Anda di halaman 1dari 7

MALFORMASI ANOREKTAL

dr. Kustiyo Gunawan, SpBA, FACS


Laboratorium/SMF Ilmu Bedah
FK Unair/RSU Dr. Soetomo
Surabaya
Classification of Anorectal Malformation by Peňa
Males
Perianal fistula No Colostomy
Rectourethral fistula
Bulbar
Prostatic
Rectovesical fistula (bladder neck) Colostomy
Imperforate anus without fistula
Rectal atresia
Females
Perineal fistula No Colostomy
Vestibular fistula
Persistent cloaca
<3 cm common channel Colostomy
>3 cm common channel
Imporforate anus without fistula
Rectal atresia
Kelainan recto bladder neck fistula dan
recto prostatic fistula
Fistula anovestibular dan fistula rectovestibular
KELAINAN PENYERTA
Genitourinary
 81% perempuan dengan kloaka.

 52% laki-laki dengan bladder neck


fistula.
Refluk nephropathy pyelonephritis
sampai fibrosis parenchym.
USG ginjal dan voiding cystourethrogram
(VCUG).
Keputusan penting dalam 24-48
jam pertama kehidupan :

1. Perlu kolostomi ? Atau anoplasti


tanpa kolostomi ?

2. Kelainan penyerta urogenital ?


Keuntungan divided colostomy
1. Tidak mungkin terjadi prolaps.
2. Mencegah feses masuk ke bagian
ostomi distal.
3. Tidak terjadi absorbsi urine oleh
mukosa kolon.
4. Memudahkan absorbsi air oleh kolon.