Anda di halaman 1dari 8

DELTA MODULASI (DM)

5. MODULASI DELTA (DM)

Modulasi Delta merupakan bentuk khusus


Differential Pulse Code Modulation (DPCM),
dimana sinyal input analog dikonversi
menjadi aliran data serial yang kontinyu
berupa 1 atau 0 dengan kecepatan yang
ditentukan oleh clock sampling
Diagram blok yang menggambarkan prinsip modulasi
delta ditunjukkan dalam gambar berikut
Pada gambar ditunjukkan bahwa sinyal input analog
dimasukan pada sample and hold (S/H) amplifier, dimana sinyal
tersebut di sampling, ditahan dan digunakan sebagai input
noninverting sebuah pembanding tegangan. Sinyal ini
dibandingkan dengan output DAC yang digunakan sebagai input
inverting comparator dan output DAC merupakan tegangan
analog sesuai dengan perhitungan biner yang menunjukkan nilai
input analog perhitungan sebelumnya.
Dapat dilihat bahwa up-down counter diclock dengan
kecepatan yang sama dengan S/H amplifier. Jika sinyal input
lebih tinggi daripada output DAC counter akan terus menerus
menghitung naik tiap-tiap sampel dengan artian sinyal input
analog secara terus menerus nilainya meningkat. Namun
sebaliknya, jika sinyal input relatif rendah dibandingkan
dengan nilai sebelumnya maka output akan lebih besar
dibanding sinyal input dan menyebabkan up-down counter
menghitung turun tiap-tiap bit dalam tiap sampel.
Gambar berikut melukiskan output DAC dan menghasilkan sinyal
DM untuk input analog yang diberikan
sistim DM sangat menyederhanakan sistim transmisi dan
penerimaan modulasi pulsa. Tetapi sinyal yang berubah secara
cepat dengan kecepatan tinggi (volt per mikrosekon) sulit untuk
dilacak tanpa meningkatkan kecepatan sampling.
Kecepatan sampling yang yang ditingkatkan berarti kecepatan
transmisi sinyal DM meningkat, dengan demikian membutuhkan
bandwidth yang lebih lebar. Begitu juga untuk sinyal input
analog yang tidak berubah, error kuantisasi timbul dalam bentuk
kotak. Error ini membangkitkan granular noise, yang dapat
disamakan dengan noise kuantisasi yang dibangkitkan oleh
ADC.
Dari gambar DAC output yang menghasilkan sinyal DM
dapat di gambarkan bahwa output DAC dapat menghasilkan
sinyal DM yang bernilai biner.
Pada saat DAC output naik maka sinyal DM logika 1,
sedangkan bila DAC output turun maka sinyal DM berlogika
0. Begitu juga analog input hanya sebagai sinyal input dan
diubah menjadi sinyal digital.