Anda di halaman 1dari 20

USAHA,

ENERGI
DAN DAYA
(HUKUM KONSERVASI
ENERGI MEKANIK)

BOY CHANDRA, M.SI


SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI (STIFARM)
PADANG
USAHA
Dalam fisika, kata usaha memiliki pengertian yang berbeda
dengan pengertian dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam Kehidupan Sedangkan dalam


sehari-hari, usaha diartikan fisika, usaha didefinisikan
sebagai segala sesuatu yang sebagai gaya yang bekerja
dikerjakan manusia. pada suatu benda yang
menyebabkan benda
tersebut berpindah.
Besaran Dan Lambang Dari Usaha

Usaha termasuk besaran skalar Besaran yang memiliki besar,


tetapi tidak memiliki arah .
Contohnya waktu, volume,
massa jenis dan suhu

Usaha dilambangkan (W)


Di dalam sisi mks usaha dinyatakan dalam Newton meter (Nm)
atau disebut joule.
Sedangkan dalam sistem cgs usaha dinyatakan dengan dyne cm
atau disebut erg.

Jadi,

1 Newton = 105 dyne


1 meter = 100 cm
Maka : 1 Joule = 107 erg
Usaha yang Dilakukan Oleh Gaya

Jika suatu gaya yang sejajar bidang horizontal bekerja pada suatu benda
sehingga benda tersebut berpindah.

F F

Ѳ
F cos Ѳ

Usaha yang dilakukan oleh sebuah gaya didefinisikan


sebagai hasil kali komponen gaya pada arah pergeseran
dengan panjang pergeseran benda.

W  ( F cos ) s Keterangan : W = Usaha (Joule)


F = Gaya (N)
W  F s s = Jarak perpindahan (m)
Sambungan...

N
F

q
f

mg

Usaha oleh gaya F : W  Fs cos


Usaha oleh gaya gesek f : W f   fs cos(1800 )  1
Usaha oleh gaya normal N : WN  0
Mengapa ?
Usaha oleh gaya berat mg : Wmg  0

Usaha total : W  Fs cos  fs


Energi

Energi didefinisikan sebagai kemampuan untuk melakukan usaha.


Suatu benda dikatakan memiliki energi jika benda tersebut dapat melakukan
usaha.

Keberadaan energi bersifat kekal, sesuai dengan pernyataan


Hukum Kekekalan Energi yang berbunyi :

“Energi tidak dapat diciptakan dan tidak


dapat dimusnahkan”.

Energi hanya mengalami perubahan misalnya energi bahan bakar


bentuk dari bentuk satu menjadi berubah menjadi energi
bentuk lain. kinetik yang dimiliki yang
dimiliki kendaraan.
Energi dalam fisika dapat digolongkan atas beberapa macam antara lain:

- Energi potensial
- Energi kinetik
- Energi mekanik
- Energi minyak bumi
- Energi panas
- Energi air
- Energi angin
- Enrgi nuklir
- Dll
1. Energi Kinetik
Merupakan energi yang dimiliki oleh suatu benda karena pengaruh
geraknya. Jadi setiap benda yang bergerak memiliki energi kinetik.
Besarnya energi kinetik dapat diketahui melalui persamaan sebagai
berikut.

Persamaan untuk energi kinetik :

1
EK  mv 2
2
Keterangan :
Ek = Energi kinetik (joule)
m = massa (kg)
v = kecepatan gerak (m/s)
2.Energi Potensial
Merupakan energi yang dimiliki suatu benda tempat kedudukannya.
Disamping itu energi ini disebut juga energi diam, karena benda yang
dalam keadaan diam dapat memiliki energi potensial.
Jika suatu benda bergerak atau berubah posisinya maka benda
tersebut akan mengalami perubahan energi potensial.

Persamaan energi potensial dinyatakan dalam hubungan :

Ep = m x g x h

Ket :
Ep = energi potensial ( Joule)
m = massa (kg)
g = percepatan grafitasi (m/s2)
h = ketinggian (m)
Ada dua jenis energi potensial yang perlu diketahui :

Benda yang memiliki Jika suatu benda yang


kedudukan di atas ditegangkan, ditekan atau
permukaan bumi, ditarik maka benda itu
dikatakan bahwa benda akan memiliki energi
tersebut memiliki energi potensial pegas.
potensial gravitasi.
a. Energi Potensial Gravitasi
Energi potensial gravitasi adalah energi yang
dimiliki oleh suatu benda karena pengaruh tempat
kedudukannya (ketinggian).

dengan,
m = massa benda (kg)
g = percepatan gravitasi (m/s2)
h = tinggi benda
Ep = energi potensial gravitasi (Joule)
b. Energi Potensial Pegas
Ketika bahan elastis diberi regangan maka pada bahan tersebut akan timbul energi potensial.

Sifat pegas ini dimanfaatkan dalam shockbreaker dan busur panah.

Energi potensial yang dimiliki pegas atau benda elastis besarnya berbanding lurus dengan
konstanta pegas k dan kuadrat simpangannya.

Secara matematis dapat dinyatakan dengan persamaan berikut

dengan,
k = konstanta pegas (N/m)

Δx = simpangan (m)

Ep = energi potensial pegas (Joule)


3. Hukum Kekekalan Energi Mekanik

Jika Usaha yang dilakukan pada benda sama dengan negatif


perubahan energi potensial.

Jika Usaha yang dilakukan pada benda sama dengan perubahan


energi kinetik.
Jumlah energi potensial dengan energi kinetik disebut
energi mekanik (Em). Oleh karena itu, persamaan di atas
dinamakan hukum kekekalan energi mekanik (Em).

Dari rumus tersebut didapat bahwa jumlah energi


kinetik dan energi potensial suatu benda bernilai tetap jika
gaya-gaya yang bekerja pada benda bersifat konservatif.
Hubungan Usaha dengan Energi :
1. Usaha dengan energi kinetik
Dinyatakan usaha yang dilakukan suatu gaya dapat mengubah energi
kinetik benda.
Hubungan ini dapat dinyatakan dalam bentuk :

2. Usaha dengan energi kinetik


Usaha yang dibutuhkan untuk memindahkan benda dengan kecepatan
tetap dari suatu tempat ketempat lain yang lebih tinggi atau lebih rendah hanya
bergantung pada selisih energi potensial.
Daya
Dinyatakan sebagai usaha yang dilakukan persatuan waktu ataua
dapat dinyatakan melalui
persamaan sebagai berikut

Dengan :

W = usaha (J)
t = waktu (s)
P = daya (J/s) = watt)
CONTOH SOAL

1. 159767 erg = ..... Joule


2. Sebuah benda memiliki berat, berada pada bidang datar. Pada benda tersebut bekerja
sebuah gaya mendatar sebesar 40 N, sehingga mengalami perpindahan sejauh 3 m. Berapa
usaha yang dilakukan gaya tersebut.
3. Sebuah peluru memiliki massa 20 gram dengan kecepatan 50m/s. Tentukan energi kinetik
peluru pada waktu itu.
4. Sebuah benda memiliki massa 4 kg mula-mula dalam keadaan diam pada sebuah bidang
datar yang licin dengan ketinggian 5 m. Kemudian pada benda Hsebut bekerja sebuah gaya
sehingga kecepatan benda tersebut menjadi 8 m/s sehingga terjadi perpindahan sejauh 4 m
tentukm usaha yang dilakukan oleh gaya tersebut.
5. Sebuah benda yang dalam keadaan diam berada pada ketinggian 40 cm dari permukaan
tanah. Sedangkan benda memiliki massa 5 kg dan percepatatr gravitasi pada tempat
tersebut besarnya g : l0 m/s2. Tentukan besamya energy mekanik benda tersebut.
6. Benda bermassa 2 kg jatuh bebas dari ketinggian 20 m di atas tanah. Tentukan Ep yang
dilakukan gaya berat benda tersebut pada saat mencapai tanah.
7. Sebuah benda A massa 5 kg berada di atas sebuah gedung dengan ketinggian 20 m diatas
tanah, sedangkan benda B berada 4 m dibawahnya tampak seperti pada gambar. Jika massa
benda A adalah 0,5 kali massa B, maka tentukanlah besarnya selisih energi potensial dari
kedua benda itu.
8. Berapa daya rata-rata (dalam watt) yang diperlukan untuk mengangkat benda seberat 50 kg
setinggi 20 meter selama 1 menit?
9. Balok 2 kg meluncur pada bidang miring dari titik A tanpa kecepatan awal menuju

titik B. Jika bidang miring 37o licin dan jarak AB adalah 5 m, tentukan usaha :

10. Sebuah benda bermassa 5 kg meluncur dari atas bidang miring dengan sudut 30O.

Katakanlah bidang miring memiliki panjang 10 meter. Hitunglah kecepatan benda di

titik terrendah pada bidang miring

11. Sebuah pegas memiliki konstanta pegas 2.102 N/m. Jika pegas tersebut ditarik hingga

bertambah panjang 20 mm, berapa besar energi potensial pegas sebelum dilepaskan?