Anda di halaman 1dari 32

BAB III

MINERAL DAN ELEMEN SPURA

Oleh Kelompok VII :


• Aisha Devita Zalianti
• Amelia Sari Sekarjati
• Chaerunnisa
• Devi Qurnifa
Pengertian Mineral
Mineral adalah zat anorganik yang dalam
jumlah kecil bersifat essensial bagi banyak proses
metabolisme dalam tubuh. Yang paling banyak di
butuhkan adalah kalium, magnesium, fosfor dan
klorida.
Mineral merupakan komponen anorganik yang
terdapat dalam tubuh manusia. Mineral merupakan
unsur esensial bagi fungsi normal sebagian enzim
dan sangat penting dalam pengendalian komposisi
cairan tubuh 65% adalah air dalam bobot tubuh.
Definisi Mineral
Definisi Mineral tidak hanya ada satu, bayak para ahli yang
mendefinisikan apa itu mineral yaitu sebagai berikut :

a) A.W.R. Potter & H. Robinson tahun 1977.


Mineral adalah zat yg homogen mempunyai komposisi kimia
tertentu dan mempunyai sifat-sifat tetap, dibentuk di alam dan
bukan hasil suatu kehidupan.
b) L.G. Berry & B. Mason tahun 1959.
Mineral adalah Benda padat homogen terdapat di alam,
mempunyai komposisi kimia tertentu & mempunyai susunan atom
yg teratur.
c) D.G.A. Whitten & J.R.V. Brooks tahun 1972.
Mineral adalah Bahan padat dengan struktur homogen mempunyai
kompisisi kimia tertentu, di bentuk oleh proses alam yg anorganik.
Fungsi Mineral

1) Menjaga keseimbangan asam basa tubuh,


2) Katalis reaksi-reaksi biologis,
3) Komponen dari bagian-bagian tubuh yang penting,
4) Menjaga keseimbangan air,
5) Transmisi impuls syaraf,
6) Mengatur kontraksi otot dan
7) Membantu pertumbuhan jaringan tubuh
Macam-macam Mineral
1 . Mineral Berdasarkan Asalnya

Mineral Organik didapat dari sumber yang hidup atau


mempunyai kehidupan, mengandung karbon dan dapat
membawa kehidupan bagi sel-sel di dalam tubuh.

Mineral organik umumnya berasal dari:


• Susu
• Sayuran dan buah -buahan
• Kacang-kacangan
Mineral organik adalah mineral yang dibutuhkan serta berguna
bagi tubuh , yang dapat peroleh melalui makanan
yang konsumsi setiap hari seperti : nasi, ayam, ikan, telur,
sayur-sayuran serta buah-buahan, atau vitamin tambahan.
2. Berdasarkan Keterbutuhannya bagi tubuh

Mineral terbagi dua, yaitu mineral makro dan mineral mikro.


Mineral makro adalah mineral yang dibutuhkan tubuh dalam
jumlah lebih dari 100 mg sehari, sedangkan mineral mikro adalah
mineral yang dibutuhkan dalam jumlah kurang dari 100 mg
sehari.
1 . Mineral Makro
Mineral makro diperlukan untuk membentuk komponen organ di
dalam tubuh. Yang termasuk mineral makro antara lain:

A . Natrium (Na)
Natrium merupakan kation utama dalam cairan ekstraseluler .
35-40 % terdapat dalam kerangka tubuh. Cairan saluran cerna,
sama seperti cairan empedu dan pancreas mengandung banyak
natrium. Sumber utama Natrium adalah garam dapur (NaCl).
Sumber natrium yang lain berupa monosodium glutamate (MSG),
kecap dan makanan yang diawetkan dengan garam dapur.
Fungsi Natrium
1. Menjaga keseimbangan cairan dalam kompartemen
ekstraseluer.

2. Mengatur tahanan osmosis yang menjaga cairan


tidak keluar dari darah dan masuk ke dalam sel.

3. Menjaga keseimbangan asam dalam tubuh dengan


mengimbangi zat-zat yang membentuk asam.

4. Beberapa dalam transmisi saraf dan kontrasi otot

5. Sodium kekurangan yang menyebabkan kejang


,apatis dan kehilangan nafsu makan
B . Kalium (K)
Kalium merupakan ion yang bermuatan positif dan terdapat
di dalam sel dan cairan intraseluler.Kalium berasal dari
tumbuh-tumbuhan dan hewan.

C . Kalsium (Ca)
Kalisum merupakan mineral yang paling banyak dalam tubuh
yang berada dalam jaringan keras yaitu tulang dan gigi.
Kalsium mengatur kerja hormone dan factor pertumbuhan.

D . Fosfor (P)
Fosfor merupakan mineral kedua terbanyak dalam tubuh,
sekitar 1 % dari berat badan. Fosfor merupakan bagian
dari asam nukleat DNA dan RNA. Sebagai fosfolipid,
fosfor merupakan komponen structural dinding sel. Sebagai
fosfat organic, fosfor berperan dalam reaksi yang
berkaitan dengan penyimpanan atau pelepasan energ
idalam bentuk Adenin Trifosfat (ATP).
Tabel Kandungan kalium beberapa bahan
makanan (mg/l00 gram)

BahanMakanan Mg BahanMakanan Mg
Daging saping 93 Margarin 950
Hati sapi 110 Susu 15
Ginjal sapi 200 kacang kedelai 500
Telur bebek 191 Roti cokelat 530
Telur ayam 158 Roti putih 19
Ikan ekor kuning 59 Kacang merah 26
Sardin 131 Kacang mende 26
Udang segar 185 Jambu monyet, biji 14
885 Selada
Ten kering
36 Pisang 18
Susu sapi
40 50
Yogurt
780 33
Mentega
E. Magnesium (Mg)
Magnesium adalah kation terbanyak setelah natrium di dalam cairan
interselular. Peranan magnesium dalam tumbuh-tumbuhan sama dengan
peranan zat besi dalam ikatan hemoglobin dalam darah manusia yaitu
untuk pernafasan. Magnesium terlibat dalam berbagai proses
metabolisme.
Fungsi Magnesium :
Magnesium berperan sebagai katalisator dalam reaksi biologic termasuk
metabolisme energi, karbohidrat, lipid, protein dan asam nukleat, serta
dalam sintesis, degradasi, dan stabilitas bahan gen DNA di dalam semua
sel jaringan lunak.

F. Sulfur (S)
Sulfur merupakan bagian dari zat-zat gizi esensial, seperti vitamin
tiamin dan biotin serta asam amino.Sumber sulfur adalah makanan yang
mengandung berprotein.
Fungsi Sulfur :
Sulfur berasal dari makanan yang terikat pada asam amino yang
mengandung sulfur yang diperlukan untuk sintesis zat-zat penting.
Berperan dalam reaksi oksidasi-reduksi, bagian dari tiamin, biotin dan
hormone insuline serta membantu detoksifikasi. Sulfur juga berperan
melarutkan sisa metabolisme sehingga bias dikeluarkan melalui urin,
dalam bentuk teroksidasi dan dihubungkan dengan mukopolisakarida.
Tabel Kandungan kalium beberapa bahan makanan
(mg/l00 gram)

BahanMakanan Mg Bahan Makanan Mg


Beras giling 241 Pepaya 221
Singkong 394 Mangga 214
Kentang 396 Durian 601
Kacang tanah 421 Anggur 111
Kacang merah 1151 Jeruk mariis 162
Kacang hijau 1132 Nenas 125
Kacang kedelai 1504 Semangka 102
Jambumonyet/biji 420 Selada 254
Kelapa 555 Bayam 461
Apokat 278 Tomat 235
Pisang 435 Wortel 245
Tabel . Nilai fosfor berbagai bahan makanan (mg/100 gram)

BahanMakanan Mg BahanMakanan Mg
Ayam 200 Kacang hijau 320
Daging sapi 170 Kelapatua, daging 98
180
Tahu 63
Telur ayam
175 256
Telur bebek Jagung kuning, pipil
694
Tepung susu 209 Beras setengah giling 221
Susu kental manis 60 Tepung terigu
Susu sapi 338 Rod putih 106
Keju 95
Biskuit
Ted kering 87
1500 Kentang 56
Sardin (kaleng) 434
Mie kering 47
Udang segar 170
40
Ketela pohon (singkong)
Ikan segar 150
585 Gula kelapa
Kacang kedelai kering 37
Kacang merah Bayam 67
Kacang tanah 400 Daun singkong 54
terkelupas 335 Wortel 37
154 Pisang ambon 28
Tempe kacang kedelai
murni
2 . Mineral Mikro
Mineral mikro yaitu mineral yang diperlukan dalam jumlah
sangat sedikit dan umumnya terdapat dalam jaringan dengan
konsentrasi sangat kecil. Yang termasuk dalam mineral mikro
antara lain : Besi, (Fe) Seng, (Zn) Iodium, (I) Selenium, (Se)
Tembaga, Mangan, Flour, Kobal, Kromium, Timah, Nikel,
Vanadium dan Silikon.

1. Besi
Zat besi dalam hemoglobin inilah yang mengikat oksigen
dalam darah pada paru-paru untuk bisa disebarkan ke seluruh
tubuh. Setelah melepas oksigen, hemoglobin kemudian
mengikat karbondioksida (C02) untuk dilepaskan oleh paru-
paru. Pentingnya zat besi untuk individu yang ingin suplai
oksigen dan energi yang tinggi.
Fungsi Besi :
Besi berperan dalam proses respirasi sel,yaitu sebagai kofaktor bagi enzim –
enzim yang terlibat didalam reaksi oksidasi reduksi.Metabolisme energy
,didalam tiap sel besi bekerja sama dengan rantai protein pengangkut electron,
yang berperan dalam langkah – langkah akhir metabolism energy. Sebanyak
lebih dari 80 % besi yang ada dalam tubuh berada dalam hemoglobin.
Kelebihan :
Kelebihan besi jarang terjadi karena makanan ,tetapi dapat disebabkan oleh
suplemen besi.

gejalanya seperti:
• Rasa enek
• Denyut jantung meningkat
• Sakit kepala kekurangan:
• Menurunya kemampuan kerja
• Kekurangan energy
• Jantung berdetak lebih kencang
• Kesulitan bernafas
• Sakit pada saat menstruasi
• Kerontokkan rambut
• Kesulittan bernafas
2. Zinc/Seng
Seng adalah salah satu mineral yang dibutuhkan
oleh tubuh dan dikelompokkan dalam golongan
trace mineral. Fungsi seng terbilang sangat vital
bagi kelangsungan hidup sel-sel tubuh manusia.

Fungsi Zinc/Seng :
Zn memegang peranan esensial dalam banyak fungsi tubuh, yaitu
• Berperan dalam berbagai aspek metabolisme seperti reaksi yang berkaitan
dengan sintesis dan degradasi karbohidrat, protein, lipida, dan asam nukleat.
• Berperan dalam pemeliharaan keseimbangan asam basa.
• Sebagai bagian integral enzim DNA polymerase dan RNA polymerase yang
diperlukan dalam sintesis DNA dan RNA.
• Berperan dalam pembentukan kulit, metabolisme jaringan ikat dan
penyembuhan luka.
• Berperan dalam pengembangan fungsi reproduksi laki-laki dan pembentukan
sperma.
• Berperan dalam kekebalan yaitu, dalam sel T dan pembentukan antibody oleh
selB.
Kekurangan dan kelebihan Zinc / Seng

Kelebihan Zinc / Seng Kekurangan Zing / Seng


• Kelebihan Zn hinggga 2 sampai 3 • Akibat kekurangan seng pertumbuhan
kali menurunkan absorpsi badan tidak sempurna (kerdil).
tembaga. • Kekurangan Zn menganggu pusat system
saraf dan ungsi otak.
• Kelebihan sampai 10 kali • Tidak ada selera atau nafsu makan.
mempengaruhi metabolism • Kelelahan yang hebat
kolesterol, mengubah nilai • Kerontokan pada rambut
lipoprotein dan tampaknya dapat • Ketidak normalan pada kemampuan
mempercepat timbulnya mengecap rasa dan mencium bau
aterosklerosis. • Kesulitan dalam melihat dikegelapan
• Kelebihan sampai sebanyak 2 • Menurunnya produksi hormon pada pria
(infertilitas)
gram atau lebih dapat
menyebabkan muntah, diare,
demam, kelelahan, anemia, dan
gangguan reproduksi.
3 . YodiumSebagai bagian dari enzim atau sebagai kofaktor
pads kegiatan lebih dari 200 enzim.
Peran yodium bagi tubuh Yodium tergolong sebagai mikro
mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Di dalam tubuh,
yodium sangat dibutuhkan oleh kelenjar tiroid. Namun, sumber
yodium terbesar adalah seafood.

Fungsi yodium :
a) memproduksi tiroksin
b) Dapat mencegah penyakit gondok.

Kelebihan :
a. hipertiroid (Hipertiroid terjadi karena kelenjar tiroid
terlalu aktif memroduksi hormon tiroksin)
Kekurangan :
a. Pada ibu hamil, kekurangan hormon tiroid, dikhawatirkan
bayinya akan mengalami cretenisma, yaitu tinggi badan di bawah
ukuran normal (cebol) yang disertai dengan keterlambatan
perkembangan jiwa dan tingkat kecerdasan
4. Selenium
Selenium telah menunjukkan diri sebagai salah satu dari agen-agen antikanker
yang lebih kuat. Mereka bersama-sama bekerja sebagai antikanker yang kuat,
sistem anti penuaan yang disebut glutation peroksidase (GSH)

Fungsi Selenium :
1. Selenium meningkatkan efisiensi sehingga DNA dapat memperbaiki dirinya
sendiri.
2. Pada kadar tinggi selenium bersifat langsung sebagai racun terhadap sel-sel
kanker.
3. Selenium menghambat pertumbuhan tumor dalam jaringan payudara manusia.
4. Selenium dapat mendeaktivasi toksisitas radiasi di dalam tubuh.
5. Selenium bekerja membersihkan darah dari efek kemoterapi dan malfungsi
liver.
6. Selenium merupakan stimulan yang paten bagi sistem kekebalan.

Kelebihan :
a. Dosis tinggi selenium (= 1 mg sehari) menyebabkan muntah-muntah, diare,
rambut dan kuku rontok, serta luka-luka pada kulit dan sistem saraf.
Kecendrungan menggunakan suplemen selenium untuk mencegah kanker harus
dilakukan secara hati-hati, jangan sampai dosis berlebihan
Kekurangan :
a. Pada anak remaja kekurangan selenium menyebabkan rasa kaku,
pembengkakan dan rasa sakit pada sendi jari-jari yang diikuti osteoartritis
secara umum, yang terutama dirasakan pada lutut dan pergelangan kaki.
5. Tembaga
Sumber makanan utama adalah Daging, tiram, kacang-kacangan, tanaman
polong yang dikeringkan, gandum.
Fungsi Tembaga :
1. Komponen enzim
2. Membantu Pembentukan sel darah merah
3. Membantu Pembentukan tulang

Kelebihan :
a. Menyebabkan nekrosis hati atau serosis hati.
b. Konsumsi sebanyak 10 -15 mg tembaga sehari dapat menimbulkan muntah –
muntah dan diare. Berbagai tahap perdarahan intravascular dapat terjadi ,
begitupun nekrosis sel sel hati dan ginjal
c. Pengendapan tembaga dalam otak dapat menyebabkan kerusakan hati
d. Konsumsi dosis tinggi dapat menyebabakan kematian.
Kekurangan :
a. Kekurangan tembaga dapat menganggu pertumbuhan dan metabolism,
disamping itu terjadi demineralisasi tulang-tulang.
b. Bayi gagal tumbuh kembang edema dengan serum albumin rendah
c. Gangguan fungsi kekebalan
d. Anemia pada anak-anak yang menderita malnutrisi.
TabelNilai besi (Fe) berbagai bahan makanan
(mg/100 gram)

BahanMakanan Mg BahanMakanan Mg
Tempe/kacang kedelai 10 Biskuit 2.7
murni Jagung kuning 2.4
Kacang kedelai kering 8 Roti putih 1.5
Kacang hijau Beras setengah giling 1.2
Kacang merah 6.7 Kentang 0.7
Kelapa tua 5 Daun kacang panjang 6.2
Udang segar 2 Bayam 3.9
Hati sapi 8 Sawi 2.9
Daging sapi 6.6 Daun katuk 2.7
2.8
Telur bebek Kankung 2.5
2.8
Telur ayam Daun Singkong 2
2.7
Ikan segar 2 Pisang ambon 0.5
Ayam 1.5 Keju 1.5
Gula kelapa 2.8
Pengertian Elemen Spura

Elemen Spura adalah mineral yang di


butuhkan kurang dari 20 mg sehari, Contoh :
• Besi (Fe)
• Seng (Zn)
• Selen (Se)
• Mangan (Mn)
• Molibden (Mo)
• Fluor (F)
• Krom (Cr)
• tembaga (Cu)
• Kobal (Co)
Fungsi Elemen Spura

1. Fe, Zn, Mn, Mo dan CU merupakan faktor dari


metallo enzim yang mengkatalisa proses metabolisme
penting.
2. F, Sr adalah esensial bagi tulang gigi dan emailnya.
3. Iod adalah bahan pangkal bagi sintesa hormon
tiroid.

Penggunaan :
1. Fe, Iod, Zn, F, Sr digunakan sebagai obat
2. Zat-zat yang lain sebagai komponen dari sediaan
multivitamin.
Kegunaan penting lain Elemen Spura

1. Iod : Iodium, I
Mencegah dan menyembuhkan penyakit
gunaondok.
2. Kobal : Cobalt, Co
3. Krom : Chromium, Cr
Untuk daya kerja GTF (Glucose Tolerance
Factor)
4. Mangan (Mn) Molyden (Mo)
Mn dapat melindungi terhadap kanker.
5. Selenium (Selen, Selsun)
- Melindungi sel dan eritrosit terhadap kerusakan oksidatif oleh H2O2 dan
berperanan penting pada hambatan proses menua.
- Selenium berdaya anti karsinogen kuat.
- Menstimulasi sistem imun
- Menghambat pembelahan sel
- Mendorong apoptose dari sel-sel cacat.
- Berperanan pada metabolisme vitamin E
- Mengurangi toksisitas logam berat
Penggunaan :
- Dalam sediaan multivitamin
- Secara dermal sebagai shampoo : selen sulfide 2% sebagai shampoo anti ketombe
- Pada dermatosis dengan kulit bersisik.

6. Stronsium : Sr, Sensodyne


Melindungi gigi terhadap pengaruh termis, kimiawi, nyeri, dengan dayamengurangi
sensitivitas gigi untuk rangsangan tersebut dengan membentuk lapisan pelindung keras di luar
dentin yang sudah kehilangan emailnya karena emosi atau pengendapan kalsium.

7. Tembaga : Cuprum, Cu
Merupakan kofaktor bagi sejumlah enzim (pengubahan dopamin menjadi
meradrenalin), berperan pada sintesis darah (hemoglobin) dan terlibat memobilisasi Fe dari
depotnya.
Obat elemen spura
• Kalium klorida
• Natrium klorida
• Kalsium
• Seng sulfat
• Fluorida
• Stronsium klorida
• Magnesium
• Krom
• Tembaga
• kalium klorida • Natrium klorida
Merupakan kation yang Merupakan kation terpenting
terpenting dalam cairan intra bagi cairan ekstra sel dan
sel dan merupakan zat berperan penting pada
essensial untuk mengatur regulasi tekanan osmotok sel.
keseimbangan asam – asam Juga berperan pada
serta isotoni dari sel. Selain pembentukan perbedaan –
itu juga mengaktivasi banyak perbedaan potensial listrik
reaksi enzim dan proses dalam kontraksi otot dan
fisiologis, seperti penerusan penerusan impluls saraf.
impuls di saraf dan otot, Defisiensinya bisa terjadi
kontraksi otot dan akibat kerja fisik yang
metabolisme karbohidrat terlampau berat dan banyak
berkeringat serta banyak
minum air tanpa tambahan
garam ekstra
Seng sulfat
Fungsinya kadar seng dalam tubuh ialah sebagai kofaktor
dalam minimal 100 enzim yang terlibat dalam segala proses
metabolisme, yaitu :
1. karboanhidrase, berperan pada gejala buta malam (ko-
faktor dari alkoholdehidrogenase, yang merubah retinol
menjadi retinal)
2. memperbaiki fungsi sel – sel otak bagi lemah ingatan
(sering lupa) pada orang tuastimulasi penyembuhan
borok bila terjadi kekurangan
3. secara lokal berkhasiat sebagai adstringens (penciutan
selaput lendir), anti keringat dan antiseptik lemah
4. Penggunaannya paling banyak alam dermatologi,
khususnya ZnO dalam bedak tabur dan salep, sebagai
adstringens dan antiseptik lemah. Selain itu juga pada
preparat tetes mata
Fluorida
• Fluor terutama ditimbun sebagai apatit di dentin dan
email, juga dalam tiroid dan ginjal. Ekskresinya
melalui saluran kemih dan keringat pada transpirasi
berlebihan. Penggunaannya paling banyak untuk
prevensi gigi berlubang (carries), yang berdasarkan
atas reaksinya dengan apatit. Fluoro-apatit yang
terbentuk bersifat lebih padat dan tahan asam, juga
menutupi pori – pori kecil hingga email lebih sukar
larut dalam asam, yang terbentuk setiap kali makan
gula dan karbohidrat. Fluor juga digunakan pada
osteoporosis (kurangnya Ca dari tulang
Stronsium klorida
• Elemen ini berguna melindungi gigi terhadap
pengaruh thermis (panas dan dingin) dan kimiawi
(asam dan gula) yang disertai nyeri. Selain itu juga
mengurangi sensitivitas gigi terhadap rangsangan
tersebut dengan jalan membentuk lapisan pelindung
keras di luar dentin yang sudah kehilangan emailnya
karena erosi atau pengendapan kalsium. Dengan
demikian rangsangan tersebut tidak bisa mencapai
sum – sum gigi lagi yang berisi saraf – saraf dan dapat
mengakibatkan nyeri.
Kalsium

Fungsi utamanya adalah bahan pembangun tulang,


berperan penting pada regulasi daya rangsang dan
kontraksi otot – otot serta penerusan impuls saraf.
Selain itu Ca mengatur permeabilitas membran sel
bagi K dan Na, aktivasi banyak reaksi enzim seperti
pembekuan darah. Defisiensi Ca menimbulkan
kelembekan tulang (osteomalacia) dan mudah
terangsangnya otot dan saraf , dengan akibat
serangan – serangan tetania. Contoh garam kalsium
: kalsium glukonat, kalsium laktat dan kalsium sitrat.
- Magnesium
Terdapat dalam tulang dan cairan intra sel, juga sebagai
ko-faktor enzim – enzim yang menghasilkan energi. Berperan
penting pada kontraksi otot.
- Krom
Digunakan untuk kerja insulin yang optimal dalam bentuk
aktifnya sebagai senyawa organik GTF (Glucose Tolerance
Factor), yang 20 kali lebih aktif dari pada garam – garam krom
anorganik.

- Tembaga
Merupakan kofaktor bagi cytochromoxidase dan beta
hidroksilase yang mengubah dopamin menjadi noradrenalin,
juga penting bagi sintesis hemoglobin. Kekurangannya dapat
menyebabkan kelambanan psikomotor, serangan epilepsi
serta kelainan pada rambut.