Anda di halaman 1dari 19

Clinical Scince Session

Hypokalemia : Clinical Update

Oleh :
Wahyu Saputra, S.Ked
G1A218085

Pembimbing :
dr. Nidia Suriani, Sp.S, M.Biomed
Pendahuluan

Apa itu hipokalemia ?


Pendahuluan
Hipokalemia terjadi ketika kadar kalium
dalam serum lebih rendah dari normal.
Tujuan Pembahasan
Mengetahui :
• Definisi
• Prevalensi dan etiologi hipokalemia
• Manajemen diagnostik yang optimal
• Strategi tindak lanjut.
Peran Kalium Dalam Fungsi Seluler

• Mempertahankan fungsi sel normal


• Katalisator pembelahan dan pertumbuhan sel dikatalisis
• K + intraseluler berperan dalam meregulasi asam-basa
melalui pertukaran ion hidrogen ekstraseluler (H +) dan
mempengaruhi laju produksi amonium ginjal
Keseimbangan Kalium
Keseimbangan kalium eksternal ditentukan oleh laju
asupan kalium (biasanya 100 mEq / hari) dan tingkat
ekskresi urin (biasanya 90 mEq / hari) serta tinja
(biasanya 10 mEq / hari). Distribusi kalium dalam otot,
tulang, hati dan sel darah merah (RBC) serta ECF
yang miliki efek langsung pada keseimbangan kalium
internal.
Definisi dan Prevalensi Hipokalemia

• Hipokalemia adalah suatu kondisi elektrolit yang ditandai


dengan rendahnya konsentrasi serum kalium (kisaran
normal: 3,5-5,0 mEq / L).
• Hipokalemia yang berat dan mengancam jiwa dapat
ditentukan apabila kadar kalium <2,5 mEq / L.
• Populasi pasien rawat jalan ditemukan hampir 14%.
Sedangkan pada pasien rawat inap ditemukan sebanyak
20% pasien yang memiliki hipokalemia, dimana 4-5%
diantaranya terihat signifikan secara klinis.
Penyebab Hipokalemia
Kehilangan Pada Traktus Gastrointestinal

 Diare kronik, termasuk obat pencahar kronis, dan gangguan pen


cernaan
 Clay (bentonite) ingestion, yang mengikat kalium dan menguang
i absoprsi secara masif
 Adeoma pada vili usus besar, yang menyebabkan sekresi kaliu
m secara massif (jarang)
Penyebab Hipokalemia
Pergeseran Intracellular

 Glikogenesis selamapemberian nutrisi secara pareteral total atau hiepereliminasi enter


al (menstimulasi pelepasan insulin)
 Pemberian Insulin
 Stimulasi dari sistem saraf simpatis, terutama beta 2-agonists (albuterol, terbutaline)
 Tirotoksikosis (kadang-kadang) yang disebabkan oleh stimulasi beta-sympathetic yan
g masif (Tirotoksis paralisis periodik hipokalemi)
 Paralisis periodik yang berhubungan dengan genetik (Familial)
Penyebab Hipokalemia
Kehilangan Kalium Pada Ginjal

 Hormon steroid yang masif (Cushing’s syndrome)


 Hyperaldosteronism primer
 Tumor sekresi-renin (jarang)
 Hiperplasia adrenal kongenital yang berhubungan dengan gangguan glukokortikoid.
 Penyerapan zat seperti glycyrrhizin
 Bartter syndrome
 Gitelman syndrome
 Liddle syndrome
 Renal tubular acidosis
 Fanconi syndrome
Penyebab Hipokalemia
Obat-obatan

 Thiazides
 Loop diuretics
 Osmotic diuretics
 Laxatives
 Amphotericin B
 Antipseudomonal penicillins (carbenicillin)
 Penicillin in high doses
Gejala dan Tanda
Investigasi Laboratorium Hipokalemia

• Uji Laboratorium Biokimia Dasar


• Penilaian Ekskresi Kalium Urin
• Penilaian Status Asam-basa
• Skrining Untuk Aldosteronisme Primer
Investigasi Laboratorium Hipokalemia
Pegujian Lebih Lanjut

• Pencitraan
• EKG
Pengobatan Hipokalemia
Kesimpulan

• Pada sebagian besar pasien dengan hipokalemia, penyebabnya


terlihat jelas dari riwayat (mis. muntah, diare, terapi diuretik). Du
a adalah komponen utama untuk evaluasi diagnostik: (a) penilai
an kemih ekskresi kalium untuk membedakan ginjal kehilangan
kalium (mis., terapi diuretik, PA) dari yang lain penyebab hipokal
emia (mis., kehilangan gastrointestinal, pergeseran kalium trans
elular), dan (b) penilaianstatus asam-basa, karena beberapa pe
nyebab hipokalemia adalah terkait dengan alkalosis metabolik at
au asidosis metabolik.
Thank You