Anda di halaman 1dari 17

LOGAM

FERRO DAN NONFERRO


SMK LEONARDO KLATEN
TUJUAN PEMBELAJARAN:
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik dapat:
Mengenal material logam
Mengetahui macam-macam material logam
Menjelaskan sifat-sifat logam
Bahan Logam
Logam
◦ Unsur kimia yang mempunyai sifat:
◦ Dapat ditempa/dibentuk
◦ Penghantar listrik dan panas
◦ Keras (tahan goresan, potongan/keausan)
◦ Kenyal (tahan patah bila dibentang)
◦ Kuat (tahan benturan/pukulan)
◦ Liat (dapat ditarik)
◦ Titik cair tinggi
Bahan Logam
Bukan Logam
◦ Unsur kimia yang mempunyai sifat:
◦ Elastis (karet)
◦ Cair (pelumas)
◦ Tidak dapat menghantarkan arus listrik (bahn isolasi)
◦ Peka terhadap api (bahan bakar)
◦ Tak dapat dibakar (asbes)
◦ Mudah pecah (keramik)

Metaloid
◦ Suatu bahan yang menyerupai logam
◦ Contoh: karbon, fosfor, silicon, sulfur, d.l.l.
Logam
Logam Ferro
◦ Suatu bahan yang mengandung unsur kebesi-besian
◦ Contoh: besi tuang, besi tempa, baja lunak, baja karbon sedang, baja karbon tinggi, d.ll.

Logam Nonferro
◦ Suatu bahan yang tidak mengandung besi
◦ Contoh: tembaga, timah, alumunium, magnesium, d.l.l
Unsur-Unsur Logam
Silicon/Silikon  Si Nikel  Ni
Carbon/Karbon  C Cuprum/Tembaga  Cu
Alumunium  Al Wolfram  W
Ferrum/Besi  Fe
Chrom/Krom  Cr
Cobalt/Kobalt  Co
Magnesium  Mg
Manggan/Mangan  Mn
Molibden  Mo
Macam-Macam Sifat Logam
Sifat Mekanis
◦ Kekuatan Bahan (Strength)
◦ Kekuatan/ketahanan suatu bahan terhadap beban statis seperti Tarik, tekan, lentur, punter, geser
serta beban dinamis seperti beban tiba-tiba dan berubah-ubah
◦ Deformasi elastis adalah perubahan bentuk ang segera hilang kembali bila beban dihilangkan
◦ Deformasi plastis adalah perubahan bentuk yang tetap ada walaupun beban dihilangkan
◦ Kekerasan
◦ Ketahanan suatu bahan untuk menahan pembebanan yang berupa goresan/penekanan
◦ Pengujian kekerasan ada 3 macam: (1) goresan, (2) menjatuhkan bola, (3) penekanan
◦ Elastisitas
◦ Kemampuan bahan untuk kembali kebentuk semula setelah menerima beban yang mengakibatkan
perubahan bentuk
Macam-Macam Sifat Logam
Sifat Mekanis
◦ Kekakuan
◦ Ukuran dari kemampuan suatu bahan untuk menahan perubahan bentuk/deformasi bila bahan
tersebut diberi beban
◦ Plastisitas
◦ Kemampuan suatu bahan padat untuk mengalami perubahan bentuk tetap tanpa ada kerusakan
◦ Perubahan bentuk terjadi setelah daerah elastisitas dilewati
◦ Kelelahan Bahan
◦ Kemampuan bahan untuk menerima beban yang berganti-ganti di mana tegangan maksimum
diberikan pada setiap pembebanan
Macam-Macam Sifat Logam
Sifat Fisik
◦ Melting Point (Titik Lebur)
◦ Jika logam dipanaskan maka logam akan meleleh dan terjadilah perubahan dari ase padat
ke fase cair
◦ Suhu pada waktu meleleh dinamakan titik lebur/titik leleh/titik cair
◦ Density (Kepadatan)
◦ Density/kepadatan suatu logam tergantung pada atom dan jarak antara atom-atom
◦ Penentuan kepadatan sangat penting untuk menentukan jenis logam yang akan digunakan
◦ Misal, alat-alat bagian mesin yang bergerak harus dipilih logam yang ringan, seperti
alumunium
Macam-Macam Sifat Logam
Sifat Fisik
◦ Thermal Conduction (Daya Hantar Panas)
◦ Kemampuan logam untuk menghantarkan panas
◦ Electricity Conduction (Daya Hantar Listrik)
◦ Kemampuan logam mengalirkan arus listrik/dialiri aliran listrik
Macam-Macam Sifat Logam
Sifat Pengerjaan
◦ Pengerjaan Dingin
◦ Menyebabkan suatu logam bertambah dalam kekuatan, kekerasan, dan
kegetasan/kerapuhannya, tetapi sifat mampu bengkoknya berkurang
◦ Pengerjaan Panas
◦ Dilaksanakan pada temperature di atas temperature rekristalisasi
◦ Yaitu suatu tahap deformasi logam yang membentuk Kristal-Kristal baru dari pengeruh
regangan
◦ Pengerjaan panas dapat mengembalikan cacat retak akibat dari pengerjaan panas
◦ Contoh, pengerollan
Macam-Macam Sifat Logam
Sifat Kimia
◦ Kemampuan logam mengalami korosi
◦ Korosi yaitu terjadinya reaksi kimia antara bahan dengan lingkungannya
Proses Pembuatan Besi dan Baja
Dapur Tinggi digunakan sebagai tempat melebur/mengolah biji besi menjadi besi kasar
Komposisi: Biji Besi (Bahan Utama)+ Batu Kapur (Mengikat reaksi kimia shg jd terak) +
Kokas/Batu Bara (Bahan Bakar)
Hasil: besi kasar cair, kotoran pembakar/terak, gas dapur tinggi

Besi Kasar Cair: Putih (sangat keras dan rapuh, pekerjaan tempa) dan Kelabu (biasa dipakai
pembuatan alat perkakas)
Kotoran Pembakar/Terak: digunakan untuk pembuatan jalan, bendungan air, pasir, semen, d.l.l.
Gas Dapur Tinggi: dapat digunakan untuk pemanas udara, ketel uap, dan motor gas
Macam-Macam Baja
Baja Karbon
 Paduan besi karbon di mana unsur karbon sangat menentukan sifatnya
Macam-Macam Baja
Baja Paduan
 C : bersifat keras tapi getas, tahan goresan, dan tahan suhu tinggi
 Mo dan W : menambah kekerasan dan kekuatan, terutama pada suhu tinggi serta mampu keras
 Cr : menambah kekatan tarik dan keplastisan, menambah mampu keras, meningkatkan
ketahanan terhadap korosi serta tahan suhu tinggi
 W : membentuk karbid yang keras, tahan suhu tinggi, banyak digunakan dalam baja perkakas dan
baja potong cepat
 Mn : menambah kekerasan, kekuatan, dan keuletan
 Si : menambah kekuatan, elastisitas, tahan asam pada suhu tinggi, dan memperbaiki tahan listrik
 Ni : meningkatkan sifat mekanis, keras, liat, mengurangi sifat magnit, tahan asam, menurunkan
koefisien muai
Macam-Macam Baja
Besi Tuang
 Besi Tuang Putih
◦ Besi kasar dicampur dengan karbon, didinginkan secara cepat, menghasilkan besi tuang dengan bentuk
seperti karbit yang sangat keras dan lebih getas dari besi tuang kelabu
◦ Sifat: dapat dituang dengan baik, sangat keras, kekuatan Tarik sangat rendah, dan regangan sangat
kecil/sangat rapuh
◦ Contoh: peluru

 Besi Tuang Kelabu


◦ Berwarna kelabu mendekati hitam
◦ Sifat: dapat dituang dengan baik, keras, kekuatan Tarik rendah, regangan kecil/rapuh, dan berpori
◦ Contoh: rangka mesin, blok mesin, roda-roda rol, silinder, d.l.l.
Macam-Macam Baja
Besi Tuang
 Besi Tuang Liat/Malleable
◦ Besi Tuang Perlit
◦ Mempunyai kekuatan yang besar
◦ Dipakai untuk tromol rem, silinder, tuas katup, dan roda gigi
◦ Besi Tuang yang dapat ditempa
◦ Mempunyai sifat lunak/liat karena sat asam dari dapur pemanas
◦ Dipakai untuk penyambung pipa pada sepeda