Anda di halaman 1dari 6

ANALISA MEKANISME PENGHITUNGAN,

PEMOTONGAN, PENYETORAN, DAN PELAPORAN


PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 PADA PT. BINA
SWADAYA KONSULTAN TAHUN 2016

HANDY SURYANTA 201670002


AZHRA GEOVALDI 201670041
DANIEL GUNAWAN 201570010
FENOMENA
PT Bina Swadaya mempunyai kewajiban untuk melakukan perhitungan, pemotongan, penyetoran, &
pelaporan PPh sesuai peraturan pajak yang berlaku, salah satunya PPh pasal 21. Atas pelaksanaan
kewajiban tersebut, peneliti ingin mengetahui bagaimana prosedur perusahaan untuk melakukan
perhitungan, pemotongan, penyetoran, & pelaporan PPh sesuai peraturan pajak yang berlaku sehingga
peneliti mengambil judul “ANALISA PERHITUNGAN, PEMOTONGAN, PENYETORAN, &
PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 PADA PT BINA SWADAYA KONSULTAN
TAHUN 2016”
MASALAH PENELITIAN

• Dalam sistem perhitungan, penyetoran, & pelaporan PPh 21 pastinya terdapat kelemahan
dalam pelaksanaannya sehingga untuk menutupinya digunakan sistem pemotongan pajak
melalui pihak ketiga yang dinamakan withholding system. Akan tetapi dengan adanya self
assessment system membuat WP OP & Badan mendapatkan kewenangan untuk melakukan
sendiri perhitungan, penyetoran, & pelaporan PPh 21 kepada DJP. Hal ini bisa menjadi
masalah karena bisa saja perusahaan melakukan tindakan fraud untuk menghindari
pembayaran pajak.
TUJUAN PENELITIAN
• Untuk mengetahui mekanisme perhitungan, pemotongan, penyetoran, &
pelaporan PPh Pasal 21 pada PT Bina Swadaya Konsultan sudah sesuai
dengan UU Perpajakan yang berlaku.
MANFAAT PENELITIAN
• Untuk menyelesaikan masalah atau kasus perpajakan di Indonesia terkait PPh
21 dengan cara yang benar & legal sehingga perusahaan dapat melakukan
kewajiban perpajakannya sesuai peraturan pajak yang berlaku & dapat
terhindar dari sanksi pajak yang merugikan perusahaan.
JENIS PENELITIAN
Data yang digunakan adalah data kualitatif yaitu data yang tidak dapat diukur
dalam suatu angka (numerik) atau dalam bentuk uraian.