Anda di halaman 1dari 11

Prilaku sehat dalam berkendara

Cek kondisi kendaraan


• Jika merujuk pada Undang-Undang No. 22
Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan
Jalan, disebutkan pada pasal 90 ayat (3)
bahwa pengemudi kendaraan bermotor
umum wajib istirahat selama setengah jam
setelah berkendara selama empat jam
berturut-turut.
Aturan Istirahat selama berkendara
• Durasi tersebut tidak jauh berbeda dengan
yang ditetapkan Uni Eropa untuk para
pengemudi angkutan umum dan barang di
Benua Biru tersebut. Dalam Regulation (EC)
No 561/2006 disebutkan bahwa setelah
berkendara selama 4,5 jam, pengemudi
kendaraan umum di negara EU mesti
beristirahat minimal 45 menit.
Tanda-tanda Kantuk dan Lelah
• Kelopak mata terasa sangat berat sehingga Anda sering
mengedipkan mata perlahan-lahan
• Sulit berkonsentrasi
• Bengong, pikiran melayang ke mana-mana, atau pikiran
kosong
• Kebablasan, salah jalan, lupa sedang berada di mana, dan
tidak memerhatikan rambu-rambu jalan
• Menguap berkali-kali atau menggosok-gosok mata
• Kepala terkantuk-kantuk
• Kendaraan menyimpang dari jalur, menyerempet bahu
jalan atau kendaraan lain, menyetir dengan kecepatan tidak
wajar (lebih cepat atau lambat), dan kehilangan
keseimbangan (jika mengendarai sepeda motor)
Melawan kantuk
• 1. Sediakan air minum yang cukup, jika perlu
minum minum kopi
• 2. Menepi dan tidur sejenak (bagi pengemudi
mobil) dan lakukan peregangan (bagi
pengendara motor)
• 3. Jangan minum obat dan alkohol sebelum atau
saat berkendara
• 4. Beristirahat setiap dua jam, minimal 30 menit
• 5. Minta ditemani saat mengemudi....?
2 subyek utama kesehatan
• 1. Kondisi kesehatan Manusia/orang
• 2. kesehatan kendaraan
1. Kondisi kesehatan pengendara
• Kondisi fisik (Sehat/kurang sehat ?)
- Lelah.......
– Mengantuk....
– Konsentrasi ....
• Emosi ?