Anda di halaman 1dari 20

0m swastyastu

Kelompok 4
Intan Apsari 23
Ivani Wulandari 25
Sulistya Yunia 31
Eva Mariani 35
Maya Sri Widyantari 37
Putu Noviyanti 39

2
Konsep Biaya

3
BIAYA
✘ Konsep dasar yang melandasi pembebanan
cost adalah konsep upaya dan hasil (efforts
and accomplishment). Atas dasar konsep
tersebut cost dapat dipisah menjadi dua,
yaitu : cost yang masih menjadi potensi jasa
(melekat pada aktiva), dan cost yang potensi
jasanya dianggap sudah habis dalam rangka
menghasilkan pendapatan.
4
KARAKTERISTIK BIAYA

Karakteristik biaya dapat dipahami dengan


mengenali batasan atau pengganti yang
berkaitan dengan biaya. Dengan pemahaman
seperti ini, transaksi yang berkaitan dengan
biaya dapat dengan mudah diidentifikasi
sehingga dapat dengan mudah disajikan dengan
benar dalam laporan keuangan.
5
PENGERTIAN BIAYA
FASB
✘ Biaya adalah aliran keluar KAM
(outflows) atau pemakaian
aktiva atau timbulnya hutang ✘ Biaya sebagai
(kombinasi keduanya) selama penurunan nilai aktiva
satu periode yang berasal atau kenaikan hutang
dari penjualan atau produksi atau kenaikan ekuitas
barang, atau penyerahan pemegang saham
jasa atau pelaksanaan
sebagai akibat
kegiatan yang lain yang
merupakan kegiatan utama
pemakaian barang atau
suatu entitas. jasa oleh suatu unit
usaha untuk
menghasilkan 6
Biaya dan Rugi (Losses)
Konsep Dasar Penyusunan dan Penyajian
Laporan Keuangan, IAI (1994) tidak
memisahkan biaya dengan rugi. Jadi semua
potensi jasa baik yang digunakan secara
langsung ataupun tidak langsung untuk
memperoleh pendapatan disebut dengan
biaya.

7
PENGUKURAN DAN PENGAKUAN
BIAYA
Pengukuran dan pengakuan biaya
memainkan peranan penting dalam
penyusunan laporan keuangan.
Kecermatan mengukur besarnya biaya
akan mempengaruhi keakuratan
informasi keuangan yang dihasilkan.
Ketepatan saat mengakui biaya juga
akan berpengaruh dalam penentuan
besarnya rugi atau laba perusahaan.
Oleh karena itu pemahaman secara
Cost Historis
Cost historis merupakan Cost Masukan Terkini
jumlah rupiah kas atau Cost masukan terkini Setara Kas
setaranya yang menunjukkan jumlah Setara kas
dikorbankan untuk rupiah harga pertukaran
memperoleh aktiva. yang harus dikorbankan adalah jumlah
Pengukuran biaya atas sekarang oleh suatu rupiah kas
dasar cost historis, dapat entitas untuk yang dapat
digunakan untuk jenis memperoleh aktiva yang
aktiva seperti gedung, sejenis dalam kondisi direalisir
peralatan dan sebagainya. yang sama. Contohnya, dengan cara
penilaian untuk menjual setiap
persediaan.
jenis aktiva di
pasar bebas
9
Pengakuan Biaya
Pada dasarnya cost memiliki dua
kedudukan penting, yaitu: (a) sebagai aktiva
(potensi jasa) dan (b) sebagai beban
pendapatan (biaya). Misalnya, cost
persediaan pada awalnya dicatat atau
diakui sebagai aktiva. Apabila cost tersebut
telah dinyatakan keluar (dijual) untuk
menghasilkan pendapatan, maka cost
tersebut dinyatakan sebagai biaya, dengan
nama cost barang terjual (cost of goods
sold).
10
Semua cost dapat ditangguhkan
Ada dua masalah yang muncul pembebanannya sebagai biaya, apabila
sehubungan dengan pemisahan cost tersebut memenuhi kriteria sebagai
cost aktiva
✘ Kriteria yang digunakan untuk ✘ Memenuhi definisi aktiva (memiliki
menentukan cost tertentu manfaat ekonomi masa mendatang,
yang harus dibebankan pada dikendalikan perusahaan, berasal dari
pendapatan periode berjalan. transaksi masa lalu).

✘ Ada kemungkinan yang cukup bahwa


✘ Kriteria yang digunakan
manfaat ekonomi masa mendatang
untuk menentukan bahwa yang melekat pada aktiva dapat
cost tertentu ditangguhkan dinikmati oleh entitas yang
pembebanannya. menguasai.
✘ Besarnya manfaat dapat diukur
dengan cukup andal.
11
KONSEP PENANDINGAN Konsep Matching
(MATCHING)

Konsep
penandingan adalah
konsep yang
dimaksudkan untuk
mencari dasar
hubungan yang
tepat dan rasional
antara pendapatan
dan biaya.

12
Hubungan Sebab Akibat
Indetifikasi Cost Produk
Dasar yang ideal untuk menandingkan biaya
dengan pendapatan adalah hubungan sebab
akibat. Meskipun dasar ini sulit untuk
dibuktikan, namun atas dasar pengamatan Biaya Yang Langsung
Berhubungan dengan
yang dilakukan para akuntan menunjukan Pendapatan Masa Mendatang,
bahwa barang/ jasa teetentu yang digunakan Tetapi Tidak Masuk dalan Cost
Produksi
dalam proses produksi pda akhirnya akan
membantu dalam proses menghasilkan
pendapatan selama periode tertentu. Oleh Biaya Yang Berhubungan
karena itu dasar penandingan ini sering Dengan Pendapatan Yang
terjadi Setelah Pendapatan
disebut dengan penandingan langsung (direct Diakui
or product matching).
13
Alokasi Sistematis Dan
Rasional

Alokasi sistematik dan rasional dapat digunakan


sebagai dasar penandingan apabila dasar penandingan
hubungan sebab- akibat tidak dapat dilakukan. Biaya
diakui dan dihubungkan dengan pendapatan pada
periode terjadinya. Cost yang terjadi dapat dialokasikan
dalam beberapa periode, dan dapat juga langsung
diakui dan dibebankan sebagai biaya. Pemilihan
terhadap dua alternatif tersebut tergantung pada
keadaan yang melandasi timbulnya cost tersebut.
14
Pembebanan Segera
(Immediate Recognition)
Apabila tidak ada alasan yang kuat untuk
membebankan cost atas dasar hubungan
sebab akibat ataupun alokasi sistematis dan
rasional, maka cost langsung dapat
dibebankan pada periode terjadinya.
Misalnya, pencatatan terhadap biaya
advertensi.

15
Kritik Terhadap Konsep
Penandingan

Konsep penandingan merupakan salah satu


konsep yang digunakan dalam kerangka
akuntansi konvensional. Meskipun konsep
penandingan merupakan hal yang umum
diterapkan dalam akuntansi konvensional,
namun dalam pelaksanaannya masih diwarnai
dengan berbagai pertentangan.
16
Taksiran kerugian
Bukti Yang Obyektif
✘ Sebelum laporan keuangan disajikan

1

terdapat informasi yang menunjukkan


Dalam pengakuan kemungkinan timbulnya rugi yang cukup
pendapatan, bukti obyektif pasti.

merupakan syarat utama


2
yang harus dipenuhi. Namun Dalam pengakuan pendapatan, bukti
obyektif merupakan syarat utama yang
demikian bukti obyektif
harus dipenuhi. Namun demikian bukti
tersebut kurang diperhatikan
obyektif tersebut kurang diperhatikan
dalam pengakuan biaya. dalam pengakuan biaya.

17
Evaluasi Terhadap Konsep Kriteria Alokasi secara
Matching teoritis

Hubungan sebab akibat sebenarnya tidak


mungkin untuk diterapkan, karena konsep Additivity
cost attach tidak memiliki alasan atau
argumen yang kuat. Dalam situasi tertentu,
konsep cost attach tidak dapat menunjukkan Unambiguity
dasar hubungan sebab akibat sebagai dasar
hubungan pembebanan yang benar-benar
meyakinkan. Oleh karena itu, akuntan tidak
Defensibility
menghubungkan secara langsung biaya
dengan pendapatan, tetapi atas dasar
interval waktu.

18
Thanks!
Any questions?

19
0m shanti shanti
shanti om