Anda di halaman 1dari 15

KOMUNIKASI

MULTIDISIPLIN
DALAM
PELAYANAN
KESEHATAN
ISS 2

http://www.free-powerpoint-templates-design.com
Agenda Style
1. PENGERTIAN KOMUNIKASI MULTIDISIPLIN DALAM PELAYANAN
KESEHATAN

2. TUJUAN KOMUNIKASI MULTIDISIPLIN

3. PENERAPAN KOMUNIKASI MULTIDISIPLIN

4. CONTOH KOMUNIKASI MMULTIDISIPLIN


PENGERTIAN
KOMUNIKASI
MULTIDISIPLIN
Komunikasi adalah elemen dasar dari interaksi manusia yang
memungkinkan seseorang untuk menetapkan,
mempertahankan,dan meningkatkan kontak dengan orang lain.
Potter&perry edisi 4

Jurgen ruesch (1972) dalam chitty (1997) menjelaskan bahwa


komunikasi adalah keseluruhan bentuk perilaku seseorang
secara sadar ataupun tidak sadar yang dapat memengaruhi
orang lain tidak hanya komunikasi yang diucapkan dan ditulis,
tetapi juga termasuk gerakan tubuh serta tanda tanda somatik
dan simbol-simbol
(o’tole,2005)
Tim professional termasuk perwakilan dari berbagai pengungka
pan yang mengkoordinasikan kontribusi masing-masing profesi
yag tidak dianggap tumpang tindih untuk meningkatkan kepera
watan.

Wywlalawski (2004:135)
Multidisiplin mengacu pada tim,dimana sejumlah orang/individu
dari berbagai disiplin ilmu terlibat dala proyek namun masing-
masing individu bekerja secara mandiri.
Jadi komunikasi multidisiplin dalam keperawatan adalah
komunikasi yang melingkupi seluruh aspek jalur komunikasi
penanganan dan perawatan pasien kerja tim multidisiplin
dipandang sebagai salah satu proses kunci dimana
perawatan dikelola dalam pelayanan kesehatan,namun sering
dipandang sebagai salah satu yang paling bermasalah
TUJUAN KOMUNIKASI
MULTIDISIPLIN
Pentingnya komunikasi dalam praktik keperawatan tidak sekedar berguna bagi
perawat yang bersangkutan dalam membantu kinerja dan produktivitas perawat,
tetapi juga berguna bagi pasien (klien) dan teman-teman sejawatnya.
Tujuan umum komunikasi dalam keperawatan yaitu :
1. Mengenal dan memahami pasien
2. Mengubah opini dan cara berfikir pasien
3. Mengubah sikap umum pasien
4. Mengubah perilaku pasien
5. Mengubah sikap sosial pasien
penerapan
KOMUNIKASI
MULTIDISIPLIN DALAM
PELAYANAN KESEHATAN
Penerapan komunikasi multidisiplin dalam
pelayanan kesehatan adalah dengan cara :
1. Pelaporan
2. Catatan
3. Diskusi
4. konsultasi
contoh KOMUNIKASI
MULTIDISIPLIN DALAM
PELAYANAN KESEHATAN
1. Komunikasi SBAR
Merupakan suatu standar sistem kommunikasi antar tenaga kesehatan guna
mengkomunikasikan hal-hal mengenai pengelolaan pasien.
Langkah menggunakan komunikasi SBAR terdiri atas:
1. Situation -> salam, identitas pelapor dan asal ruang perawatan, identitas
pasien, dan alasan untuk melaporkan kondisi pasien, secara subjektif dan
objektif
2. Background -> latar belakang pasien (riwayat penyakit sekarang), alasan
pasien dirawat inap, pengelolaan pasienn yangsudah berjalan, dan terapi
yang diterima pasien sampai saat itu
3. Asessment -> penilaian kondisi pasien yang disampaikan oleh perawat
4. Recommendation
2. Komunikasi antara perawat dengan tenaga kesehatan
3. Komunikasi antara perawat dengan dokter
4. Komunikasi antara perawat dengan perawat
5. Komunikasi antara perawat dengan ahli terapi respiratori
6. Komunikasi antara perawat dengan ahli farmasi
7. Komunikasi antara perawat dengan ahli gizi
Daftar pustaka

Potter PA & Perry AG. 2005. Buku Ajar Fundamental dan Praktik Edisi 4, Jakarta : EGC
Potter & Perry. 2009. Fundamental Keperawatan . Edisi 7. Jakarta : Salemba Medika
Anjaswarni, Tri. 2016. Komunikasi dalam Keperawatan. Jakarta : Pusdik SDM Kesehatan
Thank you
Insert the title of your subtitle Here

Anda mungkin juga menyukai