Menurunkan kadar gula darah, Mencegah jantung koroner, Agen
antiinflamasi, Menangkal radikal bebas, Perawatan kulit.
9. Temu giring (Curcuma heyneana) atau kuning gajah adalah sejenis
tumbuhan yang digunakan sebagai bahan obat-obatan
tradisional. Khasiatnya adalah menjadi obat untuk mengatasi perasaan
tidak tenang atau cemas, jantung berdebar-debar, haid tidak teratur, obat
rematik, menambah nafsu makan, meningkatkan stamina, menghaluskan
kulit, obat jerawat, obat cacar air, dan obat batuk.

10. Orthosiphon aristatus atau dikenal dengan nama kumis kucing termasuk
tanaman dari famili Lamiaceae/Labiatae. Tanaman ini merupakan salah
satu tanaman obat asli Indonesia yang mempunyai manfaat dan kegunaan
yang cukup banyak dalam menanggulangi berbagai penyakit. Khasiatnya
adalah Menyembuhkan Infeksi Saluran Kemih, Mengobati Gangguan
Ginjal, Atasi Rematik, Meredakan Batuk, dan mengatasi gusi bengkak.

11. Sambiloto (Andrographis paniculata) merupakan tumbuhan berkhasiat


obat berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter.
Asalnya diduga dari Asia tropika. Khasiatnya adalah Meringankan gejala
pilek, Meningkatkan sistem kekebalan tubuh, Mencegah kanker.
12. Serai (Cymbopogon citratus) atau sereh adalah tumbuhan anggota
suku rumput-rumputan yang dimanfaatkan sebagai bumbu dapur untuk
mengharumkan makanan.

Selanjutnya Kita Langsung Ke TKP…


Sekian Dan Terima Kasih Atas Perhatiannya, Kurang Lebihnya Mohon Maaf,
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.