Anda di halaman 1dari 22

PRINSIP MANAJEMEN

PROYEK

Dosen :
Manajemen Proyek Perangkat
Lunak
 Bagian yang penting dalam pembangunan
perangkat luak.
• Mampu menentukan apakah proyek berjalan dengan
baik atau tidak.
 Mengatur 4 hal (4P) :
• Personel
• Produk
• Problem
• Proses
 Personel merupakan hal yang paling penting.
4P
 Personal
• Elemen yang paling penting untuk kesuksesan sebuah
proyek
 Produk
• software yang dibangun
 Proses
• Himpunan dari framework aktivitas dan tugas teknik
software untuk mendapatkan job yang dikerjakan.
 Proyek
• Semua pekerjaan yang dibutuhkan untuk membuat
produk realita
Kategori Personel (1)
 Manajer Senior
• Yang menentukan usaha yang dikerjakan,
dan pemegang keputusan dalam proyek.
 Manajer proyek (teknis) –pemimpin
proyek
• Yang membuat rencana, memotivasi,
mengatur dan mengendalikan praktisi yg
mengerjakan PL
Kategori Personel (2)
 Praktisi
• Yang mengerjakan PL.
 Klien
• Yang menentukan kebutuhan PL dan
• pihak lain yang berkaitan dengan hasil produk
 Pengguna PL
• Yang berinteraksi langsung dengan PL yang
dibangun
Pemimpin Tim (1)
 Manager proyek.
 Seorang pemimpin tim diharuskan
mempunyai ketrampilan yang cukup.
 Kemampuan yang dibutuhkan dalam
kepemimpinan :
• Mampu memotivasi
• Mampu berorganisasi
• Mampu mendorong keluarnya ide-ide baru.
Pemimpin Tim (2)
• Mencari penyelesaian masalah
• Mampu menjadi manager.
• Mampu menghargai kerja
• Mmpu mengenali tim
Tim Perangkat Lunak
(Software Team)

 pilihan pembagian tugas yang bisa diterapkan untuk


tim perangkat lunak, yang terdiri dari n personel
yang bekerja selama k tahun:
• n personel ditugaskan untuk sejumlah m tugas yang berbeda
dengan sedikit tugas gabungan  koordinasi adalah tugas dari
manajer yang mungkin saja punya 6 proyek lainnya.
• n personel di tugaskan untuk sejumlah m tugas yang berbeda
dengan m < n sehingga terbentuk tim informal. Pemimpin tim
khusus perlu ada koordinasi antar tim adalah tanggung jawab
manajer
• n personel dibagi menjadi sejumlah t tim. Tiap tim ditugaskan
mengerjakan satu atau lebih tugas.
Tiap tugas mempunyai struktur yang ditentukan sebelumnya bagi
semua tim  koordinasi dikendalikan oleh tim dan manager.
Dasar-Dasar Organisasional (1)
 Elemen Organisasi terdiri dari beberapa
yaitu :
• orang,
• Tujuan
• Posisi
• Pekerjaan
• Teknologi
• Struktur
• Lingkungan luar
Dasar-Dasar Organisasional (2)
 Prinsip - prinsip yang ada dalam organisasi meliputi :
• Tujuan organisasi yang jelas
• Tugas yang dilakukan harus jelas
• Pembagian tugas yang adil
• Penempatan posisi yang tepat
• Adanya koordinasi dan integrasi
 Manajemen dalam organisasi terdiri dari tiga tingkatan
pembuat keputusan manajemen yaitu
• manajemen tingkat bawah (operasional),
• manajemen tingkat menengah (perencanaan dan kontrol
manajerial) dan
• manajemen tingkat atas (strategik).
Dasar-Dasar Organisasional (3)
 Manajemen tingkat bawah (operasional)
• Manajer operasional membuat keputusan berdasarkan
aturan-aturan yang telah ditetapkan sebelumnya dan
menghasilkan hal-hal yang dapat diprediksikan bila
diterapkan dengan benar.
• Manajer operasi adalah pembuat keputusan yang
pekerjaannya lebih jelas sehingga dapat mempengaruhi
implementasi dalam jadwal kerja, kontrol inventaris,
penerimaan, dan pengontrolan proses-proses seperti
produksi.
• Manajer operasi membutuhkan informasi internal yang
repetitif, dan sangat tergantung pada informasi yang memuat
tentang kinerja terbaru dan merupakan pengguna on-line
terbesar, sumberdaya-sumberdaya informasi real-time
Dasar-Dasar Organisasional (4)
 Manajemen tingkat menengah
(perencanaan dan kontrol manajerial)
• Manajer tingkat menengah membuat :
• perencanaan jangka pendek
• mengontrol keputusan-keputusan tentang bagaimana sumberdaya bisa
dialokasikan dengan baik untuk memenuhi tujuan-tujuan organisasional,
• meramalkan kebutuhan-kebutuhan sumberdaya dimasa datang untuk
meminimalkan problem-problem pegawai yang dapat membahayakan
produktivitas.
• Manajer tingkat menengah sangat tergantung pada :
• informasi internal dan
• membutuhkan sangat besar informasi real- time agar dapat melakukan
pengontrolan dengan tepat dan
• informasi terbaru atas kinerja yang diukur sesuai standar.
Dasar-Dasar Organisasional (5)
 Manajemen tingkat atas (strategik)
• Manajer strategik membuat keputusan-keputusan yang akan
membimbing manajer operasional dan manajer tingkat menengah.
• Manajer strategik bekerja di lingkungan pembuat keputusan yang
sangat tidak pasti.
Membutuhkan informasi yang bersifat strategis, karena tugas
kesehariannya adalah pengarahan dan perencanaan.
• Informasi yang strategis diperlukan untuk menilai tingkat keberhasilan
organisasi menjalankan tugas dan tujuan organisasi.
• Membutuhkan informasi internal (agar bisa beradaptasi dengan
perubahan-perubahan yang terjadi dengan cepat) dan informasi
eksternal (untuk mengetahui peraturan pemerintah,kebijakan
perekonomian, kondisi pasar dan strategi perusahaan-perusahaan
pesaing).
Dasar-Dasar Organisasional (6)
 Cara manajemen, jumlah personel, tingkat
kemampuan para personel dan masalah-
masalah yang dihadapi tim menentukan
bentuk struktur organisasi yang bisa
diterapkan.
• Democratic Decentralized (DD)
• Controlled decentralized (CD)
• Controlled Centralized (CC)
Bentuk Struktur Organisasi :
 Democratic Decentralized (DD) :
• Tidak ada pemimpin yang permanen,
• koordinator ditunjuk untuk jangka waktu yang pendek,
• keputusan diambilberdasarkan konsensus bersama,
• komunikasi horizontal antar anggota tim(posisi sejajar
semua) cocok untuk masalah yang sulit/rumit,
• cocok untuk proyek besar,
• tim cenderung awet dan bertahan lama,
• pekerjaan memuaskan,
• cocok untuk masalah yang modularitasnya rendah,
• perlu banyak waktu untuk menyelesaikan proyek,
Bentuk Struktur Organisasi :
 Controlled decentralized (CD) :
• Pemimpin tim ditentukan,
• ada wakil pemimpin dan mereka berbagi tugas,
• penyelesaian masalah adalah tugas tim dan implementasinya dibagi
di antara beberapa sub-tim oleh pemimpin,
• komunikasi horisontal di antara sub-tim dan di antara personel,
• komunikasi vertikal berdasarkan struktur hirarki sentralisasi untuk
penyelesaian masalah,
• cocok untuk masalah yang sederhana,
• cukup cocok untuk proyek besar,
• masalah dengan modularitas tinggi,
• Menghasilkan sedikit kesalahan
Bentuk Struktur Organisasi :
 Controlled Centralized (CC):
• penyelesaian masalah dikerjakan oleh pemimpin,
• pemimpin melakukan koordinasi internal tim,
• komunikasi lebih banyak vertikal antara pemimpin dan
anggota tim cocok untuk masalah yang sederhana,
• melakukan penyelesaian,
• masalah lebih cepat,
• masalah dengan modularitas tinggi,
• menghasilkan sedikit kesalahan
Proyek Perangkat Lunak
 Faktor yang mempengaruhi hasil akhir :
• Ukuran
• Deadline penyerahan
• budgets dan biaya
• Domain aplikasi
• Teknologi yang digunakan untuk implementasi
• Batasan-batasan Sistem
• Kebutuhan user
• Resources yang tersedia
Manajemen Proyek
Berhubungan dengan :
Kualitas produk?
Perkiraan resiko?
pengukuran?
Estimasi biaya?
project scheduling?
Komunikasi costumer?
staffing?
Resources yang lain?
Pengawasan proyek?
Mengapa Proyek Gagal ?
• Deadline yang tidak realistis yang tidak dapat dipungkiri
• Perubahan kebutuhan customer
• Kejujuran yang rendah dari usaha
• Resiko yang diprediksi dan/atau yang tidak diprediksi
• Teknik yang sulit
• Miscommunication antara staff royek
• Kesalahan dalam manajemen proyek
Definisi Permasalahan
 menetapkan scope
• Sebuah naratif dari batasan masalah problem
 Dekomposisi
• Penetapan pembagian fungsional
Penggabungan Masalah dan
Proses