Anda di halaman 1dari 5

Adaptasi hewan

1. Pengertian
Adaptasi Morfologi
Adapatasi morfologi
adalah suatu
penyesuaian makhluk
hidup terhadap
lingkungannya
berkaitan dengan
bentuk dan struktur
organ tubuh yang
tampak dari luar dan
mudah diamati,
sehingga adaptasi
tersebut paling
mudah dikenal dan
ditemukan.
Adaptasi pencernaan pada hewan herbivora
Hewan memiliki
enzim selulase
herbivora di dalam
saluran
pencernaannya.
Enzim ini berfungsi
untuk mencerna
selulose yang
menyusun dinding
sel tumbuhan.
Dengan enzim ini
maka hewan
herbivora menjadi
lebih mudah
mencerna
makanannya.
Adaptasi pada cacing teredo navalis
Cacing Teredo
navalis adalah cacing
yang biasa hidup
pada kayu galangan
kapal, kayu tiang-
tiang pelabuhan.
Cacing ini memakan
kayu tersebut.
Ternyata di dalam
saluran
pencernaannya
terhadap enzim
selulase yang
membantunya
mencerna makanan
yang berupa kayu
Adaptasi pada pencernaan manusia
Di cuaca panas, lambung dapat lebih
cepat menyerna makanan di bantu
dengan hawa panas.dan pada
Lambung, Ia menyimpan makanan
sambil mencerna dan meremasnya,
mengubahnya menjadi sup kental.
Dalam bentuk setengah cair ini,
makanan dapat diproses oleh enzim.
Kelenjar gastrik yang tertempel di
dinding lambung mengeluarkan getah
lambung, kombinasi dari asam
hidroklorik dan dua enzim: renin dan
pepsin. Renin khusus untuk mencerna
protein di dalam susu; pepsin, untuk
menghidrolisis beberapa protein
hewani dan nabati. Makanan
setengah cair ini disebut bolus atau
chyme. Ia dilepaskan sedikit demi
sedikit ke bagian atas usus halus.
Adaptasi ikan tarhadap salinitas

 Ikan air tawar adalah
ikan yang menghabiskan
sebagian atau seluruh
hidupnya di air tawar, seperti
sungai dan danau, dengan
salinitas kurang dari 0,05%.
Dalam banyak hal,
lingkungan air tawar berbeda
dengan lingkungan perairan
laut, dan yang paling
membedakan adalah tingkat
salinitasnya. Untuk bertahan
di air tawar, ikan