Anda di halaman 1dari 26

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN TN.

X
DENGAN GANGGUAN SISTEM PERSARAFAN :
STROKE HEMORAGIK DI RUANG MAWAR
RSUD CIAMIS
LATAR BELAKANG
Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab kematian terbanyak di
Indonesia. Keadaan dimana penyakit menular masih merupakan masalah kesehatan
penting dan dalam waktu bersamaan morbiditas dan mortalitas PTM makin
meningkat merupakan beban ganda dalam pelayanan kesehatan, tantangan yang
harus dihadapi dalam pembangunan bidang kesehatan di Indonesia. PTM
merupakan penyakit yang tidak bisa ditularkan dari satu individu ke individu lainnya
(Kemenkes RI, 2015).
Pada tahun 2018 menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) prevalensi PTM
mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan data Riskesdas tahun 2013. Penyakit
PTM yang mengalami peningkatan adalah penyakit Stroke dimana prevalensi naik
dari 7% menjadi 10,9% dan menjadikannya sebagai PTM tertinggi kedua setelah
penyakit Hipertensi. Di tingkat Provinsi, prevalensi stroke berdasarkan diagnosis
Dokter tertinggi berada di Kalimantan Timur sebanyak 14,7% sedangkan di Jawa
Barat menduduki peringkat ke-12 yaitu sebanyak 11,1% (Riskesdas, 2018). Kemudian
survei data pasien yang di rawat di ruang rawat inap bagian RSUD Ciamis pada
bulan Desember 2019 didapatkan jumlah pasien stroke sebanyak 87 pasien, dengan
jumlah stroke iskemik sebanyak 64 pasien dan jumlah stroke hemoragik sebanyak
23 pasien.
DEFINISI STROKE HEMORAGIK

stroke hemoragik adalah stroke yang


disebabkan karena pecahnya salah satu arteri
yang memicu perdarahan sehingga aliran darah
dan pasokan oksigen ke otak berkurang atau
terputus. Biasanya kejadiannya saat melakukan
aktivitas namun bisa juga pada saat istirahat.
KLASIFIKASI STROKE

STROKE ISKEMIK
 Emboli
 Trombosis

STROKE HEMORAGIK
 Perdarahan Intra Serebral
 Perdarahan Subaraknoid
ETIOLOGI

Trombosis
Serebral
Emboli Serebri

Hemoragik
PATOFISIOLOGI
TANDA DAN GEJALA

Wajah, tangan, kaki tiba-tiba kaku atau mati rasa


biasanya pada satu sisi tubuh

Kesulitan bicara

Kesulitan melihat, baik


dengan satu mata
ataupun kedua mata

Sulit berjalan, kehilangan


keseimbangan

Sakit kepala yang berat

Kehilangan kesadaran atau


pingsan
FAKTOR RISIKO STROKE

Tidak dapat dimodifikasi


 Usia
 Ras
 Gender
 genetik Dapat dimodifikasi
 Hipertensi
 Merokok
 Penyakit Jantung
 Diabetes Melitus
 Obesitas
 Alkohol
 Dislipidemia
The title content
The title content
The title content

02
The title content

Title text
addition
The title content
The title content
The title content

75%

25%
The title content

03
The title content
The title content
The title content
80%

90%

The user can demonstrate on a projector or computer, or


print the presentation and make it film
The user can demonstrate on a projector or computer, or
print the presentation and make it film
The title content
The title content

04
The title content

Title text addition


The title content
Title text Title text

Title text Title text

Title text Title text

Title text Title text

Title text Title text

Title text Title text

23
The title content
01 02

03

04
The title content
100% 80% 90% 50%

Title text Title text Title text Title text


Thank you for listening