Anda di halaman 1dari 34

AZAS - AZAS MANAJEMEN

(FUNGSI SUPERVISING)

D O S E N P E M B I M B I N G : D R S . YO S E R I Z A L .
M.SI
N A M A : FA K H R I A H M A D F I R D A U S I
N O. B P : 1 9 1 0 8 4 1 0 2 5
KELAS: ADMINISTRASI PUBLIK A
MENURUT (ADIYATI NUR AFIFAH,
MANAGER DAN SUPERVISOR, 2017: 60-95)

• Supervisi merupakan pekerjaan mengendalikan dan


mengarahkan orang-orang yang posisinya berada di
bawahnya dalam suatu organisasi dalam rangka
mencapai tujuan yang ingin dicapai. Orang yang
melakukan pekerjaan supervise ini disebut dengan
istilah” supervisor”.
• Supervisi merupakan keterampilan memanfaatkan
upaya orang lain untuk menyelesaikan pekerjaan
yang menjadi tanggung jawab dalam tujuan yang
ingin dicapai.
• Kerja Operasional dan Kerja Supervisi
Tugas supervisor adalah merencanakan, memimpin,
mengordinasi, dan mengontrol orang –orang yang
melakukan kerja operasional. Tujuannya adalah
tercapainya efektivitas dalam segala pekerjaan yang
berada dibwah arahannya.
• Posisi Supervisor dalam Organisasi Perusahaan
Dalam manajemen organisasi suatu perusahaan
dikenal tingkatan manajer, anatara lain:
- Manajer puncak
- Manajer Madya atau tengah
- Manajer Lini Pertama
• TUGAS
A. Perencanaan ( Planning)
Supervisor bertugas membuat perencanaan. Perencanaan
tersebut mengacu pada kebijakan yang dibuat uleh top
manager.

B. Mengorganisasikan Kegiatan ( Organizing)

C. Menyiapkan orang yang akan melaksanakan kegiatan


( Staffing)
Menyiapkan orang yang akan melaksankan kegiata
merupakan pengertian dari fungsi staffing. Staffing erat
hubungannya dengan fungsi oraganizing dalam manajemen.
Konsep staffing adalah “ The Right Man on the Right
Place”.
D. Supervisor sebagai pengarah dalam pelaksanaan kegiatan
(Directing).
Kegiatan ini adalah nama lain dari fungsi leading atau
directing. Kegiatan ini merupakan kekuatan dalam usaha
mencapai tujuan, sehingga pengarahan ini menjadi kunci
sukses tercapainya tujuan.

E. Supervisor sebgai pengendali pelaksanaan kegitan


(Controlling).
Tujuan pengendalian dan pengontrolan adalah agar
kegiatan yang dilakukan tidak menyimpang dari tujuan
utama. Tugas supervisor adalah melakukan pengontrolan
terhadap hal-hal yang dilakukan dengan cara menentukan
sasaran yang ingin dicapai seperti biaya kegaiatan dan
kinerja karyawan.
• TANGGUNG JAWAB
Beberapa factor yang menjadi tanggung jawab
supervisor meliputi:
- Quality (kualitas)
- Production
- Cost (biaya)
- Methods ( metode)
- Morale ( suasana kerja)
- Training ( pelatihan)
Pada umumnya, fungsi manajemen yang dijalankan
oleh top manger, middle manager, dan supervisor
adalah sama, tetapi porsinya berbeda dalam bidang
tanggung jawab dalam pelaksanaan.
MENURUT (MARYONO, DASAR-DASAR&TEKNIK MENJADI
SUPERVISOR PENDIDIKAN, 2014: 17-24)

• SUPERVISOR PENDIDIKAN
Supervisi berasal dari bahasa inggris
supervision yang berarti pengawas atau
kepengawasan. Orang yang melaksankan
pekerjaan supervise disebut supervisor.
Dalam arti morfologis, super=atas, lebih,
dan visi=lihat/penglihatan, pandangan.
( Gunawan, 2002: 193-194).
• Menurut Boardman ( Saherrian,2008 : 17 ) Supervisi
adalah suatu usaha menstimulasi, mengoordinasi, dan
membimbing secara kontinu pertumbuhan guru-guru
disekolah, baik secra individual maupun kolektif,
agar lebih mengerti dan lebih efektif dalam
mewujudkan seluruh fungsi pengjaran.
• TUJUAN SUPERVISI PENDIDIKAN

Menurut Hasbullah (Z009: IZ), fungsi dan tujuan


sepervisi bagi pendidikan adalah:
a. Sebagai arah pendidikan.
b. Tujuan sebagai titik akhir.
Dalam kaitan ini, apa yang diperhatikan adalah
hal-hal yang terletak pada jangkauan masa dating.
C. TUJUAN SEBAGAI TITIK PANGKAL
MENCAPAI TUJUAN LAIN.
D. MEMBERI NILAI PADA USAHA YANG
DILAKUKAN.
DALAM KONTEKS USAHA-USAHA YANG
DILAKUKAN, KADANG – KADANG DIDAPATI
TUJUANNYA YANG LEBIH LUHUR DAN LEBIH
MULIA DISBANDING YANG LAINNYA.
• FUNGSI SUPERVISI
Fungsi utama supervise pendidikan adalah ditujukan pada
perbaikan dan peningkatan kualitas pengajaran. Sedangkan,
Briggs mengungkapkan bahwa fungsi utama supervise
bukan perbaikan saja, melainkan untuk mengoordinasi,
menstimulasi, dan mendorong kea rah pertumbuhan.
Menurut Swearingen terdapat 8 fungsi supervise
pendidikan sebagai berikut.
a. Menoordinasi semua usaha sekolah
b. Memperlengkapi kepemimpinan sekolah
c. Memperluas pengalaman guru-guru
d. Menstimulasi usaha-usaha sekolah yang kreatif
e. Memberi fasilitas dan penilai yang terus menerus
f. Menganalisis situasi belajar mengajar
Menurut Ametembun (Z00Z: I99), ada empat
fungsi supervise, yaitu Penelitian, Penilaian,
Perbaikan, dan pembinaan.

• Fungsi penilaian adalah fungsi supervise


yang harus dapat mencari jalan keluar dari
permasalahan yang sedang dihadapi.
•Fungsi penilain adalah sebagai usaha untuk
mengukur tingkat kemajuan yang diinginkan,
seberapa besar telah dicapai dan penilaian ini
dilakukan dengan berbagai cara.
• Fungsi Perbaikan adalah
sebagai usaha untuk mendorong
secara perseorangan maupun
kelompok agar mereka mau
melakukan berbagai perbaikan
dalam menjalankan tugas
mereka.
• Fungsi Pembinaan adalah salah
satu usaha untuk memecahkan
masalah yang sedang dihadapi,
yaitu dengan melakukan
pembinaan atau pelatihan.
Menurut ( Bradford Boyd, Management minded
Supervision, 1984: 2-10)
THE SUPERVISORY MANAGEMENT JOB
Konsep-konsep:
• Supervisors adalah bagian penting dan Legal dari setiap Grup
Manajemen, mereka menambah kekuatan bagi organisasi dengan
berperan sebagai kunci atau menghubungkan pin antara manajemen
tingkat menengah dan eksekutif dan karyawan yang menaruh tangan
mereka pada pekerjaan.
• Kinerja Supervisor akan dinilai berdasarkan seberapa baik mereka
mengelola sumber daya yang diberikan kepada mereka (fasilitas dan
Peralatan, Daya & utilitas, bahan dan persediaan, informasi, uang
dan sumber daya manusia).
• Pekerjaan manajemen pengawasan biasanya memerlukan tiga
keterampilan teknis, administrasi, dan hubungan manusia.
SIAPA SUPERVISOR ITU?

Seorang supervisor adalah The Taft-Hartley Act,


siapa saja yang berada di Supervisor adalah setiap
manajemen tingkat individu yang memiliki
pertama yang memiliki wewenang, demi kepentingan
tanggung jawab untuk pemberi kerja, untuk
mendapatkan pekerjaan mempekerjakan, mentransfer,
dari karyawan untuk menangguhkan,
melaksanakan rencana memberhentikan, mengingat,
mempromosikan,
dan kebijakan manajemen
memberhentikan, menugaskan,
tingkat yang lebih tinggi.
memberikan penghargaan.
KARAKTERISTIK SUPERVISING

Pekerjaan Supervisor sangat menuntut manajemen yang


lebih tinggi dan cenderung mencari orang super untuk
mengisi peran. Sebagian besar perusahaan menetapkan
kriteria untuk menilai calon Supervisor. Berikut adalah
beberapa kualitas yang paling sering dicari:
• - Memiliki jiwa kepemimpinan
• - Inissiatif
• - Berdedikasi
• - Perilaku yang baik, bersemangat dan memiliki
kesehata yang baik.
TANGGUNG JAWAB
SUPERVISING
• Tanggung jawab Supervisor
kepada manajemen harus di atas
segalanya,
• Tanggung jawab kepada
karyawan.
• Tanggung jawab kepada staf
spesialis.
FUNGSI SUPERVISING

• Supervisor adalah bagian penting dari sebuah


manajemen. Supervisor melakukan fungsi
manajerial yang sama persis dengan semua
manajer lain disuatu organisasi,
Fungsi- fungsi:
- PLANNING
- ORGANIZING
- STAFFING
- DORECTING
- CONTROLLING
MENURUT (ROBBINS, STEPHENP DAN
MARY COULTER. 2016. MANAGEMENT.)

Apa itu Supervisor ?


Supervisor berasal dari kata supervise yang artinya
mengawasi, mengarahkan. Maka secara sederhana,
supervisor adalah seseorang yang bertugas untuk
mensupervisi (mengawasi, mengarahkan) beberapa staf
di bawahnya dalam sebuah bidang pekerjaan tertentu,
sebagai contoh supervisor produksi, supervisor sales,
supervisor toko, supervisor teller dan lain sebagainya.
PENGERTIAN SUPERVISOR MENURUT PARA AHLI

Ada beberapa pengertian supervisor menurut para ahli,


antara lain :

• Menurut Moekijat (1990), supervisor adalah seorang


anggota dari manajemen lini depan yang bertanggung jawab
atas pekerjaan dari kelompoknya kepada tingkatan
manajemen yang lebih tinggi.
• Pendapat Sarwoto (1993), dalam bukunya Dasar-Dasar
Organisasi Manajemen, supervisor adalah seseorang di
dalam suatu organisasi yang bertanggung jawab terhadap
kelompok kerjanya.
PERAN SUPERVISOR

• Sebagai Perencana Di satu sisi seorang


(Planning). supervisor bertanggung
jawab kepada manajemen
• Sebagai seorang perusahaan, dan di sisi lain
Manajer. juga bertanggung jawab
dalam pengembangan dan
kegiatan para staf di
• Sebagai seorang bawahnya agar berjalan
Pemimpin dan sesuai dengan visi dan misi
Pembimbing. perusahaan.
- Menerangkan job description kepada staf bawahan yang
menjadi tanggung jawabnya.
- Memberikan pengarahan / briefing rutin dengan baik
kepada staf di bawahnya.
- Mengatur dan mengawasi pekerjaan para staf bawahannya
- Memberikan laporan dan pembaruan aktivitas kepada
manajemen
- Membantu tim bawahan memahami target dan sasaran
kinerja.
- Melatih atau memastikan bahwa pekerja dilatih dengan
baik sesuai tugasnya
- Menjadwalkan jam kerja dan shift.

--------TUGAS
SUPERVISOR-----------
WEWENANG SUPERVISOR

• Jabatan sebagai seorang supervisor mempunyai


beberapa wewenang, yaitu sebagai berikut :
• Berwenang untuk menghentikan sebuah
kegiatan/tugas yang dinilai kurang bermanfaat.
Memberikan penilaian terhadap kinerja yang
dilakukan oleh staf di bawahnya, baik diminta
ataupun tidak. Sekaligus melakukan evaluasi
serta pengamatan guna perbaikan yang
dianggap perlu.
• Memberikan penghargaan atau apresiasi
kepada staf di bawahnya yang sudah
berprestasi dalam perusahaan.
- Planning
(Merencanakan)
- Staffing
(Menempatkan)
Tanggung - Organizing
jawab (Mengatur)
Supervisor - Directing
(Mengarahkan)
- Controlling
(Mengawasi).
MENURUT (AARON QUINN SARTAIN, THE
SUPERVISOR AND THE JOB, 1965: 4-7 )
• SUPERVISOR SANGAT DIPERLUKAN
Tugas supervisor berkembang dari kesadaran bahwa kita
harus mencapai tujuan dengan efisien dan efektif.
• Pertama, harus ada tujuan bersama bahwa anggota
kelompok dikomunikasikan untuk diperjuangkan.
• Kedua, ketika ini telah selesai, kita segera menjadi
sadar bahwa arah diperlukan untuk menyalurkan
upaya individu yang beragam dan sering tidak
terorganisir.
• Ketiga, dari kesadaran ini, dan untuk memenuhi
kebutuhan ini, mengelola yang kami bedakan sebagai
proses merancang dan mengoperasikan lingkungan di
mana orang-orang.
FUNGSI SUPERVISOR

• Perencanaan (Planning).
• Pengorganisasian
(Organizing)
• Mengarahkan (Directing)
• Mengontrol (Controlling)
MENURUT( JOHN WILLEY AND SONS,
ELEMENTS OF SUPERVISION 1957: 1-4 )
Undang-undang Hubungan Manajemen Tenaga Kerja
Nartional secara substansial mendefinisikan Supervisor
sebagai individu mana pun yang memiliki wewenang, demi
kepentingan pemberi kerja, untuk merekrut, mentransfer,
menangguhkan pemutusan hubungan kerja, mengingat,
mempromosikan, memberhentikan, menugaskan, memberi
imbalan, atau mendisiplinkan karyawan lain, atau memiliki
tanggung jawab untuk mengarahkan mereka, atau untuk
menyesuaikan keluhan mereka, atau secara efektif untuk
merekomendasikan tindakan semacam itu, jika sehubungan
dengan hal tersebut di atas, pelaksanaan wewenang semacam
itu bukan sekadar rutinitas.
TUGAS SUPERVISOR

Tugas Supervisor Dasar. Pada dasarnya, tanggung


jawab supervisor dapat diklasifikasikan dalam tiga
judul utama: Perencanaan, Pengorganisasian, dan
Pelaksana atau Operasi.
- Perencanaan adalah menetapkan tujuan, meramalkan kondisi
masa depan, dan menentukan tindakan
- Mengorganisir berarti bahwa penyelia menjalin hubungan
antara anak buahnya secara teratur dan mengumpulkan bahan
dan peralatan.
- Pelaksana atau operasi berarti melaksanakan rencana dalam
kerangka organisasi dan tujuan perusahaan yang sudah
mapan. Fase pelaksana pekerjaan Supervisor biasanya
disebut supervisi.
Tanggung jawab Supervisor
terbagi dalam tiga
klasifikasi besar:
• - Mereka yang tidak
TANGGUNG dapat didelegasikan
sebagai peran.
JAWAB
• - Yang bisa didelegasikan
SUPERVISOR kepada orang lain,
asalkan wewenang yang
memadai juga diberikan
kepada bawahan.
• - Yang dapat dibagikan
sebagian dengan orang
lain.
MENURUT ( LESTER R BITTEL, IMPROVING
SUPERVISIORY PERFORMANCE. 1976: 12-21)

Peran Manajemen dan Supervisor.


• Orang yang dipekerjakan oleh suatu perusahaan untuk
memastikan bahwa nilai outputnya akan sama atau
melebihi nilai inputnya disebut manger, apakah mereka
bekerja untuk mencari untung atau bisnis nirlaba,
memiliki penugasan utama yang sama. Dengan kata
lain, pekerjaan manajer dan pekerjaan supervisor adalah
meminimalkan pemborosan. Supervisior yang
mencapai hasil yang diinginkan dengan paling sedikit
pemborosan input dinilai paling efisien.
INPUT

Pertama, seorang Kedua, sifat input yang


tersedia untuk Supervisor
supervisor tidak memilih individu dalam skala yang
input yang akan jauh lebih kecil daripada
yang tersedia untuk
digunakan. Sebagian perusahaan secara
besar input sudah ada keseluruhan. Waktu, bagi
saat Supervisor melapor seorang Supervisor, mungkin
merupakan faktor pembatas
untuk bekerja. dalam pemanfaatan sumber
daya sama besarnya dengan
bagi para eksekutif di depan
kantor.
OUTPUT

Pertama, seorang Kedua, target laba


pengawas tidak menetapkan jarang diberikan kepada
target keluarannya sendiri. Supervisor.
FUNGSI SUPERVISOR

- Planning(Perencanaan) dan Organizing(Pengorganisasian)


- Directing( Pengarahan) dan Coordinating (Koordinasi)
- Controlling(PEngawasan) dan Evaluating ( Evaluasi)
Banyak hal bergantung pada seberapa baik Supervisor
mengoordinasikan tindakan individu yang dipekerjakan dan
digabungkan baik di dalam organisasi maupun dengan
organisasi lain. Akhirnya, Supervisor harus mengendalikan
(atau memperbaiki) tindakan yang menjadi tanggung jawab
mereka, berdasarkan evaluasi mereka apakah tindakan ini
telah mencapai hasil (atau ouput) yang direncanakan
dengan benar.
TEMPAT SUPERVISOR

Seperti yang mungkin telah Anda amati, semua istilah


ini muncul dari pemikiran atau tindakan yang terjadi dalam
fase "merencanakan dan mengatur" dan "mengendalikan
dan mengevaluasi" siklus manegerial. Namun, struktur
organisasi yang memetakan wewenang, tanggung jawab,
dan akuntabilitas pengawas.
Authority, berarti hak untuk bertindak. Supervisor,
seperti manajer mana pun, memiliki hak untuk bertindak
diam-diam dalam hal, masalah, situasi, atau hasil yang
menjadi tanggung jawab mereka.