Anda di halaman 1dari 25

STATUS

ASMATIKUS
DR RAHAYU MUSTAFA
IDENTIKASI PASIEN
Nama : Tn N
Umur : 39 tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Alamat : Jalan Pademangan
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Agama : Islam
Pendidikan : S1
ANAMNESIS
Keluhan Utama
Pasien datang sesak berat satu setengah jam sebelum masuk ru
mah sakit.
Riwayat Penyakit Sekarang
Os datang ke IGD RSUD Pasar Rebo dengan sesak berat
satu setengah jam sebelum masuk rumah sakit. Sesak
dirasakan semakin berat meskipun pasien telah menggunakan
inhaler yang didapat dari klinik setempat 2 minggu sebelumnya
sebanyak dua kali dengan sela 1 jam diantara pemberiannya.
Sesak yang dirasakan semakin memberat hingga akhirnya
pasien dilarikan RS Pasar Rebo. Os mengaku sesak tersebut
dicetuskan oleh suhu panas dan lelah saat pasien sedang
menaiki bus.
Riwayat Penyakit Sekarang
Os juga memiliki keluhan mual (+), menurunnya nafsu makan (+) dan batuk
kering (+). Demam (-), sakit kepala (-), nyeri tenggorokan (-), pilek (-), nyeri
dada (-), batuk darah (-), muntah (-), sulit bab (-), nyeri bak (-). Sebelumnya,
2 minggu SMRS pasien berobat ke Klinik terdekat dengan keluhan yang
sama yaitu sesak lalu diberikan terapi inhalasi dan keluhan sesak hilang
hingga akhirnya pasien mengganti inhaler yang lama dengan yang
didapatkan dari klinik karena menurut pasien lebih berkurang sesaknya
dengan inhaler yang baru dan dalam sehari Os menyemprotkan 2-3 kali.
Dalam 1 bulan terakhir Os mengaku sudah mendapatkan serangan sesak
sebanyak 3 kali terhitung dengan saat ini, namun tidak berat seperti saat ini
Pasien mengaku sebelumnya sudah menggunakan inhaler selama 7 tahun
terakhir.
Riwayat penyakit sebelumnya:
• OS pernah mengalami keluhan yang serupa sebelumnya dan mengaku
selalu dicetuskan oleh debu rumah tangga, udara panas dan kelelahan.
Riwayat Asma (+) sejak usia 6 tahun namun pasien mulai memeriksakan
kesehatannya dan memakai inhaler sejak 7 tahun yang lalu. Riwayat TB
paru dan sakit paru-paru (-). Riwayat Hipertensi (+). Riwayat DM (-).
Riwayat sakit Jantung (-). Trauma (-).

Riwayat Keluarga
• Pada keluarga OS terdapat riwayat Asma pada ibu dan kakakperempuan
pertama.
Riwayat Pekerjaan, Sosial Ekonomi dan
Kebiasaan
Riwayat Kebiasaan
Os mengaku mulai merokok sejak 4 bulan terakhir sebanyak 2-3 batang per
hari. Os jarang berolah raga, makan 3x perhari dan teratur makan sayur dan
buah-buahan. Riwayat minum alcohol dan menggunakan obat-obat suplemen
atau jamu disangkal.
Riwayat Lingkungan
Os tinggal ditempat padat penduduk, memiliki cukup jendela dan pencahayaan
baik tidak perlu memakai lampu jika pagi atau siang hari, Os tidak memelihara
binatang berbulu seperti kucing maupun anjing, istri Os cukup rajin membersih
kan rumah dari debu namun rumah Os cukup panas karena tidak memakai AC.
Riwayat Pekerjaan
Os bekerja sebagai karyawan swasta dan tidak pernah mengalami serangan
asma di kantor. Lingkungan kerja bersih didalam ruangan dan memakai AC.
Namun tugas pada akhir-akhir ini banyak dan Os sering merasa kelelahan.
Riwayat Pengobatan

Os pernah mendapatkan terapi inhaler yang baru digunak


an 2 minggu SMRS dan menggunakan terapi inhaler sebe
lumnya 7 tahun terakhir. Namun Os tidak mengetahui na
ma atau jenis inhalernya.

Riwayat alergi

OS mengaku alergi terhadap debu rumah tangga. Alergi


makanan (-), alergi obat (-), dermatitis atopic (-), rhinitis
alergika (-).
Pemeriksaan Fisik

Keadaan Umum : Sedang


Nadi: 116 x/menit
Kesadaran: Composmentis
RR: 50 x/menit
GCS : 15
Suhu: 36 Status Gizi
Eye : 4 Motorik : 6 Verbal
TD : 144/57 mmhg
:5 Berat Badan : 73 Kg
Tinggi Badan : 158 cm
Kesan : Obesitas II
Status Generalis
Kepala
Noermocephal

Mata
Konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik
(-/-) exoptalmus (+)

Telinga
Normotia, secret (-/-)

Hidung
Septum deviasi (-), sekret (-/-), epistak
sis (-/-)

Leher
Pembesaran KGB (-). Permbesaran tir
oid (+), JVP tidak meningkat
Pemeriksaan Fisik

1 2 3 4 5

Genital Ginjal Hati Abdomen Abdomen


Dalam Batas Normal Nyeri ketok (-) Hepatomegali (-) nyeri tekan Tampak datar,
Nyeri tekan (-) Epigastrium (+) jaringan parut (-),
Supel distensi (-)
Timpani bising usus (+) normal
Perkusi timpani pada
seluruh lapang perut
Pulmo
Inspeksi
Bentuk thoraks simetris, otot bantu napas tambahan (+), retraksi din
ding dada (+), bagian dada tertinggal (-)

Palpasi
vocal fremitus teraba sama dikedua lapang paru, nyeri tekan (-)

Perkusi
hipersonor di semua lapang paru

Auskultasi
vesikuler (+/+), ronki (-/-), wheezing ekspirasi (+/+)
Jantung
Jantung:
2
I : ictus cordis tidak nampak
P: ictus cordis tidak teraba
P: pekak, batas jantung dalam batas normal
batas jantung kanan: Linea Sternalis Dextra
batas jantung kiri:Linea Midclavicularis Sinistra
A:Bunyi jantung I/II murni regular, Bunyi
tambahan : (-).
Pemeriksaan
Penunjang
Hasil Nilai Normal

Hemoglobin 17,8 g/dL 12 - 16 g/dL


Jumlah Leukosit () 16,60 x 103/l 5,00 – 10,00 x 103/l
Hematokrit 52% 37-47 %
3
Jumlah Trombosit () 529 x 10 /l 150-450 x 103/l
Eritrosit () 6,5 Juta/l 4,4-5,9 Juta/l
Basofil 0% 0-1 %
Eosinofil 7% 1-3 %
Neutrofil Batang 0% 3-5 %
Neutrofil Segmen 79 % 50-70 %
Limfosit 10 % 25-40 %
Monosit 4% 2-8 %
Pemeriksaan Penunjang
85% 35% 65%
Hasil Nilai Normal

SGOT 17 U/L 10-35 U/L


SGPT 25 U/L 10-45 U/L
Ureum Darah 24 mg/dl 20-40
Kreatinin 0,87 mg/dl 0,17-1,50
103,5
eGFR
ml/min/1,73
GDS 139 mg/dl <200
Na darah 146 mmol/L 132-145 mmol/L
K darah 4,1 mmol/L 3,5-5,5 mmol/L
Cl darah 105 mmol/L 98-110 mmol/L
Pemeriksaan Penunjang
85% 35% 65%
Hasil Nilai Normal

ANALISA GAS DARAH


pH 7,139 7,35-7,45
pCO2 58,4 mmHg 35-45
pO2 85,2 mmHg 80-100
Bikarbonat (HCO3) 19,0 mmol/ 21-28
L
Total CO2 21 mmol/L 23-27
Saturasi O2 92,30% 95-100
Kelebihan basa (BE -10,8 mEq/ -2,5-2,5
) L
Laktat 1,5 mg/dl 0,5-1,6
EKG

Interpretasi EKG
Irama : Sinus takikardi
Heart rate : 120 kali/menit , Axis : Normal , Gelombang P : sulit dinilai , Gelombang PR : Normal
(<0,20 s) , Gelombang QRS : sulit dinilai
Kesan : Sinus takikardi 120 kali/ menit
Rongent Paru
Diagnosa

1 Dispneu ec Status Asmatikus

2 Asidosis Respiratorik

3 Hipertensi Grade I

4 Obesitas II

Get a modern PowerPoint Presentation that is beautifully designed


Rumusan Masalah
Masalah Analisis masalah
Sesak nafas Akibat hiperreaktif bronkus yang menyebabkan adanya hipersekresi bronkus, edema
mukosa, dan bronkokontriksi yang menyebabkan obstruksi saluran pernafasan hingga ti
mbul sesak
Batuk kering Akibat penumpukan cairan sehingga terjadi kompensasi tubuh untuk mengeluarkan
benda asing
Mual
wheezing Kontriksi saluran nafas
Obesitas stage 2 Salah satu factor resiko (leptin) dapat meningkatkan kejadian asma, terbukti berdasarka
penelitian penurunan BB pada penderita asma dapat menurunka morbiditas dari
serangan akut asma, meskipun mekanisme nya belum jelas.
Refrakter bronkod Akibat pemakaian dalam jangka waktu yang lama dan dosis yang tinggi akibatnya
ilator reseptor beta 2 menjadi refrakter.
Asidosis Respirat Disebabkan oleh penyakit paru-paru seperti asma menyebabkan kondisi yang mempengaruhi
orik pernafasan normal atau merusak kemampuan paru-paru untuk mengeluarkan CO2
Terapi
Jenis Dosis Frekuensi Cara Keterang
pemeberian pemberian an
Terapi O2 10 Lit / mnt NRM -
Bronkodilator Bricasma 0,25 mg /m 2 kali subkutan
l
Kortikosteroid Kalmetas 8 mg 1 kali Intravena
one
Bronkodilator Aminofili 8 mg 1 Dripp dengan
n Ringer asetat
Bronkodilator Aminofili 0,6 mg/kgb 1 Syringepump
n b/jam
Terapi
Jenis Dosis Frekuensi Cara Keterang
pemeberian pemberian an
Kombinasi bu Pulmicort 1 ampul Per 8 jam inhalasi -
desonid dan + combiv
combivent ent
Metilprednisol Injeksi 3x125 mg Per 24 jam d Intravena
on engan dosis
dikurangi
N acetilsystei injeksi 1 gram 3x1 gram intravena
n
Ranitidin Injeksi 50 mg 2x 50 mg intravena
Anbacin Cefuroxi 1 gram 2x1 gram intravena
me
DEFINISI

Asma adalah penyakit heterogen, biasanya ditandai dengan


peradangan saluran napas kronis. Ini didefinisikan oleh riwayat
gejala pernapasan seperti mengi, sesak napas, sesak dada
dan batuk yang bervariasi dari waktu ke waktu dan dalam
intensitas, bersama-sama dengan batasan aliran udara
ekspirasi variabel.

Status Asmatikus adalah serangan asma berat yang


berkepanjangan yang tidak responsif terhadap terapi standar
awal, ditandai terutama oleh dispnea, batuk kering, mengi, dan
hipoksemia, dan yang dapat menyebabkan gagal napas
Management of asthma exacerbations in acute care facility, e.g. emergency department
The control-based asthma man
agement cycle
This PowerPoint Template has clean and neutral design that can
be adapted to any content and meets various market segments.
With this many slides you are able to make a complete
PowerPoint Presentation that best suit your needs.

Thank you
Insert the title of your subtitle Here