Anda di halaman 1dari 18

PERILAKU MANUSIA

Rini Indriani, S.Psi, MARS


Ilustrasi…
 Perilaku adalah tindakan atau Teori Skinner atau
aktivitas dari manusia itu teori “S-O-R” atau
sendiri yang mempunyai Stimulus – Organisme –
bentangan yang sangat luas  Respon.
berjalan, berbicara, menangis,  proses adanya
tertawa, bekerja, kuliah, stimulus terhadap
menulis, membaca dll. organisme, dan
Perilaku manusia adalah semua kemudian organisme
kegiatan atau aktivitas tersebut merespons
manusia, baik yang diamati
langsung, maupun yang tidak
dapat diamati oleh pihak luar
(Notoatmodjo, 2003)
 Perilaku manusia dapat diartikan sebagai ciri-ciri
karakteristik yang secara prinsipil dapat dibedakan dengan
manusia lainnya – “Individual Deferences”
 PERILAKU : Suatu bentuk respon dengan stimulus yang
timbul dan manusia merupakan gabungan dari jiwa dan
raga yang memiliki sifat-sifat tertentu dan unik
Lanjutan…
Skinner membedakan perilaku menjadi :
a. Perilaku yang alami (innate behaviour), dibawa sejak lahir
(refleks, insting)
b. Perilaku operan (operant behaviour), dibentuk melalui
proses belajar
o Perilaku Reflektif, spontan thp stimulus yang mengenai
organisme ybs (menarik jari jika kena api)  tidak
diperintah oleh pusat susunan saraf
o Perilaku operan, dikendalikan oleh pusat kesadaran otak
Cara pembentukan perilaku…
Cara pembentukan perilaku dengan kondisioning atau
kebiasaan
Dasar teori belajar kondisioning
Pembentukan perilaku dengan pengertian (insigt)
Dasar teori Kognitif
Pembentukan perilaku dengan menggunakan model
 Dasar teori Social Learning Theory atau Observasitional
Learning Theory
Dilihat dari bentuk respon terhadap
stimulus, perilaku dibedakan
menjadi dua :

1. Perilaku tertutup (convert behavior)


2. Perilaku terbuka (overt behavior)
1. Perilaku tertutup (convert behavior)
Perilaku tertutup adalah respon
seseorangterhadap stimulus dalam bentuk
terselubung atau tertutup (convert).
Respon atau reaksi terhadap stimulus ini
masih terbatas pada perhatian, persepsi,
pengetahuan, kesadaran, dan sikap yang terjadi
pada orang yang menerima stimulus tersebut,
dan belum dapat diamati secara jelas oleh
orang lain.
2. Perilaku terbuka (overt behavior)

Respon seseorang terhadap stimulus dalam


bentuk tindakan nyata atau terbuka.
Respon terhadap stimulus tersebut sudah
jelas dalam bentuk tindakan atau praktek,
yang dengan mudah dapat diamati atau dilihat
oleh orang lain.
Domain Perilaku :

 Ranah Kognitif

 Rahan Afektif

 Ranah Psikomotorik
Pengetahuan (knowlegde)…Ranah KOgnitif
 Hasil dari tahu, dan ini terjadi setelah seseorang melakukan
penginderaan terhadap suatu objek tertentu
 Tanpa pengetahuan seseorang tidak mempunyai dasar untuk
mengambil keputusan dan menentukan tindakan terhadap
masalah yang dihadapi.
 Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan seseorang :
1. Faktor Internal : faktor dari dalam diri sendiri, misalnya
intelegensia, minat, kondisi fisik
2. Faktor Eksternal : faktor dari luar diri, misalnya keluarga,
masyarakat, sarana.
3. Faktor pendekatan belajar : faktor upaya belajar, misalnya
strategi dan metode dalam pembelajaran.
Enam tingkatan domain pengetahuan yaitu :
1. Tahu (Know)
Tahu diartikan sebagai mengingat kembali (recall) terhadap
suatu materi yang telah dipelajari sebelumnya.
2. Memahami (Comprehension)
Suatu kemampuan untuk menjelaskan secara benar
tentang objek yang diketahui dan dapat
menginterpretasikan materi tersebut secara benar.
3. Aplikasi
Kemampuan untuk menggunakan materi yang telah
dipelajari pada situasi dan kondisi yang sebenarnya.
Lanjutan…
4. Analisis
Kemampuan untuk menjabarkan materi atau suatu objek
kedalam komponen-komponen tetapi masih dalam suatu
struktur organisasi dan ada kaitannya dengan yang lain
5. Sintesa
Kemampuan untuk meletakkan atau menghubungkan bagian-
bagian dalam suatu bentuk keseluruhan baru.
6. Evaluasi
Berkaitan dengan kemampuan untuk melaksanakan justifikasi
atau penilaian terhadap suatu materi / objek
Sikap (attitude)… ranah Afektif
 Reaksi atau respon yang masih tertutup dari seseorang
terhadap suatu stimulus atau objek
 Allport (1954) menjelaskan bahwa sikap mempunyai tiga
komponen pokok :
a. Kepercayaan (keyakinan), ide, konsep terhadap suatu
objek
b. Kehidupan emosional atau evaluasi terhadap suatu objek
c. Kecenderungan untuk bertindak (tend to behave)
Tingkatan Sikap…
1. Menerima (receiving) : orang (subyek) mau dan
memperhatikan stimulus yang diberikan (obyek).
2. Merespon (responding) : Memberikan jawaban apabila
ditanya, mengerjakan, dan menyelesaikan tugas yang
diberikan adalah suatu indikasi dari sikap.
3. Menghargai (valuing) : Mengajak orang lain untuk
mengerjakan atau mendiskusikan suatu masalah adalah
suatu indikasi sikap tingkat tiga.
4. Bertanggung jawab (responsible) : Bertanggung jawab atas
segala sesuatu yang telah dipilihnya dengan segala resiko
merupakan sikap yang paling tinggi
Praktik atau tindakan (practice)…ranah
Psikomotorik

 Suatu sikap belum otomatis terwujud dalam suatu


tindakan (overt behavior)
 Untuk mewujudkan sikap menjadi suatu perbuatan yang
nyata diperlukan faktor pendukung atau suatu kondisi
yang memungkinkan, antara lain adalah fasilitas dan faktor
dukungan (support), tingkatannya :
a. Persepsi
b. Respon terpimpin
c. Mekanisme
d. Adopsi
Lanjutan…
1. Perspsi (Perseption) : Mengenal dan memilih berbagai objek
sehubungan dengan tindakan yang akan diambil adalah merupakan
praktik tingkat pertama.
2. Respon terpimpin (guide response) : Dapat melakukan sesuatu sesuai
dengan urutan yang benar dan sesuai dengan contoh adalah
merupakan indikator praktik tingkat kedua
3. Mekanisme (mecanism) : Apabila seseorang telah dapat melakukan
sesuatu dengan benar secara otomatis, atau sesuatu itu sudah
merupakan kebiasaan, maka ia sudah mancapai praktik tingkat tiga.
4. Adopsi (adoption) : Adaptasi adalah suatu praktik atau tindakan yang
sudah berkembang dengan baik. Artinya tindakan itu sudah
dimodifikasi tanpa mengurangi kebenaran tindakan tersebut.
 Rogers (1974), sebelum orang mengadopsi perilaku baru,
terjadi proses :
1. Kesadaran (awareness) : Dimana orang tersebut menyadari
dalam arti mengetahui terlebih dahulu terhadap stimulus
(objek)
2. Tertarik (interest) : Dimana orang mulai tertarik pada
stimulus
3. Evaluasi (evaluation) : Menimbang-nimbang terhadap baik dan
tidaknya stimulus tersebut bagi dirinya. Hal ini berarti sikap
responden sudah lebih baik lagi
4. Mencoba (trial) : Dimana orang telah mulai mencoba perilaku
baru.
5. Menerima (Adoption) : Dimana subyek telah berperilaku baru
sesuai dengan pengetahuan, kesadaran dan sikapnya terhadap
stimulus.
TERIMA KASIH