Anda di halaman 1dari 34

SISTEM URINARIA PADA HEWAN VERTEBRATA

DI SUSUN OLEH KELOMPOK 4


1. SIPRIANUS SABUR
2. SITI YULIANTI
3. ELMI SETIYANI
4. RINDA JUL BALIKAN
5. DEWI P. UTAMI
6. MAYGRITH M. KORWA
7. YOLANDA P. KASIMAT
8. DORTHEA ABIDONDIFU
9. APOLOS S. KORWA
10. CURNIA Y. PUTRI

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI


2019
Pengertian sistem urinaria

1. Sistem urinaria adalah, suatu system dimana terjadinya


proses penyaringan darah sehingga darah bebas dari zat-zat
yng tidak dipergunakan oleh tubuh dan menyerap zat-zat
yang masih dipergunakan oleh tubuh. Zat-zat yang tidak
dipergunakan oleh tubuh larut dalam air dan dikeluarkan
berupa urin (air kemih)
2. Sistem pembentukan urin
Terdiri atas:
Organ utama yaitu ginjal
Saluran: ureter, kandung kemih, dan uretra.
Fungsi sistem urinaria
• Mengeluarkan limbah metabolisme berupa
urin
• Mengatur kesetimbangan cairan tubuh
Ikan mempunyai alat ekskresi berupa sepasang ginjal yang
berbentuk memanjang dan berwarna kemerah-merahan.
Beberapa jenis ikan, seperti ikan mas, saluran ginjal dan saluran
kelenjar kelaminnya bersatu, disebut saluran urogenital yang
terletak dibelakang anus. Ikan-ikan lain mempunyai kloaka. Tipe
ginjal pada ikan dalh opistonefros letakny di dorsal. Bentuknya
panjang, smpit terletak di dinding tubuh sebelah dorsal diatas
peritoneum parietal, pada kanan kiri sisi gris tengah, terletak
diantara pneumatocyst dan vertebrae. Bentuk variasi, memanjang
Sistem dengan bgian yang membesar terjepit diantra kedua bagian
pneumatocyst (Soewasono,1974) pada ujung anteriornya terdapat
urinaria pada system reproduksi
pisces

Dari tubulus kolektivus pada pisces urin menuju ke duktus arkinefrik


yang merupakan suatu saluran seperti ureter, menuju kloaka. Dilatasi
duktus arkinefrik membentuk pembesaran seperti vesika urinaria
untuk penyimpanan urin sementara.
Organ urinaria pada pisces

Vesica urinaria
Ureter merupakan persatuan ureter kanan
Ginjal
Saluran keluar dari mesonephros, dan kiri dari vesika urinaria ada
terletak diatas rongga perut, diluar
sepasang, berjalan kebelakang di saluran keluar yang sangat pendek,
peritoneum, dibawah tulang
sebelah ventral tulang punggung, kemudian bersatu dengan saluran
punggung daan aorta dorsalis
kemudian kedua ureter kiri dan gonad membentuk sinus
sebanyak satu pasang berwarna
kanan dan sedikit melebar sebagai urogenitalis yang akhirnya akan
merah, memanjang Kloaka:menjadi porus
vesika urinaria. bermuara
Sebagai saluranurogenitalis.
keluarnya urin
dan hasil ekskresi berupa
amonia
Metanephric ridge

Proneprihric tubules

Gut
Metanephric duct Cloaca

Mesonephric tubules

Mesonephric duct Gut


(archinephric duct)
Perbedaan sistem urinaria pada ikan air
tawar dan air laut
Ikan air tawar
 aktif menyerap oksigen melalui insang
 mengeluarkan urin dalam jumlah yang besar
 ikan air tawar memiliki konsentrasi kadar garam yang lebih tinggi
dibandingkan dengan lingkungannya
 urin yang dihasilkan banyak dan encer
Ikan air laut
 mengeluarkan urin dalam jumlah yang sedikit
 konsentrasi kadar garam yang lebih rendah
 ikan air laut memiliki konsentrasi kadar garam yang lebih rendah
dibandingkan dengan lingkungan
 urin yang dihasilkan sangat sedikit dan pekat

Ginjal berjumlah sepasang, terketak di retroperitoneal,
hampir sepanjang selom, pipih diversentral.

Pada sisi ventral ginjal terdapat kelenjar adrenal yang
merupakan bagian dari sistem endokrin.

Pada hewam jantan, tubulus mesoneferus bagian anterior
termodifikasi menjadi ductus deferens (vasa eferesia), yang
menghubungkan antara testis dan ductus mesoneferos .
Sistem urinaria pada ●
ductus mesoneferos berfungsi sebagai ureter (penyalur
urine), juga sebagai ductus deferens (penyalur sperma) dan
amfibi ●
bermuara di kloaka.
Pada betina, ductus mesonefros hanya berfungsi sebagai
ureter, yaitu sebagai penyalur urine. Muara pada saluran ini
pada kloaka terpisah dari muara saluran genital.

Hewan-hewan pada ampihibi mempunyai sebuah kantung
urin yang merupakan evaginasi (penonjolan) dari kloaka
untuk menampung urin sementara sebelum dikeluarkan
pada tubuh.
Organ sistem urinaria pada amfibi
Ginjal
• Bertipe pronefros (larva) atau mesonefros (dewasa) jumlah sepasang di kanan – kiri
columna verterbralis dan memanjang sampai craniocaudal, berwarna merah – coklat.
2. Ureter
• Merupakan sepasang saluran halus, masing-masing keluar dorso lateral menuju ke
caudal dan bermuara di dorsal kloaka. Pada betina muara di sebelah medio caudal
dari muara uterus.
3. Vesica Urinaria
• Untuk vesica urinaria, merupakan sebuah kantong tipis sebagai tonjolan dari dinding
cloaca.
4. Kloaka
• Sebagai saluran keluarnya urin
• larva amphibia mengekskresikan amonia sedangkan berudu dan katak
mengekskresikan urea
Sistem urinaria pada reptil

Ginjal metanefros pada reptile akan menyaring urin yang masuk. Urin pada reptile akan masuk
melalui pembuluh-pembuluh yang menuju ke metanefros. Kemudian di sana urin akan disaring.
Metanefros akan membuang asam urat yang terkandung dalam urin. Metanefros
mengekskresikan sebagian besar metabolism reptile dalam bentuk asam urat. Ini karena asam
urat dapat berbahaya bila disimpan terus-menerus dalam tubuh. Karena pembuangan dalam
bentuk asam urat inilah maka reptile tak memerlukan banyak air untuk membuang nitrogen
dalam darah
Sistem urinaria pada reptil
1. Ginjal
• Tipe ginjal metanefros
• Jumlah sepasang, berwarna merah-coklat, masing-masing terdiri atas 2 lobi yaitu lobus
anterior dan posterior, agak pipih dan berlekatan satu sama lain.
2. Ureter
• Saluran yang keluar dari ginjal menyempit di posterior.
• Kura-kura dan buaya ureternya sangat pendek.
3. Vesica Urinaria
• Sebagai kantung tipis, merupakan tonjolan dinding ventral kloaka.
• Pada kura-kura dan kadal vesica urinaria berlobus, berkembang baik, bermuara langsung
ke kloaka.
• Pada ular dan buaya tidak terdapat vesica urinaria.
4. Kloaka
• Sebagai saluran keluarnya urin
• Hasil ekskresi pada reptil adalah asam urat
Sistem urinaria pada aves

Aves seperti juga dengan reptil dalam urinari tetapi terdapat hal yang berbeda, yaitu
didalam kelas aves tidak memiliki vesica urinaria, ureters dan vasa deferentia langsung
menju ke cloaca. Pada spesies mamalia yang memiliki bentuk ginjal yang sangat khas
menyerupai kacang merah dan dalam ginjal memiliki lobus-lobus, dan terkadang sama
seperti kebanyakan hewan dewas lainya seperti kerbau, beruang, anjing laut dan paus.
Lobulasi terjadi banyak atau bahkan lebih yang terdapat dalam ginjal, dan membuat
bagian seperti piramid, bahkan dibeberapa sepesies hewan bergabung dan berakhir
pada bagian apikal menjadi sebuah papila. Hal ini terjadi di banyak monyet, karnivora
dan tikus (Gegenbaur, 1981). Aves tidak memiliki kantung urin, kecuali burung unta.
Zat ekresi berbentuk agak padat, dan dikeluarkan pada feses.
Ciri-ciri sistem urinaria pada aves

1. Ginjal
• Bertipe metanefros dengan jumlah sepasang yang masing – masing memiliki 3 lobi.
2. Ureter
• Sepasang, menuju ke kaudal dan bermuara langsung ke kloaka (urodeum). Pada aves kebanyakan tidak memiliki kloaka.
3. Vesica Urinaria
• Merupakan ruangan tunggal, tempat bermuara saluran kelamin, kencing, makanan.
• Terbagi menjadi 3 bagian :
Urodeum  tempat bermuara saluan kencing dan saluran kelamin.
Coprodeum  tempat bermuara saluran makanan.
Proctodeum  lubang keluar
4. Kloaka
• Sebagai saluran keluarnya urin
• Hasil ekskresi pada aves adalah asam urat dan garam
SISTEM URINARIA MAMALIA

Terdiri atas:
Ginjal, ureter, vesica urinaria, uretra
Ginjal
• Struktur Ren:
1.kapsula
2. Korteks (luar) :
- nefron
- duktus kolektifus
3. Medulla (dalam)
4. Pelvis Renalis (bagian pengumpul).
• Nefron
Nefron adalah unit struktural dan fungsional terkecil dari ginjal
Terdiri atas :
1. Korpuskulum Renalis:
 Glomerulus (kapiler berbentuk bola) dan
 kapsula Bowman membentuk mangkok yang menyelubungi
glomerulus
2. Saluran: tubulus proximal, lengkung Henle ,tubulus distal,
dan tubulus kolektivus
Dari tubulus kolektivus  duktus kolektivus
 Glomerulus
• Massa kapiler berbentuk bola berjaring yg dikelilingi capsula Bowman
• Tempat arteriola afferent masuk dan arteriola efferent keluar
• Tekanan darah mendorong cairan keluar ke kapiler glomerulus
• Pada glomerulus terdapat podocyte utk filtrasi bersama Kapsula Bowman
Kapsula Bowman
• Bersama glomerulus melakukan filtrasi darah
• Epitel berdinding ganda:
1.Lapisan dalam: lamina visceralis sel podocyt
Podocyt: badan sel menjulurkan beberapa cabang (prosesus pimer) prosesus
sekunder(pedikel
2.Lapisan luar: lamina parietalis berupa epitel selapis pipih, selapis tipis serat retikulin

Diantara kedua epitel tersebut: ruang urinarius, untuk menampung filtrat. Terdapat dua kutub:
3. kutub vascular : tempat arteriol afferent masuk areteriol efferent keluar
4. kutub urinarius: tempat dimulainya tubulus proksimal

Dari Kapsula Bowman, filtrat masuk ke Tubulus Kontortus Proksimal  Lengkung Henle 
Tubulus Kontortus Distal  Duktus Kolektivus
• Struktur histologi masing-masing saluran tsb ?
Saluran nefron
Tubulus kontortus Proksimal
• Epitel silindris / kuboid selapis; “brush border” yang terdiri dari mikrovili yang panjang
(lumen tampak lebih gelap)
• Lebih besar daripada tubulus distal
• Fungsi : sekresi –reabsorbsi
Lengkung Henle
• Struktur bentuk U : ruang tebal descendens, ruang tipis descendens, ruang tipis ascendens,
ruang tebal ascendens
• Lumen lebar, dinding terdiri sel epitel pipih
• Pada nefron medulla panjang, pada nefron kortex pendek tanpa ruang tipis ascendens
• Fungsi : retensi air
Tubulus Distal
• bagian akhir nefron
• sel epitel kuboid, tanpa “brush border”
• lumen lebih besar, sel lebih pipih, sel dan inti lebih banyak
• Duktus Koligens /tubulus Kolektivus
• Duktus pengumpul atau duktus kolektivus
ginjal adalah jaringan tabung kecil
• Fungsi : saluranyang menampung zat-zat
yang diekskresikan dari nefron dan
mengalirkannya menuju keluar ginjal
• Epitel responsif terhadap hormon ADH
(disekresi dari lobus posterior hypofisis)
• Medulla
 Bagian utama medula sendiri adalah terdiri
dari 8-12 piramida renalis, yang yang berfungsi
untuk menyalurkan sisa hasil filtrasi dari duktus
kolektivus ke kaliks. Di dalam medula terdapat
nefron yang memanjang dari bagian korteks.
 Bagian nefron yang ada di medula adalah
lengkung Henle dan tubulus kolektivus.
• Pelvis Renalis
• Merupakan bagian atas ureter yang melebar.
• Urin yang berasal dari duktus kolektivus 
kaliks minor  kaliks mayor  pelvis renalis
• Pelvis merupakan tempat penampungan urin
dan selanjutnya akan mengalirkan urin
menuju ke kandung kemih atau vesika urinaria
melalui ureter.
Ureter
.
• Ureter merupakan suatu saluran yang
membawa urin dari organ ginjal menuju
kandung kemih.
• Terdiri atas 2 saluran yang terletak di sisi
kanan dan kiri tubuh
• Fungsi: membawa hasil penyaringan ginjal
menuju kandung kemih
Vesika urinaria
 Disebut juga sebagai kandung
kemih. Vesika urinaria merupakan
organ berbentuk seperti kantong
yang disusun oleh otot yang saling
beranyaman.
 Fungsi : menyimpan urin sebelum
dikeluarkan dari tubuh
Uretra
 Merupakan saluran
yang menghubungkan
kandung kemih keluar
tubuh.
 Fungsi : sebagai
saluran pembuangan
urin (pada betina)
saluran kemih maupun
spermatozoa (pada
jantan).
Perbedaan uretra jantan dan betina

Jantan
• menyalurkan: sperma dan urin
• Ureter jantan relatif panjang

Betina
• Menyalurkan: urin
• Ureter betina relatif pendek
PEMBEDA   HEWAN VERTEBRATA    

  Pisces Amphibi Reptil Aves Mamalia

Ginjal Mesonephros Mesonephros Metanephros Metanephros Metanephros

Jml sepasang ,Di


Jml sepasang , Jml sepasang,
bawah tulang Jml sepasang ,Saluran Jml sepasang langsung
Ureter Saluran pendek pada menyalurkan urin ke
punggung halus bermuara ke kloaka
kura-kura dan buaya kandung kemih
 

Saluran tunggal, tempat


Vesika Urinaria Kantong berdinding Kantong tipis, pada Kantong yang disusun
Saluran pendek berupa bermuaranya saluran
(kandung tipis terbentuk dari buaya dan ular tidak oleh otot yang saling
kantong kecil urin,pencernan dan
kemih) tonjolan kloaka ada beranyaman
kelamin

Saluran pendek,
Saluran pendek ,tempat Saluran pendek, Saluran pendek, tempat
tempat pembuangan
bermuaranya, saluran tempat pembuangan pembuangan dari saluran
dari saluran urin,
Kloaka urin , saluran dari saluran urin, urin, saluran reproduksi -
saluran reproduksi
pencernaan dan saluran saluran reproduksi dan dan saluran pencernaan
dan saluran
urogenital saluran pencernaan
pencernaan

Jantan : Panjang
Uretra - - - -
Betina :Pendek
Terima kasih…….

Anda mungkin juga menyukai