Anda di halaman 1dari 8

ANALISA EKONOMI DAN

FINANSIAL TRANSPORTASI
ANALISIS EKONOMI BAGI PROYEK TRANSPORTASI

Tujuan pokok analisis ekonomi proyek transportasi adalah menghitung


biaya dan manfaat ekonomis proyek transportasi dilihat dari sudut negara
sebagai keseluruhan, untuk menentukan apakah manfaat nettonya paling
sedikit sama dengan manfaat netto yang dapat diperoleh dari
kesempatan-kesempatan investasi marginal lamnya.
Dalam analisis ini yang penting diperhatikan adalah hasil total atau
keuntungan yang diperoleh dari semua sumber yang dipakai dalam proyek
untuk masyarakat atau perekonomian sebagai keseluruhan, tanpa melihat
siapa yang menyediakan sumber-sumber tersebut.
Hal ini disebut " THE SOCIAL RETURN atau THE EKONOMIC RETURN "
bagi proyek.
ANALISIS KEUANGAN DALAM TRANSPORTASI

Analisis finansial (keuangan) dalam transportasi dilihat dari sudut badan


atau orang yang menanamkan modalnya dalam proyek transportasi atau
yang berkepentingan langsung dalam proyek tersebut.
Tujuan analisis finansial (keuangan) adalah menentukan apakah
perusahaan (The Enterprise) secara finansial akan dapat hidup, artinya
akan dapat memenuhi kewajiban finansialnya, menghasilkan laba yang
pantas (reasonable) bagi modal yang diinvestasikan dan dalam kasus-
kasus tertentu hasilnya dapat memberi sumbangan kepada biaya investasi
untuk waktu-waktu yang akan datang.
Dalam analisa finansial perhatian diarahkan pada biaya dan hasil.
(revenues) perusahaan yang bertanggung jawab atas proyek
ANALISIS EKONOMI BAGI PROYEK TRANSPORTASI

Tujuan analisis proyek adalah untuk memperbaiki penilaian investasi.


Karena sumber-sumber yang tersedia bagi pembangunan terbatas, maka
perlu diadakan pemilihan antara berbagai macam proyek. Kesalahan dalam
pemilihan proyek dapat mengakibatkan pengorbanan sumber-sumber yang
langka. Bagi orang-orang yang menentukan kebijaksanaan (Policy Makers)
yang penting adalah mengarahkan penggunaan sumber-sumber yang
langka kepada proyek yang dapat memberikan hasil yang paling banyak
bagi perekonomian sebagai keseluruhan, artinya yang menghasilkan social
return atau economic return yang paling tinggi.
PROSES PENILAIAN PROYEK TRANSPORTASI

Penilaian proyek adalah suatu proses menganalisa keuntungan- keuntungan


yang mungkin didapatkan oleh sutau proyek dari segi ekonomi, sosial dan
lain bidang yang terkait sebelum proyek itu dijalankan.
Langkah-langkah dalam membuat suatu penilaian proyek :

MENENTUKAN KEBUTUHAN PENANAMAN MODAL

MEMPERSIAPKAN GARIS-GARIS BESAR PROYEK


UNTUK MELAKSANAKAN PENILAIAN PROYEK

PENGUMPULAN PERHITUNGAN DATA UNTUK PENILAIAN CONTOH


- DEFINISI TEHNIS
- ARUS LALU LINTAS/VOLUME FORECAST
- MODAL
- BIAYA OPERASI
- KEUNTUNGAN / PENGHEMATAN
- COST RECOVERY
ASPEK MANAJEMEN
Lanjutan

MEMPERSIAPKAN ANALISA PROYEK


- ANALISA SEKTOR
- ANALISA KEUANGAN (FINANSIAL)
- ANALISA SOSIAL
- ANALISA INSTITUSI
- ANALISA DAMPAK LINGKUNGAN
- ANALISA COST BENEFIT
 FINANSIAL NPV, MR & BC RATIO
• ECONOMIS NPV, IRR & BC RATIO
ANALISA SENSITIVITY
- ANALISA COST EFFECTIVENESS

MEMPERSIAPKAN LAPORAN PENILAIAN PROYEK DAN


REKOMENDASI
Marginal revenue adalah tingkat perubahan pendapatan total (total revenue)
berkaitan dengan jumlah yang terjual. ... Dalam ilmu ekonomi, marginal
revenue harus sama dengan marginal cost untuk mencapai laba yang
maksimal, atau MR = MC.

NPV merupakan selisih antara pengeluaran dan pemasukan yang telah


didiskon dengan menggunakan social opportunity cost of capital sebagai
diskon faktor, atau dengan kata lain merupakan arus kas yang diperkirakan
pada masa yang akan datang yang didiskonkan pada saat ini.

Internal Rate of Return (IRR) adalah metode peerhitungan investasi dengan


menghitung tingkat bunga yang menyamakan nilai sekarang investasi
dengan nilai sekarang dari penerimaan-penerimaan kas bersih dimasa
datang. ... Jika IRR lebih besar dari biaya modal, terima proyek tersebut.

B/C Ratio (Benefit Cost Ratio) adalah ukuran perbandingan antara


pendapatan dengan Total Biaya produksi (Cost = C). ... Perhitungan b/c
ratio ini dihitung dari tingkat suku bunga. Dalam batasan besaran nilai B/C
digunakan sebagai alat untuk mengetahui apakah suatu usaha
menguntungkan atau tidak menguntungkan.