Anda di halaman 1dari 37

PENATAUSAHA AN

PENERIMA AN

B A DA N P E N G E L O L A A N K E UA N G A N DA N
A S E T D A E R A H P R OV I N S I J AWA T I M U R 2 0 2 0
UU No. 1 Tahun 2004
Tentang Perbendaharaan Negara

PP No. 39 Tahun 2007 DASAR


HUKUM
Tentang Pengelolaan Keuangan Negara/Daerah

PP No.12 Tahun 2019


Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah

PerMenDagri No 13 Tahun 2006 Diubah PerMenDagri


No 21 Tahun 2011,
Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah

Intruksi Gubernur Jatim No. 2/INST/2017,


Tentang Pelaksanaan Transaksi Non Tunai

SE Gubernur Jatim No.900/10163/203.3/2017,


Tentang Transaksi Non Tunai

Per Gub No.63 Tahun 2019,


Tentang Pedoman Kerja dan Pelaksanaan Tugas
Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2020
TUGAS & FUNGSI
BENDAHARA PENERIMAAN

1. Mencatat semua penerimaan & penyetoran pendapatan di BKU


Penerimaan & Buku Pembantu per Rincian Obyek Penerimaan

2. Mencatat penetapan & penerimaan di Buku Bantu Piutang


Membuat Laporan Piutang

3.Membuat STS ber kode billing, Virtual Account dan


menerima bukti setor (STS berkode billing validasi) serta
menyampaikan STS ke BPKAD
STS utk rek 0011000477 yang sudah validasi

4. Merekap Laporan Realisasi Pendapatan dari BPnP


Laporan Realisasi Pendapatan (per bulan) BPn-6
TUGAS & FUNGSI
BENDAHARA PENERIMAAN PEMBANTU

1. Mencatat semua penerimaan & penyetoran pendapatan di


BKU Penerimaan (BPn-1),
Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian/RPH (BPn-5) &
Buku Pembantu per Rincian Obyek Penerimaan

2. Membuat Tanda Bukti Penerimaan (TBP) BPn-2 dan melapor pada


BPn

3.Membuat STS ber kode billing, Virtual Account dan menerima


bukti setor (STS berkode billing validasi) serta menyampaikan STS
ke BPKAD dan BPn
STS utk rek 0011000477 yang sudah validasi
MEKANISME PENYETORAN PAD
A. TUNAI KE BPn/BPnP
1. Wajib Bayar menyetor PAD sesuai SKRD ke BPn/BPnP; BPn/BPnP membuat SKRD dan
STS berkode billing

2.BPn/P wajib menyetorkan seluruh penerimaannya pd hari yg sama saat penerimaan


ke RKUD
pakai STS kode billing atau slip setoran (pemindah bukuan);

3. BPn/P memberikan kuasa kpd PT.Bank Jatim untuk memindahbukukan Jasa Giro
atas uang yg dikelolanya ke RKUD (bagi SKPD yg mempunyai Rekening BPn/BPnP
sendiri)

4. Penerimaan Daerah harus disetor seluruhnya ke RKUD & dilarang dipergunakan


langsung utk membiayai pengeluaran, kecuali ditentukan lain oleh Gubernur
MEKANISME PENYETORAN PAD
B. TUNAI LANGSUNG KE BANK JATIM (RKUD)
1. Wajib Bayar menghubungi BPn/BPnP untuk mendapatkan SKRD dan STS
berkode biliing; BPn/BPnP membuat SKRD dan STS berkode billing

2.WB menyetorkan pembayaran tunai ke Bank Jatim (RKUD) sesuai SKRD dan
STS berkode billing
Masa berlaku kode billing 30 hari kalender

3. WB menyerahkan STS berkode biling/slip bukti setor ke BPn/BPnP yang


telah divalidasi oleh Bank Jatim

4. Pengiriman bukti dapat dilakukan secara elektronik spt fax, email atau media
komunikasi lainnya.
MEKANISME PENYETORAN PAD
C. NON TUNAI LANGSUNG KE BANK JATIM (RKUD)

1. Wajib Bayar menghubungi BPn/BPnP untuk mendapatkan SKRD dan STS


berkode billing,

2.WB mentransfer/melakukan pembayaran scr elektronik, ATM, Mobile Banking


atau VA ke Bank Jatim (RKUD) sesuai SKRD.

3. WB menyerahkan bukti transfer ke BPn/BPnP/petugas loket penerimaan scr


elektronik

4. Penerimaan Daerah harus disetor seluruhnya ke RKUD & dilarang


dipergunakan langsung utk membiayai pengeluaran, kecuali ditentukan lain
oleh Gubernur
KETENTUAN PENERIMAAN & PENYETORAN
PAD
1. PA dpt membuka Rek Bend Penerimaan/ Bend Penerimaan
Pembantu (BPn/BPnP) pd PT. Bank Jatim dgn izin dari Gubernur
(utk di SK Gub kan) & dioperasikan sbg rekening bersaldo
nihil seluruh penerimaannya setiap hari harus disetor
ke RKUD
2. Bagi SKPD yg memiliki Rek BPn/BPnP sendiri maka tiap hari ada
kewajiban rekon dg Bank Jatim atas data yg tertulis di Aplikasi
SIBAKU harus sama dg Uang yang masuk dalam Rek BPn/BPnP
3. PT. Bank Jatim menyampaikan bukti transfer/STS bervalidasi
kpd BPn/BPnP SKPD yg bersangkutan maksimal H+1 setelah
penerimaan transfer

4.
KETENTUAN LAIN
• Untuk tertib laporan SPJ, bagi PNS yg 6 bulan akan memasuki pensiun agar
tidak diusulkan sbg KPA/Bend Pengeluaran/Bendahara Penerimaan
SKPD/SKPKD.
• Jika KPA/BP/BPn/PPK-SKPD/Pembantu PPK-SKPD, BPP/BPnP
a. Berhalangan sementara :
1) lebih 7 hari s.d 1(satu) Bulan Kepala SKPD wajib menunjuk pjbt yg
diberi kuasa utk melakukan tugas-tugas BAST Keuangan
2) Lebih 1 bulan s.d 3 (tiga) bulan, Ka. SKPD harus menunjuk dengan
dilengkapi BAST.
3) Lebih dari 3 bulan, dianggap mundur/berhenti dari jabatannya, harus
sgr diusulkan penggantinya.
4) Mengikuti kursus, Diklat Pimp atau sejenisnya jangka waktu tdk lebih 6
(enam) bulan.
Pd saat proses pembelajaran di kelas, semua tugas dan kewenangannya
utk sementara digantikan dg menunjuk seorang Plt. Pejabat struktural
yang setingkat.
KETENTUAN LAIN
b. Berhalangan tetap :
KPA/BP/BPP/BPn/BPnP dimutasi/pensiun/meninggal dunia dpt ditunjuk
penggantinya dan sambil menunggu proses Kep. KDH dpt
melaksanakan tgs masing-masing dg ketentuan melampirkan FC :
1) Kep Penunjukan Sementara oleh Ka. SKPD
2) BAST
3) Usulan penggantian KPA/BP/BPP/BPn/BPnP kepada Gubernur
melalui BPKAD Prov Jatim.
Jika KPA berhalangan baik tetap/sementara kewenangan otomatis ke
PA, bila ditunjuk atau dirangkap KPA lain harus melalui mekanisme
tersebut. Begitu jg KPA bagian pada Biro-Biro di Sekretariat Daerah
KETENTUAN LAIN
• Jika PA/KPA Biro/KPA BLUD Unit kerja berhalangan sementara/tetap,
maka tgs dan wewenangnya dilimpahkan kpd pejabat yang ditunjuk dg
SURAT GUBERNUR, dan sambil menunggu Kep KDH, pengganti tsb
dpt melaksanakan tugasnya dg ketentuan sbb :
a. Berhalangan sementara :
Gubernur menunjuk pejabat yg diberi kuasa dan ditunjuk utk
melakukan tugas-tugas atas tanggung jawab sbg PA/KPA Biro/KPA
BLUD Unit kerja dg dilampiri surat tugas dan BAST Keuangan.
b. Berhalangan tetap
Membuat surat pemberitahuan kpd BKD Prov Jatim, dan utk
mengusulkan penggantian PA/KPA Biro/KPA BLUD Unit kerja
kepada Gubernur yg disampaikan melalui BPKAD Prov Jatim serta
melampirkan BAST Keuangan.
PERTANGGUNGJAWABAN PENERIMAAN
PAD SKPD

a. BPnP mencatat penerimaan & penyetoran dalam :


1) BKU Penerimaan (BPn-1) per hari
2) Buku Pembantu Penerimaan per rincian objek penerimaan
(BPn-4) per hari
3) Rekapitulasi Penerimaan Harian (BPn-5) per hari
4) Pencatatan penerimaan sebagaimana poin 1), 2) dan 3) dpt
menggunakan program aplikasi, ditutup per bulan serta di
tandatangani BPn/BPnP dan PA/KPA Pembantu
5) BPnP mempertanggungjawabkan PAD kpd BP yg terdiri dari:
a.Tindasan BKU;
b.Tanda Bukti Penerimaan (BPn-2);
c.STS (BPn-3);
d.Rekapitulasi Penerimaan Harian (BPn-5).
LANJUTAN .....
c. BPn memverifikasi pertanggungjawaban BPnP,
kemudian membuat RPH & Laporan
Pertanggungjawaban BPn SKPD;
d. Laporan Pertanggungjawaban
PA/KPA melalui PPK-SKPD,
diverifikasi PPK-SKPD
c. SPJ dan RPH disampaikan kpd
Bid. Perbendaharaan BPKAD Prov Jatim,
maks. tgl 10 bulan berikutnya
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR
BPn - 1
Buku Kas Umum (BKU) Penerimaan

URUSAN PEMERINTAHAN : (……………) ……………………………


ORGANISASI : (……………) ……………………………
UNIT ORGANISASI/UPTD : ……………………………………………
BENDAHARA PENERIMAAN/ BENDAHARA PENERIMAAN : ……………………………………………
PEMBANTU

PERIODE : ……………………………………………

NO. Urut Tgl. No. Bukti Kode Rekening Uraian Ref. Penerimaan Penyetoran

1 2 3 4 5 6 7 8

(kode rekening pendapatan-


LRA s/d rincian obyek
pendapatan

Jumlah Hari Ini


Jumlah s/d Hari Yang Lalu
Jumlah s/d Hari Ini

........................., .................................
Mengetahui, Bendahara Penerimaan/Bendahara
PA/KPA Penerimaan Pembantu

(………………………………………………….) (………………………………………………….)
NIP. NIP.
BPn - 2
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR

TANDA BUKTI PENERIMAAN (TBP)


No. ……………………………………

SKPD :
UNIT ORGANISASI/UPTD :

Telah Diterima dari : ………………………………………………


Uang Sebesar : ………………………………………………
(dengan huruf) : ………………………………………………
Untuk Pembayaran :

No. Kode Rekening Uraian Rincian Obyek Jumlah


1 2 3 4

(kode rekening pendapatan LRA s/d


rincian obyek pendapatan)

JUMLAH

Uang tersebut telah diterima

Penerima, Penyetor
Bendahara Penerimaan/ Kasir/Petugas Pemungut Pendapatan
Bendahara Penerimaan Pembantu

(………………………………………) (………………………………………)
NIP. NIP.

15
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR

SURAT TANDA SETORAN (STS)


BPn - 3
No. …………………………..

SKPD : …………………………… Rekening No. 0011000477


UNIT ORGANISASI/UPTD : …………………………… PT. Bank Jatim Cabang : ………………………………

Harap diterima uang sebesar Rp. …………………………………………….

dengan huruf : ………………………………………………………………………………………………………..

Untuk pembayaran : ………………………………………………………………………………………………………..


………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………..
Rincian Penerimaan :

No Kode Rekening Uraian Rincian Objek Jumlah (Rp)

(Kode rekening
pendapatan-LRA s/d
rincian obyek pendapatan)

Total
Mengetahui
PA/KPA *) disetor oleh : Uang tersebut di atas telah diterima
tgl. …………………………………..
PT. Bank Jatim

( ……………………... )
NIP. ( ……………………... )
NIP. ( …………………... )

Tembusan : Lb 1 : Bidang Akuntansi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah


Lb 2 : Bidang Perbendaharaan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah
Lb 3 : Bendahara Penerimaan Pembantu
Lb 4 : Bendahara Peneriman
Lb 5 : Bank Jatim

16
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR BPn - 4
BUKU PEMBANTU PENERIMAAN PER RINCIAN OBYEK

URUSAN PEMERINTAHAN : ………………………….


ORGANISASI : ………………………….
UNIT ORGANISASI/UPTD : ………………………….
PERIODE : ………………………….
KODE REKENING : (kode rekening pendapatan-LRA s/d rincian obyek pendapatan)
NAMA REKENING : ………………………….

BKU
No. Urut Uraian Ref. Penerimaan Penyetoran
Tanggal Nomor

Jumlah Bulan Ini

Jumlah S/D Bulan Lalu

Jumlah S/D Bulan Ini

……………………,…………………………………
Mengetahui,
PA / KPA Bendahara Penerimaan/
Bendahara Penerimaan Pembantu

(…………………………………………….) (…………………………………………….)
NIP. NIP.

17
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR
BPn - 5
REKAPITULASI PENERIMAAN HARIAN

URUSAN PEMERINTAHAN :
ORGANISASI :
UNIT ORGANISASI/UPTD
PERIODE :

Halaman: ………

Rincian Obyek Rincian Obyek Rincian Obyek Rincian Obyek Rincian Obyek Rincian Obyek Rincian Obyek
No. Urut Tanggal Pendapatan-LRA Pendapatan-LRA Pendapatan-LRA Pendapatan-LRA Pendapatan-LRA Pendapatan-LRA Pendapatan-LRA

Kode Rekening Kode Rekening Kode Rekening Kode Rekening Kode Rekening Kode Rekening Kode Rekening
1 2 3 4 5 6 7 8 9

Jumlah

………………………………, ……………………………
Bendahara Penerimaan/Penerimaan Pembantu

(………………………………………………………….)
NIP

18
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR
BPn - 6
LAPORAN REALISASI PENDAPATAN
BAGIAN BULAN ………………………

URUSAN PEMERINTAHAN :(……………) ……………………………

ORGANISASI :(……………) ……………………………

Bendahara Penerimaan :………………….

Target Pendapatan Realisasi (Rp) % Pencapaian Target


KODE
NO. URAIAN KETERANGAN
REKENING Jumlah s\d Jumlah s\d
TAHUN 1 BULAN Bulan ini Tahunan Bulanan
Bulan lalu Bulan ini
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

TOTAL

MENGETAHUI : ……………………….,………………………….
PA/KPA Bendahara Penerimaan

………………………….. …………………………
NIP NIP.

19
KETENTUAN KHUSUS
Jika terjadi kurang setor/lebih setor atas
penyetoran oleh BP/BPP, maka :

a. Kurang setor, BP/BPP harus menyetorkan kekurangan


tsb, plg lambat pd hari kerja berikutnya setelah
diketahui kesalahan disertai BA sbg lampiran pd STS.
b. Lebih setor, dpt diperhitungkan oleh BP/BPP pd
penyetoran berikutnya, plg lambatnya pd hari kerja
berikutnya setelah kesalahan tsb diketahui disertai
BA sbg lampiran STS
RESTITUSI PAJAK DAN RETRIBUSI

• Restitusi = Pengembalian
• Restitusi atau pengembalian atas kelebihan pembayaran
pajak & retribusi dpt diminta kembali oleh WP/WR dg
mengajukan permohonan tertulis pd PA SKPD terkait.
• Restitusi tahun berjalan berdasarkan SK Kepala SKPD
• Restitusi tahun sebelumnya berdasarkan SK Gubernur

21
TATA CARA RESTITUSI
Prosedur restitusi utk restitusi pajak dan retribusi yg
sifatnya berulang utk kelebihan pendapatan th
berjalan atau th sebelumnya. Dan restitusi pajak
dan retribusi yg sifatnya tdk berulang utk kelebihan
pendapatan tahun berjalan maka :
1) WP/WR mengajukan permohonan tertulis kpd KPA
SKPD terkait melalui BP/BPP dg menggunakan form
Surat Permohonan beserta lampirannya yi :
a) FC jati diri yg berlaku
b) FC tanda lunas pembayaran
2) Surat Permohonan beserta lampirannya di kirim ke UPT
Bapenda/SKPD terkait.
3) Paling lambat 6 hari kerja sejak diterimanya permohonan
scr lengkap, SKPD terkait menerbitkan Surat Ketetapan
Pajak Daerah Lebih Bayar (SKPDLB)/ Surat Ketetapan
Retribusi Daerah Lebih Bayar (SKRDLB) dan
menyampaikan permohonan restitusi kpd PA SKPD
terkait.
4) Dlm waktu 6 hari sejak tgl terbitnya SKPDLB/SKRDLB PA
SKPD terkait menerbitkan Surat Keputusan Restitusi.
5) Surat Keputusan Restitusi dibuat rangkap 3 :
a) Lembar 1 : BPKAD
b) Lembar 2 : SKPD terkait
c) Lembar 3 : UPT SKPD terkait

23
6) Berdasarkan SK Restitusi beserta dokumen
pendukung, BPKAD menerbitkan SPD, kmdn SPD
dikirim ke SKPD terkait.
7) Berdasarkan SPD, Bend Pengeluaran SKPD terkait
akan membuat SPP LS, menggunakan kode rek
sesuai dg SPD yaitu Rek Pendapatan Pajak/Retribusi.
8) Berdasarkan SPP LS, PPK SKPD akan membuat SPM
LS yg setelah di ttd oleh PA akan dikirim ke Bidang
Perbendaharaan BPKAD.
9) BPKAD menguji dok SPM LS, bila telah sesuai akan
diterbitkan SP2D LS.

24
PROSEDUR RESTITUSI PENDAPATAN YG SIFATNYA
TDK BERULANG UTK KELEBIHAN PENDAPATAN
TAHUN SEBELUMNYA SBB :

1) WP/WR mengajukan permohonan tertulis kpd PA


SKPD terkait melalui BP/BPP dg menggunakan form
Surat Permohonan beserta lampirannya, yaitu :
a) FC jati diri yg berlaku
b) FC Tanda lunas pembayaran
2) Surat Permohonan beserta lampirannya di kirim ke
SKPD terkait.
3) Selambat-lambatnya 6 hari kerja sejak diterimanya
permohonan secara lengkap, SKPD terkait
menerbitkan SKPDLB/SKRDLB dan menyampaikan
permohonan restitusi kpd PA SKPD terkait.
25
LANJUTAN............

4) Dalam waktu 6 hari kerja sejak tgl diterbitkannya


SKPDLB/SKRDLB PA SKPD menyampaikan ke BPKAD
utk dibuatkan Keputusan Gubernur.
5) Berdasarkan Kep Gub beserta dokumen pendukung,
Bend. Pengeluaran Pembantu SKPD akan membuat
SPP-LS dg menggunakan kode Rek Belanja Tidak
Terduga.
6) Berdasarkan SPP-LS, Pembantu PPK-SKPD akan
membuat SPM-LS yg telah di ttd oleh K-PPKD akan
dikirim ke Bidang Perbendaharaan pd BPKAD Prov
Jatim.
7) Bidang Perbendaharaan pd BPKAD menguji dok SPM-
LS, dan bila telah sesuai akan diterbitkan SP2D-LS
26
RESTITUSI LAIN-LAIN PAD YANG SAH
Restitusi atas kelebihan pembayaran lain-lain PAD yg sah dpt diminta
kembali oleh pihak ketiga dg mengajukan permohonan tertulis pd PA
SKPD terkait

Prosedur restitusi lain-lain PAD yg sah utk kelebihan


pendapatan tahun berjalan adl sbb :
1) Pihak ke 3 mengajukan permohonan tertulis kpd PA SKPD terkait
melalui BP/BPP dg menggunakan form Surat Permohonan
beserta lampirannya yaitu :
a) FC Jati diri yg berlaku;
b) FC Tanda lunas pembayaran;
c) FC bukti rekening yg dituju (penerima transfer).

27
2) Dok permohonan restitusi akan diuji oleh SKPD, hasil dari
proses pengujian dok permohonan restitusi adl SK
Restitusi, yg dibuat rangkap 2 :
a) Lembar 1 : BPKAD;
b) Lembar 2 : SKPD terkait.
3) Berdasarkan SK Restitusi beserta dok pendukung, BPKAD
menerbitkan SPD.
4) Berdasarkan SPD, Bend Pengeluaran SKPD terkait akan
membuat SPP-LS, menggunakan kode rek sesuai dg SPD
yaitu rek Lain-lain PAD yg Sah.
5) Berdasarkan SPP-LS, PPK-SKPD akan membuat SPM-LS dan
di ttd oleh PA selanjutnya dikirim ke BPKAD.
6) BPKAD menguji dok SPM-LS, dan bila telah sesuai akan
diterbitkan SP2D LS.

28
Prosedur restitusi lain-lain PAD yg sah utk
kelebihan pendapatan tahun sebelumnya

1) Pihak ke 3 mengajukan permohonan tertulis kpd PA SKPD


terkait melalui BP/BPP dg menggunakan form Surat
Permohonan beserta lampirannya :
a) FC Jati diri yang berlaku.
b) FC Tanda lunas Pembayaran.
2) Dok permohonan restitusi akan diuji oleh SKPD, hasil dari
proses pengujian dokumen permohonan restitusi akan
dikirim ke BPKAD Prov Jatim utk dibuatkan Keputusan
Gubernur.
3) Berdasarkan Kep Gub beserta dok pendukung, Bend
Pengeluaran Pembantu SKPD akan membuat SPP-LS dg
menggunakan kode Rek Belanja Tidak Terduga.
29
LANJUTAN .......

4) Berdasarkan SPP-LS, Pembantu PPK-SKPKD akan


membuat SPM-LS yg telah di ttd oleh KPPKD akan
dikirim ke Bid Perbendaharaan pd BPKAD Prov
Jatim.
5) Berdasarkan SPP-LS, PPK-SKPKD akan membuat
SPM-LS yg telah di ttd oleh PPKD akan dikirim ke
BPKAD.
6) Bid Perbendaharaan BPKAD menguji dok SPM-LS
bila telah sesusAi akan diterbitkan SP2D LS.

30
REKENING BANK

B A DA N P E N G E L O L A A N K E UA N G A N DA N
A S E T D A E R A H P R OV I N S I J AWA T I M U R 2 0 2 0
JENIS REKENING BANK
PEMPROV JATIM

Pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)


a. Rekening Bendahara Penerimaan (BPn) 1
b. Rekening Bendahara Penerimaan Pembantu (BPP)
c. Rekening Bendahara Pengeluaran (BP)
d. Rekening Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP)
e. Rekening Program/ Kegiatan

Pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) 2


a. Rekening Bendahara Penerimaan Pembantu BLUD (BPnP BLUD)
b. Rekening Bendahara Pengeluaran Pembantu BLUD (BPP BLUD)
c. Rekening Bendahara Pengeluaran utk dana subsidi
TATA CARA MEMBUKA
REKENING BANK
1. Meminta izin dengan bersurat kepada BPKAD Prov.
Jatim selaku BUD untuk membuka rekening baru
tersebut

2. Berdasarkan surat balasan dari BPKAD Prov. Jatim,


maka membuka rekening baru pada PT Bank Jatim
yang dilampiri surat kuasa pemindahbukuan jasa giro:
a) SKPD > Jasa Giro BP, BPP, BPn, BPnP, Rek
Kegiatan dilimpahkan ke RKUD (0011000477)
b) BLUD > Jasa Giro BPP BLUD dilimpahkan ke
BPnP BLUD

3. Setelah rekening terbentuk, bersurat kepada BPKAD


Prov. Jatim, yang akan menjadi dasar dibuatkan Surat
Keputusan Gubernur atas nomor rekening tersebut
TATA CARA PENGGUNAAN
REKENING BANK
Pada SKPD
Rekening Bendahara Pengeluaran/Pengeluaran
1 Pembantu
• Dipergunakan oleh Bendahara Pengeluaran untuk
operasional kegiatan pengeluaran sesuai fungsinya
pada SKPD
• Saat akhir tahun harus bersaldo “0” (nol), dan sisa
seluruhnya di setor ke RKUD (0011000477)

2 Rekening Bendahara Penerimaan/Penerimaan Pembantu


• Dipergunakan oleh Bendahara Penerimaan untuk
menerima/ menampung sementara atas pendapatan
yang diterima SKPD
• Harus segera di pindahbukukan ke RKUD
(0011000477) maksimal dalam waktu 1 hari, karena
rekening harus bersaldo “0” (nol)

3 Rekening Program/Kegiatan
Dipergunakan sesuai dengan program/kegiatan yang
menjadi dasar dibentuknya rekening tersebut
TATA CARA PENGGUNAAN
REKENING BANK
Pada BLUD

Rekening Bendahara Pengeluaran Pembantu


• Dipergunakan oleh Bendahara Pengeluaran
untuk operasional kegiatan pengeluaran
1 sesuai fungsinya sebagai BLUD
• Saat akhir tahun harus bersaldo “0” (nol), dan
sisa seluruhnya di setor ke Rekening
Bendahara Penerimaan Pembantu BLUD
Rekening Bendahara Penerimaan Pembantu
• Dipergunakan oleh Bendahara Penerimaan
untuk menerima atas pendapatan yang
2 diterima sebagai BLUD
• Saat akhir tahun, melaporkan sisa saldonya
sebagai SILPA ke Bidang Anggaran dan
Bidang Akuntansi BPKAD Prov Jatim
TATA CARA PENUTUPAN
REKENING BANK

Harus ada dasar utk penutupan rekening tersebut seperti


1 Surat Keputusan Kepala SKPD, Surat Keputusan Gubernur,
dsb

Berdasarkan no. 1 tersebut diatas, bersurat kepada PT


2 Bank Jatim dgn perihal Permintaan Penutupan Rekening
dan Pelimpahan Sisa Saldo Akhir rekening yg ditutup
kepada RKUD (0011000477)

Bersurat kepada BPKAD Prov Jatim dgn perihal


Penutupan Rekening dan telah melimpahkan saldo akhir
ke RKUD yang dilampiri copi Rekening Koran, copi surat
3 permintaan penutupan rekening dan pelimpahan sisa
saldo akhir yang ditujukan ke PT Bank Jatim dan copi
surat keputusan yang menjadi dasar penutupan rekening
tersebut