Anda di halaman 1dari 25

VENTILASI MEKANIK DASAR

OLEH
HIPERCCI SUMBAR
SEJARAH VENTILATOR

* Thn 1950 Ventilator mempunyai andil


sangat besar
* Nafas buatan sebelumnya adalah Ventilasi
secara manual (Baging)
* Saat epidemiologi Polio di Denmark
(1955), pada saat itu Mahasiswa
Kedokteran melakukan Manual Bagging selama 8
Jam
* Dengan menggunakan Vent Mekanik
mortalitas Poliomyelitis turun dari 80% -
40% di Unit Terapi Intensif
PENGERTIAN
Alat bantu mekanis untuk membantu
otot-otot pernafasan dan membantu
meningkatkan pertukaran gas
(Michael.J.Apostolakos,2001)

Alat pernafasan bertekanan negatif


atau positif yang dapat
mempertahankan ventilasi dan
pemberian oksigen dalam waktu yang
lama (Brunner & Suddart,1996)
cont...

 suatu alat yang mampu membantu


(sebagian) atau mengambil alih
(seluruh) fungsi pertukaran gas paru
untuk mempertahankan hidup.
PENTING

1. SIFAT VENTILATOR
Adalah : Menggantikan fungsi
paru dalam hal ventilasi

2. VENTILASI
Adalah : Proses masuk dan
keluarnya udara dari paru-paru
cont..

3. Tidal Volume (VT)


adalah: Jumlah udara yang masuk
dalam 1X inspirasi dan jumlah udara
yang keluar dalam 1 X ekspirasi.
TV = 6-10 cc/KgBB
4. Jumlah VTE dan VTI pada umumnya
selalu sama apabila tidak ada
kebocoran
5. Menit Volume
adalah: Tidal Volume yang terjadi selama
1 menit.
MV = TV X RR
Indikasi Ventilator

• Gangguan Ventilasi Paru :


- Disfungsi otot nafas=> Kelahan otot
nafas, penyakit neuromusculer (GBS,
Myastenia)
- Peningkatan Tahanan jalan nafas
(PPOK, Asthma Bronchiale)
- Gangguan kendali nafas (intoxikasi
obat/overdosis, trauma capitis)
cont...

• Gangguan Oksigenasi :
- Hipoxik hipoksia=>disebabkan oksigen
yang masuk kurang, mis: menghirup
CO2 pada kebakaran, pneumonia,
contusio paru
- Anemia Hipoksia => pada Perdarahan
hebat dimana belum ada tindakan
tranfusi
indikasi lain

• Pemberian sedasi berat / obat pelumpuh


otot
• Mencegah atelektasis
• Anestesia pre operasi
Ventilator bisa berfungsi :

• Listrik
• Oksigen
• Udara tekan (airbar)
CARA KERJA VENTILATOR

• PRINSIP KERJANYA (utama)


1. Volume Udara
2. Presure Udara
3. Gabungan Volume dan Presure
Dalam rangka penerapan prinsip kerjanya,
ventilator memiliki pengaturan tersendiri
yang disebut dengan MODE ventilator dan
SETTING ventilator.
MODE VENTILATOR
TARGETNYA :
1. VOLUME
Volume Control (VC), Controled Minute Ventilation
(CMV), Sincronized intermitten mandatory ventilation
(Simv).
2. PRESURE
Tergantung pada besarnya tekanan udara
inspirasi/inspirasi presure limit (IPL)
Modenya: Presure Control (PC), Presure Support (PS),
BIPAP Asb, PCV, SPONT
3, GABUNGAN
Mode ini tergantung TV, MV, dan IPL, karena bersifat
gabungan maka modenya => SIMV-PS, dll.
MODE VENTILATOR BERDASARKAN
ASPEK KETERGANTUNGANNYA

Dibagi 2 bagian besar


1. Control (VC, PC, CMV dll)
2. ASSIST (SIMV,PS,CPAP,SPONT,NIV)
MODE VENTILATOR DITENTUKAN OLEH

• Apakah TV atau MV terpenuhi


• Apakah pasien tampak nyaman WOB tidak
meningkat
• Apakah dengan Mode tekanan TV/MV dapat
dihasilkan dalam jumlah yang adequat
• Apakah RR dalam batas yang diharapkan
• Apakah SatO2 dan nilai AGD ada perbaikan
• Apakah kebutuhan pasien dapat terpenuhi
dengan Control atau Assist.
VOLUME CONTROL
• RR, TV, MV secara total diberikan
kepada pasien.
• Pasien tidak diberi kesempatan untuk
nafas spontan
• Triger di Off kan / Negatif
• Apabila terjadi Fighting beri
sedasi+muscle relaxan
Yang disetting dalam VC
• Tidal Volume TV 6 - 10 ml/KgBB
• RR 10 - 20 x /menit
• PEEP 5 - 20 Cm H2O, kalau terlalu tinggi akan
terjadi Barotrauma
• Triger -3, -2,. -1, 0
• FiO2 100 %
• Alarm Lower MV<100ml/KgBB
• Alarm Upper MV>100ml/KgBB
PRESURE CONTROL
• Jika VC sasarannya TV atau MV secara
langsung, maka PC memberi TV dan MV
melalui pemberian tekanan inspirasi dan
RR
• Volume Control => TV tetap, tapi Tekanan
dapat berubah
• Presure Control => Tekanan tetap, tapi
Tidal Volume bisa berubah.
Yang disetting dalam PRESURE
CONTROL
• Upper Presure Limit 30 - 35 CmH2O
• Presure support 6 - 20 CmH2O (harus
selalu diatas PEEP)
• RR
• Triger
• PEEP
• FiO2 21% - 100%
• Alarm
SINCRONIZED INTERMITTEN
MANDATORY VENTILATION (SIMV)
• Jika VC adalah bantuan penuh, maka SIMV
adalah bantuan sebagian.
• Sifatnya adalah Volume, tetapi dapat
dikombinasikan tekanan bantuan atau PS
• MODE hampir sama dengan VC tetapi TRIGER
nya dibuat sensitif
• MODE ini memberi kenyamanan kepada pasien
dengan kekuatan Inspirasi yang melemah
• yang disetting : TV, MV, RR, Triger, IPL, PEEP,
FiO2 dan Alarm batas atas/bawah dan Presure
Limit
MODE PRESURE SUPPORT
• Jika PC bantuannya Penuh, maka PS
adalah Asist dengan target Tekanan
• RR tidak perlu diatur, karena pasien sudah
bisa mengatur nafasnya sendiri
• yang disetting: IPL,PEEP,Triger, FiO2,
Alarm batas atas/bawah
• Jika IPL sudah dapat diturunkan
mendekati 6 CmH2O dan TV/MV sudah
optimal, maka siap-siap untuk Weaning ke
MODE CPAP
MODE CPAP

• Pasien bernafas spontan, komplain


paru adequat
• Settingan hanya PEEP dan FiO2
• Siap-siap untuk Ekstubasi
KESIMPULAN
• VENTILATOR ADALAH SALAH SATU ALAT
BANTU PERNAFASAN YANG CANGGIH,
KARENA ITU WAJIB UNTUK DIMENGERTI
OLEH PERAWAT ICU/HCU

• PERLU MONITORING KETAT OLEH TENAGA


PERAWAT YANG AHLI DAN KOMPETEN
SERTA TERSERTIFIKASI

• UP DATE ILMU VENTILATOR WAJIB


DILAKSANAKAN
VENTILATOR
• ALAT KEHIDUPAN ATAU ALAT
PEMBUNUH =>PILIHAN

• OPERASIKAN SECARA BENAR