Anda di halaman 1dari 34

PELATIHAN KADER

MOTIVATOR ASI
Payudara besar/kecil memiliki jaringan kelenjar dlm
jumlah yang sama keduanya mampu
menghasilkan banyak ASI
PROLAKTIN
Rangsangan
Rangsangan Sensoris
Sensoris dari
Disekresi SETELAH menyusui (indra sentuhan)
puting
Untuk menghasilkan ASI BERIKUTnya dari puting

Prolactin
dalam
darah

Prolactin lebih
banyak disekresi
pada malam hari

Bayi menyusu
Menekan Ovulasi

3/2
BAGAIMANA CARA MENJAGA
PERSEDIAAN ASI?
HORMON CINTA

Oksitosin - membuat ASI mengalir untuk minum SAAT ini


- membuat rahim ibu berkontraksi sesudah persalinan
REFLEKS OKSITOSIN

CEMAS
Membayangkan STRES
bayi dengan RASA SAKIT
kasih sayang RAGU
Suara bayi
Melihat bayi

KEPERCAYAAN DIRI

Yang MENGGANGGU
Yang MEMBANTU refleks refleks

3/4
TANDA & SENSASI REFLEK OKSITOSIN AKTIF

• Sensasi diperas atau gelenyar di dalam payudara


• ASI mengalir dari payudara saat ibu memikirkan bayinya atau saat
mendengar bayinya menangis
• ASI menetes pada payudaranya dalam semburan yang halus,jk bayi
melepas payudara selama menyusui
• Adanya nyeri yang berasal dari kontraksi rahim, kadang diiringi keluarnya
darah selama menyusui di minggu pertama
• Isapan yang lambat dalam dan tegukan oleh bayi
• Rasa haus
ZAT PENGHAMBAT (INHIBITOR) DALAM ASI

Jika payudara tetap


penuh ASI, Produksi
ASI berhenti

3/5
Kadang-kadang satu payudara berhenti menghasilkan ASI, sementara payudara
satunya terus menghasilkan ASI

• Ada suatu zat di dalam ASI yang dapat mengurangi atau mencegah
produksi ASI
• Bila bayi berhenti menyusu pada satu payudara, payudara tersebut
berhenti menghasilkan ASI
• Agar satu payudara terus menghasilkan ASI, maka ASI yang ada di dalam
harus dikeluarkan
• Bila bayi tidak dapat menyusu, ASI harus dikeluarkan dengan pemerahan
POSISI MENYUSUI

empat butir kunci posisi menyusui:


1. Kepala dan badan bayi berada dalam satu garis
lurus.
2. Ibu mendekap badan bayi dekat dengan
tubuhnya.
3. Ibu menopang seluruh badan bayi, dan bukan
hanya kepala atau bahu bayi.
4. Wajah bayi menghadap payudara, dengan
hidung menghadap puting.
GERAKAN MENYUSUI

3/6
GERAKAN MENYUSUI

3/7
Perbedaan apa yang anda lihat?

1 2

3/8
PELEKATAN BAYI
• TAMPAK LEBIH BANYAK AREOLA DIATAS BIBIR
• MULUT BAYI TERBUKA LEBAR
• BIBIR BAWAH TERPUTAR KELUAR
• DAGU BAYI MENEMPEL PADA PAYUDARA
Perbedaan apa yang anda lihat?

1 2

3/9
PELEKATAN YANG BAIK
PELEKATAN YANG TIDAK BENAR
AKIBAT DARI PELEKATAN YANG TIDAK BAIK

Sakit dan luka pada puting Nyeri, puting susu luka, lecet

ASI tidak dikeluarkan dengan efektif Pembendungan

Bayi tidak puas, seperti ingin menyusu


lebih banyak dan lebih lama

Sepertinya persediaan ASI kurang

bayi jadi Frustasi lalu menolak


menyusu.

Payudara kurang memproduksi ASI

Berat Badan Bayi tidak naik.


SEBAB SEBAB PERLEKATAN TIDAK BAIK

Menggunakan dot/botol Sebelum pengalaman menyusu terbentuk

Untuk pemberian cairan suplemen

Ibu tidak pengalaman Bayi pertama


Sebelumnya juga memberikan makanan
Bayinya dengan dot/botol

Bayi kecil/lemah
Kesulitan fungsional Puting dan sekitarnya kurang lentur
Payudara bengkak
Terlambat mulai menyusui

Kurang bantuan secara tradisional


dan kurang mendapat dukungan
dari masyarakat
Kurang dukungan terlatih
Tenaga kesehatan belum mendapat
pelatihan untuk menolong

3/11
Refleks mencari puting (rooting reflex)

Bila sesuatu menyentuh


bibirnya, bayi membuka
mulutnya dan lidahnya
turun
Ketrampilan
Refleks mengisap
Ibu belajar Bila sesuatu menyentuh
Memposisikan langit-langinya, bayi
Bayi mengisap

Bayi belajar
Untuk menyusu

Refleks menelan
Bila mulut penuh ASI,
Bayi akan menelan

3/12
BERBAGAI POSISI MENYUSUI
• Posisi biasa (credle hold )posisi yang paling
umum
• Posisi Menyilang— berguna bagi bayi yang
baru lahir dan bayi kecil dan lemah, atau bayi
apapun dengan kesulitan melakukan
pelekatan
• Posisi menyilang bayi kembar
• Posisi Berbaring Menyamping /Sidelying
• Posisi Di bawah lengan.
1. Cradle hold (Posisi yg paling )
sering )(umum)
2. Posisi cross crade
kepala bayi dipegang tangan bisa
menyilang
3.Posisi menyilang bayi kembar
(dobel cradle hold )
4. Posisi Berbaring Menyamping
(sidelying )
5 .Posisi Di bawah lengan.
Football /cluth
Menyusui bayi kembar
cris cross
Cara membantu ibu mengatur
posisi bayinya
• Beri salam kepada ibu dan tanyakan
bagaimana menyusuinya.
• Nilailah kegiatan menyusuinya.
• Jelaskan apa yang mungkin bisa membantu,
dan tanyakan apakah ia menghendaki kita
menunjukkannya.
• Pastikan ibu merasa nyaman dan rileks.
• Duduklah dalam posisi nyaman dan sopan
• Jelaskan cara memegang bayinya, dan tunjukkan
kepadanya menggunakan boneka.
Empat butir penting dalam memegang bayi adalah:
- kepala dan badan bayi lurus;
- tubuh bayi dekat dengan tubuh ibu
- menopang seluruh tubuh bayi
- wajah bayi menghadap payudara ibu dan hidungnya
berhadapan dengan puting;
• Tunjukkan kepada ibu cara menyangga
payudaranya:
- jari-jari diletakkan pada dinding dada di bawah
payudara;
- jari telunjuk menyangga payudara;
- ibu jari di atas payudara;
-Jari-jari ibu tidak boleh terlalu dekat dengan
puting.
• Jelaskan atau tunjukkan cara membantu bayi
melekat:
- sentuh bibir bayi dengan putingnya;
- tunggu sampai mulut bayi terbuka lebar;
- gerakkan bayi ke payudara dengan cepat,
arahkan bibir bawahnya ke bawah puting
• Perhatikan respon ibu dan tanyakan
bagaimana rasanya menyusui sekarang.
• Carilah tanda-tanda pelekatan yang baik.
• Bila pelekatan tidak bagus, coba lagi.
• Tunjukkan pada ibu cara menngendong bayi
dengan posisi lain yang mungkin lebih mudah
dan nyaman