Anda di halaman 1dari 14

PRINSIP MODEL MIDWIFERY

LED CARE
KELOMPOK 3:
1.Anisa ulfa
2.Dita dwi amanda
3.Eys enggraini
4.Humairah faradilla
5.Rina ingriani
6.Putri novellin
7.Tiara wulandari
8.Viorika marsafa putri
9.Rihadatul aisy
10.Khusnul khotia
AKI dan AKB merupakan
tantangan besar di negara
berkembang

Bukti dasar pada keselamatan


pasien, akar penyebab dan faktor,
serta pada solusi biaya yang paling
efektif untuk masalah umum
sangat terbatas.

Asuhan Ibu dan bayi merupakan


program 20 utama WHO dalam
prioritas penelitian global yang
dilakukan di negara- negara
berpenghasilan rendah dan
menengah.
AKI dan AKB merupakan tantangan besar di negara berkembang
khususnya Indonesia. Bukti dasar pada keselamatan pasien, akar
penyebab dan faktor, serta pada solusi biaya yang paling efektif untuk
masalah umum sangat terbatas. Asuhan Ibu dan bayi merupakan
program 20 utama WHO dalam prioritas penelitian global yang
dilakukan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.
Model Asuhan “Midwifery Led Care” diartikan bahwa : kehamilan dan
kelahiran adalah peristiwa kehidupan yang normal dan berpusat
wanita, mencakup: asuhan berkesinambungan; pemantauan fisik,
psikologis, spiritual dan sosial kesejahteraan perempuan dan keluarga
di seluruh siklus kesehatan reproduksi perempuan; menyediakan
pendidikan kesehatan individual, konseling dan antenatal care;
pendampingan terus menerus selama persalinan, kelahiran dan masa
postpartum, dukungan terus-menerus selama periode postnatal;
meminimalkan intervensi teknologi; dan mengidentifikasi dan merujuk
wanita yang memerlukan perhatian khusus obstetri atau lainnya.
Definisi midwife-led care
• Bidan merupakan seorang pemimpin profesional
yang menyediakan asuhan berkelanjutan mulai dari
perencanaan, pengorganisasian dan pemberian
asuhan yang diberikan kepada perempuan mulai
dari kunjungan awal hingga masa nifas
• Menyediakan konsultasi oleh staf medis lain
(obsgyn atau nakes lain) pada beberapa kasus
asuhan antenatal, intranatal dan postnatal 
kolaborasi atau rujukan
• Bidan merupakan pemimpin profesional yang
bertanggung jawab untuk menilai kebutuhan
perempuan, merencanakan asuhan, merujuk
kepada tenaga profesional lain yang tersedia.
• Model Mifwife led care bertujuan untuk menyediakan
pelayanan tidak hanya di masyarakat atau rumah
sakit, pada perempuan sehat tanpa komplikasi atau
kehamilan dengan risiko rendah
Midwifery Care
CARE dalam bahasa Inggris mempunyai arti Memelihara, Mengawasi,
memperhatikan dengan sepenuhnya. Dihubungkan dengan kebidanan care
disebut sebagai ASUHAN.

Midwifery Care
CARE dalam bahasa Inggris mempunyai arti Memelihara, Mengawasi, memperhatikan
dengan sepenuhnya. Dihubungkan dengan kebidanan care disebut sebagai ASUHAN.

Bidan dalam memegang Prinsip Midwifery Care yaitu :


*Mengakui dan mendukung keterkaitan antara fisik, psikis dan lingkungan kultur sosial
*Berasumsi bahwa mayoritas wanita bersalinan ditolong tanpa intervensi
*Mendukung dan Meningkatkan persalinan alami
*Menggunakan pendekatan pemecahan masalah yang dilandaskan ilmu dan seni
*Wanita punya kekuasaan yaitu berdasarkan tanggungjawab bersama untuk suatu
pengambilan keputusan, tetapi wanita mempunyai kontrol atau keputusan terakhir
mengenai keadaan dirinya dan bayinya
*Dibatasi oleh hukum dan ruang lingkup praktik
*Berprinsip Women Center Care
Area yang dikembangkan untuk Pusat
Asuhan yang dipimpiin oleh bidan
• Persalinan normal: lebih banyak di promosikan
• pada area asuhan
• Tempat persalinan tanpa obat-obatan
• Ruang kebidanan di RS (kamar bersalin, poli
kebidanan, ruang nifas) di atur dan di kelola oleh
bidan
• Pada beberapa waktu, dokter dan bidan
bekerjasama dengan tanggung jawab yang sama
• Persalinan normal adalah tugas utama bidan 
• RS : tugas utama bidan untuk persalinan normal
Menjaga persalinan tetap normal
• Menciptakan lingkungan seperti di rumah, peralatan
rs tidak nampak, membuat kamar bersalin seperti di
rumah
• Menciptakan sikap positif tanpa intervensi medikal
• Pilihan tempat persalinan dan penolong termasuk
rumah, RB atau RSB
• Perempuan punya kesempatan untuk mengenal
bidan yang akan menolonnya dan membina
hubungan saling percaya
• Mendidik dan melatih bidan dan dokter untuk
memperbaiki pengetahuan dan kepercayaan diri
tentang persalinan normal
• Memberikan akses pendidikan keluarga dan
persiapan persalinan
Apa yang harus dilakukan bidan di pusat unit
kebidanan yang dipimpinnya:

• Mendukung bidan dan Obsgyn pada area intrapartum,


merencanakan lebih banyak kenormalan yang
dilakukan untuk setiap proses persalinan
• Tidak memberikan informasi yang tidak penting,
membuat rencana persalinan perindividu
• Memberikan prioritas untuk mobilisasi dan prilaku
persalinan
• normal
• Mendidik bidan dan dokter, membawa kenormalan pada
semua aspek asuhan, mengajar di universitas
• Bekerja mendampingi dokter obsgyn senior
(konsultan
• Work along side senior Consultant Obstetricians to
memperbaiki
• jumlah persalinan normal termasuk memperbaiki
kebijakan
• Mempertahankan persalinan normal pada
semua setting pelayanan
• Melakukan audit dan penelitian secara
periodik dan menginformasikan hasil
kepada semua tim
Pengalaman perempuan dalam asuhan kebidanan

• Diantaranya adalah kepuasan ibu mengenai informasi, saran,


penjelasan, tempat persalinan dan persiapan untuk persalinan dan
kelahiran, serta persepsi pilihan untuk meredakan nyeri dan
evaluasi tingkah laku pemberi asuhan. Kepuasan dalam berbagai
aspek asuhan kebidanan tampaknya lebih tinggi pada asuhan yang
dilakukan bidan dibandingkan model asuhan yang lain .
• Perempuan yang menerima model Midwifery led care yang
dilakukan bidan akan mengalami 8 kali lebih mungkin untuk
didampingi saat lahir oleh bidan yang dikenal, 21% lebih kecil
kemungkinannya untuk kehilangan bayi mereka sebelum 24
minggu, 19% lebih kecil kemungkinannya untuk diberikan anastesi
lokal, 14% lebih sedikit cenderung mengalami kelahiran dengan
tindakan 18% lebih kecil kemungkinan untuk episiotomi, lebih
mungkin untuk kelahiran spontan pervaginam, Segera memulai
menyusui bayinya, Merasa memegang kendali saat melahirkan
Models of midwife-led care
• Tim Kebidanan
• Bertujuan untuk menyediakan asuhan berkelanjutan yang
dilakukan oleh kelompok bidan dengan berbagi tugas.
Perempuan akan menerima asuhan dari beberapa bidan
sebagai tim kebidanan, Jumlah bervariasi

• Beban kasus kebidanan


• Bertujuan untuk menawarkan kesinambungan hubungan
yang yang lebih besar dari waktu ke waktu, dengan
memastikan bahwa seorang perempuan yang melahirkan
menerima asuhan antenatal, intra dan postnatal
nya dari satu bidan atau / pasangannya praktek nya (Obsgyn)
Daftar pustaka
http://prahastiwida.blogspot.com/p/midwifery-
care.html
https://www.slideshare.net/aprilliaindahfajarwa
ti/midwifery-care
https://maybidan.files.wordpress.com/2015/03/
4-materi-preseptor-midwifery-led-care.pdf