Anda di halaman 1dari 26

PERAN BIDAN SEBAGAI PENGELOLA

PEMBIMBING
C A H Y AN I N G S E T Y O H U T O M O , S S T . , M . K E S .

G A T I K Y U D IS U D I A S T U T I 130159
H A L I M A H T U L S Y A ’ D IA H 130160
RIZQI KHOLIFATUN 130161
ANISA SUPRIYANTI 130162
RISKI KUSUMA WARDANI 130163
D E S I K U R N IA WA T I 130164
ASTRIPURWITA SARI 130165
NUR AZIZAH FENI A.P 130166
ULFA MAULIDAH 130167
INTEN PRATIWI 130168
RISKA OKTAVIANI S. 130169
LATAR BELAKANG
Mengembangkan pelayanan dasar kesehatan terutama pelayanan
kebidanan untuk individu, keluarga, kelompok, khusus dan masyarakat
diwilayah kerja dengan melibatkan masyarakat atau klien merupakan
bagian dari peran bidan sebagai pengelola yang bertujuan untuk
mewujudkan pelayanan kesehatan keluarga yang berkualitas, kemudian
berpartisipasi dalam tim untuk melaksanakan program kesehatan dan
sektor lain di wilayah kerjanya melalui peningkatan kemampuan dukun
bayi kader kesehatan daan tenaga kesehatan lain yang berada dibawah
bimbingan dalam wilayah kerjanya. Dalam rangka mengembangkan
pelayanan disekitar wilayah kerja diperlukan bidan yang memiliki
berbagai fungsi peran yaitu khususnya peran bidan sebagai pengelola.
TUJUAN
TUJUAN UMUM TUJUAN KHUSUS

1. Mahasiswa mengetahui peran


Agar mahasiswa mengetahui Bidan sebagai pengelola
2. mengetahui wewenang Bidan di
lebih luas tentang fungsi BPS

peran bidan sebagai 3. mengetahui hak dan kewajiban


Bidan di BPS
pengelola 4. mengetahui syarat Bidan di BPS
5. mengetahui pengelolaan KIA di
BPS
6. mengetahui prosedur pengelolaan
program kerja di BPS
7. mengetahui system pencatatan
dan pengelolaan di BPS
PERAN DAN FUNGSI BIDAN SEBAGAI PENGELOLA

Peran adalah perangkat tingkah laku yang diharapkan dan dimiliki


oleh orang yang berkedudukan dalam masyarakat(Tim Media pena,2002:
112)

Peran Bidan Sebagai Pengelola adalah Memimpin,


mengkoordinasikan unsur-unsur dan kegiatan praktek kebidanan untuk
meningkatkan kesehatan individu, keluarga, masyarakat didaereh yang
menjadi tanggung jawabnya. Bidan memberikan asuhan yang bermutu
tinggi, pendidikan kesehatan yang tanggap terhadap budaya dan pelayanan
menyeluruh dimasyarakat dalam rangka untuk meningkatkan kehidupan
keluarga yang sehat, perencanaan kehamilan dan kesiapan menjadi
orangtua.
Fungsi adalah kegunaan suatu hal, daya guna, jabatan (pekerjaan) yang
dilakukan, kerja bagian tubuh (Tim Media Pena,2002:117).

Fungsi bidan sebagai pengelola mencakup:

1. Mengembangkan konsep kegiatan pelayanan kebidanan bagi individu, keluarga,


kelompok masyarakat, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat
yang didukung oleh partisipasi masyarakat.

2. Menyusun rencana pelaksanaan pelayanan kebidanan di lingkungan unit kerjanya.

3. Memimpin koordinasi kegiatan pelayanan kebidanan.

4. Melakukan kerja sama serta komunikasi inter dan antarsektor yang terkait dengan
pelayanan kebidanan

5. Memimpin evaluasi hasil kegiatan tim atau unit pelayanan kebidanan

(InfoBidan, 2011).
SEBAGAI PENGELOLA BIDAN MEMILIKI 2 TUGAS

1
2
Pengembangan Pelayanan
Berpartisipasi Dalam Tim
Dasar Kesehatan
BIDAN SEBAGAI PENGELOLA BPS

Praktek pelayanan bidan perorangan (swasta),


merupakan penyedia layanan kesehatan, yang memiliki
kontribusi cukup besar dalam memberikan pelayanan kepada
masyarakat.
Penyebaran dan pendistribusian bidan yang
melaksanakan praktek perlu pengaturan agar terdapat
pemerataan akses pelayanan yang sedekat mungkin dengan
masyarakat yang membutuhkannya.
KEWENANGAN BIDAN DI BPS
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor
1464/Menkes/Per/X/2010 tentang Izin dan Penyelenggaran Praktik Bidan

1. Kewenangan normal:

• Pelayanan kesehatan ibu

• Pelayanan kesehatan anak

• Pelayanan kesehatan reproduksi perempuan dan keluarga berencana

2. Kewenangan dalam menjalankan program Pemerintah

3. Kewenangan bidan yang menjalankan praktik di daerah yang tidak memiliki ---

---dokter
KEWENANGAN
TAMBAHAN

1. Pemberian alat kontrasepsi suntikan, alat kontrasepsi dalam rahim,


dan memberikan pelayanan alat kontrasepsi bawah kulit

2. Asuhan antenatal terintegrasi dengan intervensi khusus penyakit


kronis tertentu (dilakukan di bawah supervisi dokter)

3. Penanganan bayi dan anak balita sakit sesuai pedoman yang


ditetapkan
KEWENANGAN TAMBAHAN

4. Melakukan pembinaan peran serta masyarakat di bidang kesehatan ibu


......dan anak, anak usia sekolah dan remaja, dan penyehatan lingkungan

5. Pemantauan tumbuh kembang bayi, anak balita, anak pra sekolah dan
......anak sekolah

6. Melaksanakan pelayanan kebidanan komunitas

7. Melaksanakan deteksi dini, merujuk dan memberikan penyuluhan


......terhadap Infeksi Menular Seksual (IMS) termasuk pemberian kondom,
......dan penyakit lainnya

8. Pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif


......lainnya (NAPZA) .....melalui informasi dan edukasi

9. Pelayanan kesehatan lain yang merupakan program Pemerintah


HAK DAN KEWAJIBAN BIDAN BPS

1. Bidan berhak untuk bekerja sesuai dengan standar profesi


H
pada setiap tingkat jenjang pelayanan kesehatan.
a
2. Bidan berhak menolak keinginan pasien/klien dan keluarga
k
yang bertentangan dengan peraturan perundangan dan kode
etik profesi.
B
3. Bidan berhak atas privasi/kedirian dan menuntut apabila nama
i
baiknya dicemarkan baik oleh pasien, keluarga maupun
d profesi lain.
a
4. Bidan berhak atas kesempatan untuk meningkatkan jenjang
n karir dan jabatan yang sesuai.

5. Bidan berhak mendapatkan kompensasi dan kesejahteraan


yang sesuai.
HAK DAN KEWAJIBAN BIDAN BPS

K 1. Bidan wajib memberikan pelayanan asuhan kebidanan


e sesuai dengan standar profesi dengan menghormati
w hak-hak pasien.
a
j 2. Bidan wajib merujuk pasien dengan penyulit kepada
i dokter yang mempunyai kemampuan dan keahlian
b sesuai dengan kebutuhan pasien.
a
n 3. Bidan wajib memberikan kesempatan kepada pasien
untuk didampingi oleh suami atau kelurga.
B
i
4. Bidan wajib memberikan kesempatan kepada pasien
d untuk menjalankan ibadah sesuai dengan
a keyakinannya.
n
5. Bidan wajib merahasiakan segala sesuatu yang
diketahuinya tentang seorang pasien.
HAK DAN KEWAJIBAN BIDAN BPS

K 6. Bidan wajib meminta persetujuan tertulis (informed Consent)


e .....atas tindakan yang akan dilakukannya.
w
7. Bidan wajib mendokumentasikan asuhan kebidanan yang
a
j .....diberikan.
i 8. Bidan wajib mengikuti perkembangan iptek dan menambah
b
.....ilmu pengetahuannya melalui pendidikan formal atau non
a
n .....formal.
9. Bidan wajib bekerja sama dengan profesi lain dan pihak
B .....yang terkait secara timbale balik dalam memberikan asuhan
i
.....kebidanan.
d
a
n
SYARAT BIDAN DI BPS

menurut Kepmenkes RI NO. 900/MENKES/SK/VII/2002 tentang registrasi dan


praktek bidan, BPS diselenggarakan oleh perorangan dengan persyaratan

1. Bidan dalam menjalankan prakteknya harus :


a. Memiliki tempat dan ruangan praktekyang memenuhi persyaratan kesehatan

b. Menyediakan tempat tidur untuk persalinan, minimal 1 dan maksimal 5


///////////tempat tidur

c. Memilki peralatan minimal sesuai dengan ketentuan dan melaksanakan


..........prosedur tetap (protap) yang berlaku

d. Menyediakan obat-obatan sesuaidengan ketentuan peralatan yang berlaku


2. Bidan yang menjalankan praktek harus mencantumkan izin praktek bidannya atau
.... fotocopy izin prakteknya di ruang praktek, atau tempat yang mudah dilihat

3. Bidan dalam prakteknya menyediakan lebih dari 5 tempat tidur, harus


....memperkerjakan tenaga bidan yang lain, yang memiliki SIPB untuk membantu tugas
....pelayanannya

4. Bidan yang menjalankan praktek harus mempunyai peralatan minimal sesuai dengan
....ketentuan yang berlaku dan harus tersedia di tempat prakteknya

5. Peralatan yang wajib dimiliki dalam menjalankan praktek bidan sesuai dengan jenis
....pelayanan yang diberikan
6. Dalam menjalankan tugas bidan harus senantiasa mempertahankan dan meningkatkan
keterampilan profesinya antara lain dengan :

a. Mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan atau saling tukar informasi


..........dengan sesama bidan

b. Mengikuti kegiatan-kegiatan akademis dan pelatihan sesuai dengan bidang .......


..........tugasnya, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun oleh organisasi ...... ...
..........profesi

c. Memelihara dan merawat peralatan yang digunakan untuk praktek agar tetap siap
......... dan berfungsi dengan baik Selain itu jugan harus memenuhi
PENGELOLAAN KIA DI BPS

Penyajian KIA di BPS juga dapat dipakai sebagai alat motivasi, informasi
dan komunikasi kepada sektor terkait, khususnya aparat setempat yang
berperan dalam pendapatan dan penggerakan sasaran maupun membantu
dalam memecahkan masalah non teknis misalnya rujukan khusus dengan
resiko. Pelaksaan KIA baru berarti bila dilengkapi dengan tindak lanjut
berupa perbaikan dalam pelaksanaan pelayanan KIA. KIA di BPS
dikembangkan untuk intensifikasi manajemen program.
PENCATATAN DAN PELAPORAN DI BPS
Menurut keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 900/MENKES/SK/VII/2002
pencatatan dan pelaporan Bidan Praktek Mandiri

1. Dalam melaksanakan pelayanan kebidanan, bidan harus melaksanakan


....pencatatan hasil pelayanan, baik merupakan rekam medis kebidanan untuk
....setiap pasien maupun rekapitulasi hasil pelayanan sebagai dasar untuk
....pembuatan laporan.

2. Bidan setiap memberikan pelayanan kebidanan harus sesuai dengan peraturan


yang berlaku. Informasi yan dibuat dalam rekam medis

3. Bidan sedapat mungkin memberikan kartu menuju sehat (KMS) Balita dan KMS
Ibu hamil atau buku KIA yang telah diisi dengan hasil pemeriksaan kepada setiap
balita dan ibu hamil untuk dibawa pulang.

4. Pelaporan yang dilakukan dengan mengikuti ketentuan program pemerintah


khususnya dalam pelayanan KIA dan KB, pelaporan ditunjukkan pada
Puskesmas setempat, sebulan sekali.
MENURUT BIDAN TUGIRAH
Peran Bidan Sebagai Pengelola BPS
BIDAN PRAKTEK SWASTA
Bidan praktik swasta atau bidan praktik mandiri yang mendapat
persetujuan dari pemerintah. Dalam hal ini kegiatan praktik menjadi
tanggung jawab sendiri.
BPS memiliki Visi dan Misi yaitu memberi layanan yang maksimal
kepada masyarakat, keluarga, khusus kesehatan ibu dan anak yang
sesuai standar kompetensi kita sebagai seorang bidan.
Bidan di BPS memiliki peran di antaranya mensosialisasikan keberadaan
bidan. Sebelum memiliki ijin praktek seorang bidan dapat membina
posyandu dan TK disekitar wilayah kerjanya.
Wewenang khusus bidan adalah bidan dapat mendiagnosa dengan
metode SOAP. Kewenangan bidan yang di berikan pemerintah sangat di
batasi,kewenangan bidan sudah mulai hilang seperti adanya profesi yang
merasa cemburu dengan profesi bidan sehingga lama kelamaan
kewenangan bidan akan terkalahkan.
SYARAT BIDAN DI BPS
Syarat pendirian BPS meliputi STR (Surat
Tanda Registrasi), SIB, dan SIPB . Dalam
permenkes untuk bidan khususnya hanya dapat
bekerja di satu institusi kesehatan dan satu
tempat praktik mandiri.

Syaratan bidan praktek swasta Kewajiban bidan yaitu mentaati peraturan


menurut Kepmenkes RI NO. pemerintah yang berlaku sebagai bidan BPS
900/MENKES/SK/VII/2002 antara lain, punya ijin, STR, INB, selain
tentang registrasi dan praktek
kewajiban bidan praktek swasta juga
bidan
mempunyai hak antara lain adalah mendapat
imbalan sesuai dengan apa yang bidan lakukan
BIDAN SEBAGAI PENGELOLA KIA DI BPS

 Standart pelayanan  Acuan yang dijadikan dalam penyusunan


rencana untuk kerja yang akan
bidan untuk kesehatan
dilaksanakan seperti membuka praktik jam
ibu anak di BPS meliputi
5 sampai jam 9 malam atau kadang dapat
standart alat oleh dirubah, memberikan fasilitas kenyamanan
validasi bidan delima, kursi duduk, atau tergantung kreatifitas dari
ANC. Standart bidan itu sendiri (seni ).
ruangannya adalah  Cara untuk mempertahankan,
harus tertutup guna meningkatkan mutu, dan keamanan praktik
menjaga privasi klien, profesional Bidan yaitu dengan cara seni,
mempertahankan HAM kita, kesiapan
penerangan yang cukup,
peralatan, kesiapan diri dan kesiapan
aman dan nyaman.
keamanan.
 Rencana kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat seperti membuat
rencana untuk mengadakan penyuluhan dan rencana itu harus dapat
dilaksanakan.

 Strategi yang digunakan dalam meningkatkan kesehatan untuk ibu


dan anak yaitu dapat mengambil suatu kejadian untuk contoh dalam
bersosialisasi atau penyuluhan karena dapat diambil untuk pelajaran.
Untuk sistem pencatatan atau pendokumentasian yang
diterapkan dalam BPS adalan SOAP, buku bantu, dan
P
register.
E
N
P Dalam teknik laporan kerja yang diterapkan dalam BPS yaitu
C
E
A
L untuk setiap hari mencatat atau akhir bulan di kirimkan ke
T
A puskesmas atau sebelum tanggal 3, dipertanggung jawabkan
A
P
T oleh inegura, kemudian di DIY akan diperpanjang.
A O
N R
A Hasil laporan akan dipertanggung jawabkan kepuskesmas
N dari Bidan semuanya harus dilaporkan bertujuan untuk
D
A
terpantaunya kegiatan swasta, mapping wilayah dan
N
perencanaan kegiatan pelayanan kesehatan
KESIMPULAN DAN SARAN
KESIMPULAN SARAN
Bidan merupakan profesi yang diakui secara
nasional maupun internasional dengan
Sebagai seorang bidan sangat
sejumlah praktisi di seluruh dunia. Bidan
memiliki peran salah atunya adalah sebagai ditekankan akan pelayanan yang
pengelola. Dimana peran bidan sebagai
maksimal. Tuntutan seorang bidan
pengelola Bidan berperan sebagai pengelola
BPS dan pengelola program KIA. Pengelola sangatlah berat dan beresiko
bidan sebagai salah satu yenaga kesehatan
tinggi terutama pada ibu dan
pemberi pelayanan terdepan kepada
masyarakat memliki kedudukan penting, oleh anak. Maka dari itu seorang bidan
karena itu perlu selalu meningkatkan mutu
wajib menjalankan tugas sesuai
pelayanan salah satunya dengan mendirikan
bidan praktik swasta yang harus mendapat prosedur yang sudah ditentukan
pesetujuan dari pemerintah.
baik itu penyuluhan dan lainnya
sesuai profei kebidanan.