Anda di halaman 1dari 8

deutreomycota

LOUISA DHEVEA KYLLA PUTRI PRASMITA


X MIPA 3
15
Deuteromycota.

 Deuteromycota merupakan jamur, yang berkembang biak dengan


konidia dan belum diketahui tahap seksualnya. Oleh karena itu, jamur
Deuteromycota merupakan jamur yang tidak sempurna (jamur
imperfeksi).
CIRI CIRI.

 Hifa bersekat, tubuh berukuran mikroskopis


 Bersifat parasit pada ternak dan ada yang hidup saprofit pada sampah
 Reproduksi aseksual dengan konidium dan seksual belum diketahui.
 Banyak yang bersifat merusak atau menyebabkan penyakit pada hewan-
hewan ternak, manusia, dan tanaman budidaya
PERANAN POSITIF.

1. Peranan yang Menguntungkan


a. Monilia sitophila digunakan untuk pembuatan oncom.
b. Penicillium chrysogenum dan berperan dalam industri antibiotic
c. Penicillium notatum penghasil antibiotik penisilin
d. Penicillium roqueforti dan Penicillium camemberti sering digunakan dalam
pembuatan keju.
e. Aspergillus niger untuk menjernihkan sari buah
f. Aspergillus oryzae digunakan untuk melunakkan adonan roti
g. Aspergillus wentii digunakan untuk pembuatan kecap, tauco, sake, dan
asam oksalat.
PERANAN NEGATIVE.

 Aspergillus niger , penyebab penyakit “black mould” pd beberapa buah dan


sayuran.
 Aspergillus fumigatus , penyebab penyakit aspergillosis pada hewan dan manusia.
 Adpergillus flavus , menghasilkan racun aflatoksin yang berbahaya.
 Fusarium graminearum, mengontaminasi jelai dan gandum.
 Trichophyton rubrum dan Trichophyton interdigitale , penyebab penyakit kaki atlit
(tinea pedis).
CARA REPRODUKSI?

REPRODUKSI SECARA SEKSUAL ATAU PARASEKSUAL

 Reproduksi aseksual terjadi dengan menghasilkan konidia atau


menghasilkan hifa khusus yang disebut konidiofor.
 Meskipun tidak memiliki reproduksi seksual, tetapi rekombinasi genetiknya
masih dapat terjadi, sehingga disebut denagn paraseksualitas. Siklus
paraseksual ini merupakan proses mengirim materi genetik tanpa melalui
pembelahan meiosis dan perkembangan dari struktur seksual.
REPRODUKSI DEUTROMYCOTA.
Apaa sih contohhnya?