Anda di halaman 1dari 21

1.

1 OTOT
1.2 RANGKA
 Otot(muscle)
jaringan tubuh yg berfungsi mengubah
energi kimia menjadi kerja mekanik
sebagai respons tubuh terhadap
perubahan lingkungan

 Rangka (skeletal)
bagian tubuh yg tdd tulang, sendi, dan
tulang rawan (kartilago) sbg tempat
menempelnya otot dan memungkinkan
tubuh untuk mempertahankan sikap dan
posisi
 Alatgerak tubuh manusia ⇒sistem
muskuloskeletal: pasif  rangka(skeletal);
Aktif  otot (muscle)
 Rangka-tulang: jaringan ikat yg keras &
kaku (jaringan penyokong); banyak
mengandung mineral, zat perekat dan zat
kapur.
 Tulang rawan, tulang, dan sendi
Otot a : sebuah jaringan konektif yang
tugas utamanya adalah berkontraksi yg
berfungsi untuk menggerakakan bagian2
tubuh baik yang di sadari maupun yang
tidak.
Gerakan tersebut disebabkan karena :
kerja sama antara otot dan tulang.
Tulang tidak dapat berfungsi sebagai alat
gerak jika tidak digerakkan oleh otot.
 40% berat dari tubuh kita adalah Otot
 Tubuh manusia memiliki lebih dari 600
otot rangka.
 Otot memiliki sel-sel yang tipis dan
panjang
 Otot bekerja  m`ubah lemak dan
glukosa menjadi gerakan dan energi
panas.
 Otot rangka melekat pada tulang secara
langsung atupun dengan bantuan tendon
 Otot bekerja berpasangan satu
berkontraksi dan lawannya melakukan
relaksasi sehingga otot bisa m`gerakan
b`bagai dari tubuh manusia seperti lutut
yang bisa dibengkokkan maupun di
luruskan.
1. Kontraktibilitas : kemampuan untuk
berkontraksi/memendek
2. Ekstensibilitas : kemampuan untuk
melakukan gerakan kebalikan dari
gerakan yang ditimbulkan saat kontraksi
3. Elastisitas : kemampuan otot untuk kembali
pada ukuran semula setelah berkontraksi.
saat kembali pada ukuran semula otot 
keadaan relaksasi
Jenis – Jenis Otot :
1. Otot Polos
otot alat-alat dalam /visceral/musculus
nonstriated/otot involunter
Struktur : bentuk serabut seperti
kumparan, dengan ujung runcing, dengan
inti berjumlah satu terletak di bagian
tengah
Kontraksi : tidak menurut kehendak atau di
luar kendali (dipersarafi oleh saraf
otonom) gerakan lambat, ritmis dan tidak
mudah lelah.
2. Otot lurik / Otot rangka
nama lain : otot rangka, otot serat lintang (muscus
striated) atau otot volunter
struktur : serabut panjang, bewarna/lurik dengan
garis terang dan gelap, memiliki inti dalam
jumlah banyak dan terletak di pinggir
kontraksi : menurut kehendak kita (di bawah
kendali sistem saraf somatik), gerakan cepat,
kuat, mudah lelah dan tidak beraturan
 melekat pada tulang, sumber Ca2+ dari
retikulum sarkoplasma (RS)
 sumber energi dr metabolisme aerobik &
anaerobik
3. Otot Jantung (miokardium)
nama lain : Myocardium atau musculus
cardiata atau otot involunter
struktur : bentuk serabutnya memanjang,
silindris, bercabang. Tampak adanya
garis terang dan gelap, memiliki satu inti
yang terletak di tengah
kontraksi : tidak menurut kehendak,
gerakan lambat, ritmis dan tidak mudah
lelah
 Cara kerja otot
dengan adanya protein khusus aktin dan miosin, otot
bekerja dengan memendek (berkontraksi) dan mengendur
(relaksasi).
Cara kerja otot dapat dibedakan menjadi :
1. Secara antagonis
 cara kerja dari dua otot yg satu berkontrakasi dan yg
lain relaksasi
ex: otot trisep dan bisep pada lengan atas
2. Secara sinergis
 cara kerja dari dua otot atau lebih yang sama
berkontraksi dan sama2 berelaksasi
ex : otot2 pronator yg terletak pd lengan bawah
: otot2 dada
: otot2 perut
 Kerangka manusia merupakan kerangka
dalam, yg tersusun dari tulang keras
(osteon) dan tulang rawan (kartilago)
Fungsi kerangka
1. Untuk m`gerakkan tubuh serta
menentukan bentuk tubuh
2. Melindungi alat2 tubuh yg penting &
lemah, mis : otak, jantung dll
3. Tempat melekatnya otot2
4. Tempat pembentukan sel darah merah
dan sel darah putih
5. Alat gerak pasif
1. Penyangga: berdirinya tubuh, tempat
melekatnya ligamen-ligamen, otot, jaringan
lunak & organ
2. Penyimpanan mineral (kalsium & fosfat)
dan lipid (yellow marrow)
3. Produksi sel darah (red marrow)
4. Pelindung; membentuk rongga melindungi
organ yang halus & lunak
5. Penggerak; dpt mengubah arah & kekuatan
otot rangka saat bergerak; adanya
persendia
 Tulang rawan
Tulang rawan hanya mengandung sedikit zat
kapur sehingga lunak
Tulang rawan terdapat pada bayi, bagian-bagian
tertentu pada kerangka dewasa
Berkembang dari mesenkim membentuk sel yg
disebut kondrosit
Kondrosit menempati rongga kecil (lakuna) di
dalam matriks dgn substansi dasar seperti gel
(berupa proteoglikans) yg basofilik.
Kalsifikasi menyebabkan tulang rawan tumbuh
menjadi tulang (keras).
 Tulangkeras
Mrpkan bgn utama pd kerangka dewasa
Susunannya terdiri dari sedikit sel-sel dan
matriknya diperkuat dgn zat kapurkuat &
keras
B`dasarkan stukturnya : tulang keras (tulang
padat & tulang spons)
B`dasarkan bentuknya : tulang keras (tulang
pipih, tulang pendek, tulang panjang)