Anda di halaman 1dari 33

Konsep dan Jenis Penelitian

Outline :

 Mengapa kita perlu melakukan penelitian (Why)


 Apakah tujuan penelitian (What)
 Apa itu Penelitian (Konsep dan definisi)
 Penelitian Ilmiah (Sifat, Ciri dan Persyaratan)
 Klasifikasi penelitian
Mengapa kita melakukan penelitian

 Berangkat dari adanya masalah ang belum diketahui metode


pemecahan yang paling baik
 Research (Inggris) dan recherché (Prancis)
 re (kembali
 To search (mencari)
 The process of exploring the unknown, studying and learning
new things, buiding new knowledge about things that no one
has understood before (Berndtsson et al, 2008)
Apa Tujuan penelitian

Research is considered activity, which aims to make an original


contribution to knowledge (Dawson, 2009)
 Original Contribution : Kontibusi orisinil
 To Knowledge : Untuk Pengetahuan
Tujuan Dasar Penelitian
 Memecahkan masalah penelitian
 Menguji (S1), mengembangkan (S2) dan Menemukan (S3) teori
atau metode  kontribusi ke pengetahuan
Kontribusi ke masyarakat tidak secara langsung bias diukur, karena
itu bukan dimasukkan ke tujuan, tapi ke manfaat penelitian
Apa itu penelitian ??

 Proses yang sistematis meliputi pengumpulan dan analisis informasi (data)


dalam rangka meningkatkan pengertian kita tentang fenomena yang kita
minati atau menjadi perhatian kita (Leedy, 1997:3)
 Proses untuk mencapai (secara sistematis dan didukung oleh data) jawaban
terhadap suatu pertanyaan, penyelesaian terhadap permasalahan, atau
pemahaman yang dalam terhadap suatu fenomena (Leedy, 1997:5)

Menurut Swanson and Holton, 2009 :


“ While the general research process typically starts with a problem and ends with a
conclusion, research is not just a problem solving methods. Problem solving is situational
and is judged by the results, with or without a theoretical explanation. If through trial and
error you learn to kick the lawn mower engine that will not start, and then is starts, the
problem of getting the mower engine running is solved without any theoretical
understanding. Yet, there is a point when problem solving and the generation of new
knowledge touch or overlap and systematic problem solving that purposefully retains and
reports data can move into the realm of research. Many people involved with research in
organization talk about action research
Apa itu penelitian ??

 Suatu kajian terhadap suatu obyek dengan menggunakan


kaidah/metode tertentu untuk mencapai suatu hasil dengan
tujuan tertentu
 Penelitian/riset merupakan kegiatan dalam koridor
keilmiahan
 Koridor keilmiahan harus sesuai dengan bidang
akademika/keilmuan
 Penggunaan kaidah dan ranah ilmiah terhadap metode &
kegiatannya
Apa itu penelitian ??

 Penelitian meliputi pemberian definisi dan redefinisi terhadap masalah,


merumuskan hipotesis atau jawaban sementara, membuat kesimpulan dan
sekurang-kurangnya mengadakan pengujian yang hati-hati atas semua
kesimpulan untuk menentukan kecocokan dengan hipotesis. (Woody, 1927)

 Suatu metode studi melalui penyelidikan yang hati-hati dan sempurna


terhadap suatu masalah sehingga diperoleh pemecahan yang tepat terhadap
masalah tersebut (Hilway, 1956).

 Pencarian atas sesuatu (inquiry) secara sistematis terhadap masalahmasalah


yang dapat dipecahkan. (Parson, 1946).
PENGERTIAN PENELITIAN

DAVID H. PENNY :
Penelitian adalah pemikiran yang sistematis mengenai
berbagai jenis masalah yang pemecahannya memerlukan
pengumpulan dan penafsiran fakta-fakta

J. SUPRAPTO
Penelitian adalah penyelidikan dari suatu bidang ilmu
pengetahuan yang dijalankan untuk memperoleh fakta-fakta
atau prinsip-prinsip dengan sabar, hati-hati serta sistematis

SUTRISNO HADI
Penelitian adalah usaha untuk menemukan,
mengembangkan, dan menguji kebenaran ilmu pengetahuan
PENGERTIAN PENELITIAN

MOHAMMAD ALI
Penelitian adalah suatu cara untuk memahami sesuatu dengan melalui
penyelidikan atau usaha untuk mencari bukti-bukti yang muncul
sehubungan dengan masalah, yang dilakukan secara hati-hati
sehingga diperoleh pemecahannya

SIMPULAN
Penelitian adalah suatu proses penyelidikan untuk menemukan
sesuatu yang baru, mengembangkan dan menguji kebenaran suatu
ilmu pengetahuan yang telah ada dengan menggunakan cara yang
ilmiah sebagai upaya ungtuk mewujudkan tujuan dan menemukan
jawaban dari persoalan yang dihadapi
Unsur & Aktivitas dalam Penelitian

Unsur penting dalam penelitian adalah :


Observasi pengamatan/pengukuran terhadap
fakta
Nalar memaknai fakta dan hubungan antar
fakta
Aktivitas dalam penelitian adalah :
Pengumpulan fakta
Analisis dan sintesis
Pengambilan keputusan

Secara sistematis berdasarkan metode ilmiah


Metode Ilmiah

Metode ilmiah adalah cara menerapkan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan,


pengesahan dan penjelasan tentang suatu kebenaran.

Kriteria metode ilmiah :


1. Berdasarkan fakta (bukan kira-kira, khayalan, legenda)
2. Bebas dari prasangka (tidak subyektif)
3. Menggunakan prinsip-prinsip analisis (kausalitas & pemecahan masalah
berdasarkan analisis yang logis)
4. Menggunakan hipotesis (sebagai pemandu jalan pikiran menuju pencapaian
tujuan)
5. Menggunakan ukuran obyektif (bukan berdasarkan perasaan)
6. Menggunakan teknik kuantifikasi (nominal, rangking, rating)
Karakteristik metode ilmiah :

Bersifat kritis, analistis, artinya metode menunjukkan adanya proses yang tepat
untuk mengidentifikasi masalah dan menentukan metode untuk pemecahan
masalah.
1. Bersifat logis, artinya dapat memberikan argumentasi ilmiah. Kesimpulan
yang dibuat secara rasional berdasarkan buktibukti yang tersedia
2. Bersifat obyektif, artinya dapat dicontoh oleh ilmuwan lain dalam studi yang
sama dengan kondisi yang sama pula.
3. Bersifat konseptual, artinya proses penelitian dijalankan dengan
pengembangan konsep dan teori agar hasilnya dapat
dipertanggungjawabkan.
4. Bersifat empiris, artinya metode yang dipakai didasarkan pada fakta di
lapangan.
Penelitian ilmiah

Penelitian ilmiah : Penelitian yang diperoleh dari pengetahuan dan teori


yang dikembangkan berdasarkan pada data empiris
Ciri-ciri penelitian ilmiah Menurut Jhonson (1960 :2)
1. Empiris : berlandaskan pada pengamatan dan nalar
2. Teoritis : Merangkum pengamatan yang rumit dalam dalil-dalil abstrak
yang berkaitan dan menerangkan hub. Sebab akibat dr suatu persoalan
3. Kumulatif : teori dibangun di atas satu sama lain. Teori baru mengoreksi,
memperluas dan menyempurnakan teori lama
4. Non Etis : tidak mempertanyakan apakah tindakan sosial tertentu baik atau
buruk
Sifat Penelitian Ilmiah :

1. Skeptis : selalu mencari fakta/bukti yang mendukung setiap


pernyataan
2. Analiitis : sikap yang mendasarkan pada analisis dalam
setiap persoalan & memilih yang relevan serta utama
3. Kritis : Setiap memecahkan persoalan selalu berpijak pada
logika & obyektifitas data/logika
Syarat Penelitian Ilmiah

1. Permasalahan & tujuan penelitian harus didefinisikan secara


jelas
2. Rumusan masalah harus rinci mencakup unsur-unsur yang akan
diteliti
3. Prosedur penelitian yang digunakan harus jelas & terbuka
sehingga diharapkan peneliti lain dapat mengembangkan
penelitian tersebut
4. Analisis data harus sesuai dengan problem penelitian
5. Kesimpulan harus didukung oleh data & hasil analisis yang
akurat
pengertian yang salah tentang penelitian

1. Penelitian bukan hanya mengumpulkan informasi


2. Penelitian bukan hanya memindahkan fakta dari suatu tempat ke
tempat lain
3. Penelitian bukan hanya membongkar-bongkar mencari informasi
4. Penelitian bukan suatu kata besar untuk menarik perhatian
pengertian yang benar tentang penelitian

Mempunyai delapan macam karakteristik :


1. Penelitian dimulai dengan suatu pertanyaan atau permasalahan
2. Penelitian memerlukan pernyataan yang jelas tentang tujuan
3. Penelitian mengikuti rancangan prosedur yang spesifik
4. Penelitian biasanya membagi permasalahan utama menjadi sub-sub masalah
yang lebih dapat dikelola
5. Penelitian diarahkan oleh permasalahan, pertanyaan, atau hipotesis penelitian
yang spesifik
6. Penelitian menerima asumsi kritis tertentu
7. Penelitian memerlukan pengumpulan dan interpretasi data dalam upaya untuk
mengatasi permasalahan yang mengawali penelitian
8. Penelitian adalah secara lamiahnya berputar secara siklus
CIRI –CIRI PENELITIAN YANG BAIK (COOPER AND EMORY, 1996)

1. Masalah didefinisikan dan dirumuskan dengan jelas


2. Prosedur penelitiasn harus diuraikan secara terperinci
3. Desain penelitian jelas
4. Peneliti melaporkan hasil penelitian secara jujur termasuk bila ada
kelemahan
5. Kulifikasi peneliti harus memenuhi persyaratan
6. Peneliti membuat laporan yang lengkap, sistematis dan memberikan saran
pemecahan masalah
7. Analisis data yang digunakan harus tepat dan mampu membuat
generalisasi yang signifikan
8. Kesimpulan harus berdasarkan data yang telah diuji dan sinkron dengan
rumusan masalah yang diajukan
9. Integritas peneliti yang tinggi, berpengalaman dan mempunyai reputasi
SYARAT YANG HARUS DIMILIKI SEORANG PENELITI

1. Kompeten : menguasai ilmu pengetahuan dan trampil untuk melakukan


penelitian
2. Jujur
3. Objektif : tidak memasukkan keinginan pribadi terhadap hasil penelitian
4. Faktual : bekerja berdasarkan fakta
5. Terbuka : bersedia menyampaikan hasil penelitian dan prosedurnya,
bersedia diuji dan menerima segala masukkan yang sifatnya mendukung
Klasifikasi penelitian

 Pendekatan Kualitatif
1. Pendekatan  Pendekatan Kuantitatif

 Metode Penelitian Tindakan


 Metode Eksperimen
2. Metode  Metode Studi Kasusu
 Metode Survei

 Dasar dan Terapan


3. Jenis Kontribusi  Eksplanatori dan Konfirmatori
 Deskripsi, Eksperimen dan Korelasi
Berdasar Penelitian Dasar (Basic Research)
Penerapan
nya Pencarian terhadap sesuatu karena
ada perhatian dan keingintahuan
terhadap hasil suatu aktivitas.
Penelitian ini bertujuan untuk
menemukan, mengembangkan, dan
menguji ilmu.

Penelitian Terapan (Applied Research)

Penelitian yang bertujuan untuk memecahkan masalah


praktis tertentu. Penelitian ini merupakan aplikasi baru
dari penelitian yang sudah ada.
Penelitian Eksploratif
Berdasar Dilakukan jika pengetahuan suatu gejala kurang
Sifatnya sekali atau belum ada

Penelitian Deskriptif
Penelitian untuk memberikan data yang seteliti
mungkin dengan menggambarkan gejala tertentu

Penelitian Eksplanatoris/Verivikatif
Penelitian yang dimaksudkan untuk menguji
hipotesis-hipotesis tertentu

Penelitian Development
Penelitian yang dimaksud untuk melakukan
Eksperiment suatu gejala, Pengembangan suatu
gejala, dan Tindakan/Action suatu gejala
Berdasar Bentuknya

Diagnostik
Penelitian untuk mendapatkan
keterangan mengenai sebab-sebab
terjadinya suatu gejala tertentu
Preskriptif
Penelitian untuk mendapatkan saran-saran dalam
mengatasi masalah tertentu
Evaluatif
Penelitian yang dilakukan untuk menilai program-program
yang dijalankan
1. pendekatan
1. Pendekatan Kualitatif
 Dari ilmu sodial, konsepnya peningkatan pemahaman terhadap sesuatu
dan bukan membangun penjelasan dari sesuatu
 Dilakukan pada bidang terapan pemerintahan, dengan metode
penelitian seperti “studi kasus” dan survey berbasis pola alur induktif
Pengamatan Menghasilkan
terhadap obyek Konsep atau Teori
penelitian Baru

2. Pendekatan Kuantitatif
 Dari ilmu alam, konsepnya bagimana sesuatu dibangun dan bekerja
 Menggunakan skala numerik, berbasis pola alur deduktif-induktif

Kumpulkan Hasilkan Rumuskan Uji Tarik


Teori Konsep Hipotesis Hipotesis Kesimpulan
Berdasar Pendekatan Filosofis
dan disiplin Ilmu (terkait dengan data)

Penelitian Kualitatif
Penelitian yang dimaksudkan untuk memahami fenomena
tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian, misalnya
perilaku, persepsi, tindakan, dll, secara holistik dengan cara
deskripsi dalam bentuk kata-kata dan naratif pada suatu
konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan
berbagai metode ilmiah.

Penelitian Kuantitatif
Penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan, meramalkan,
mengontrol fenomena melalui pengumpulan data terfokus dari
data numerik
Penelitian kualitatif

Qualitative Public
Research Administration

Government

Economics Politics

Psychology

Communications

Anthropology
Sociology
Siklus Penelitian kuantitatif
Perbedaan Penelitian kualitatif dan kuantitatif

No. PENELITIAN KUANTITATIF PENELITIAN KUALITATIF


1 Kejelasan unsur: tujuan, pendekatan, subyek Kejelasan unsur : subyek sampel, sumber
sampel, sumber data sudah mantap dan rinci data tidak mantap dan rinci, masih flek-
sejak awal sibel, timbul dan berkembangnya sambil
jalan (emergent)
2 Langkah penelitian : segala sesuatu direncana- Langkah penelitian : baru diketahui dengan
kan samapi matang ketika persiapan disusun mantap dan jelas setelah penelitian selesai
3 Hipotesis : (jika memang perlu) Hipotesis :
a. Mengajukan hipotesis yang akan diuji dalam Tidak mengemukakan hipotesis sebelumnya
penelitian tetapi dapat lahir selama penelitian ber-
b. Hipotesis menentukan hasil yang diramalkan langsung…tentatif. Hasil penelitian terbuka
4 Desain : dalam desain jelas langkah-langkah Desain : desain penelitiannya adalah flek-
penelitian dan hasil yang diharapkan sibel dengan langkah dan hasil yang tidak
dapat dipastikan sebelumnya
5 Pengumpulan data : kegiatan dalam pengumpul- Pengumpulan data : kegiatan pengumpulan
an data memungkinkan untuk diwakilkan data selalu harus dilakukan sendiri oleh
peneliti
6 Analisis data : dilakukan sesudah semua data Analisis data : dilakukan bersamaan de-
terkumpul ngan pengumpulan data
Sumber : Suharsimi Arikunto ( 2002: 11)
2. Metode

 Research methods dapat dipahami sebagai semua


metode/teknik yang digunakan untuk konduksi atau
pengantaraan dari penelitian. Metode atau teknik penelitian
dengan demikian digunakan untuk melaksanakan operasi
penelitian.
 Metode penelitian adalah langkah dan prosedur atau cara yang
digunakan untuk mengetahui atau mengungkap sesuatu
permasalahan yang akan diteliti
Jenis Metode penelitian

1. Penelitian Tindakan : Studi berupa monitoring dan pencatatan


penerapan sesuatu oleh peneliti secara berhati-hati, yang
tujuannya untuk memecahkan masalah dan mengubah situasi
(Herbert, 1990)
2. Eksperimen : Investigasi hubungan sebab akibat dengan
menggunakan ujicoba yang dikontrol oleh peneliti. Melibatkan
pengembangan dan evaluasi
3. Studi Kasus : Eksplorasi satu situasi secara mendalam dan hati-hati
4. Survei : Pengumpulan data dari populasi yang bisa diukur, dengan
cara yang ekonomis. Melibatkan penggunaan kuesioner dan
interview
3. Jenis kontribusi

Deskripsi Eksperimen Korelasi

Kualitatif Kuantitatif

Ekspalanatori Konfirmatori

Terapan

Murni
Kontribusi penelitian

“Research is a considered activity, which aims to make an original


contribution to knowledge”.
(Dawson, 2009)

“Research is the activity of a diligent and systematic inquiry or


investigation in an area, with the objective of discovering or
revising facts, theories, applications, etc”.
(Berndtsson et al, 2008)
TERIMAKASIH