Anda di halaman 1dari 13

P SITI ALMUNAWWARAH R

0708151261
Pendahuluan…

Siklus jantung sebagai pompa


berkaitan dengan kontraksi dan
pengosongan ventrikel yang
disebut sistole, serta pengisian
dan relaksasi ventrikel yang
disebut diastole.
Dalam siklusnya, jantung menghasilkan dua suara,
yaitu:
 Suara jantung I (lubb), yaitu suara yang
ditimbulkan oleh penutupan dari valvula
bicuspidalis dan valvula tricuspidalis (katup
atrioventrikular), menimbulkan suara panjang.

 Suara jantung II (dupp), yaitu suara yang


ditimbulkan oleh penutupan dari valvula
semilunaris aorta dan valvula semilunaris
pulmonal, menimbulkan suara pendek dan tajam.
Katup-katup tersebut akan membuka dan
menutup secara pasif disebabkan oleh
perbedaan tekanan antara atrium dengan
ventrikel, maupun antara ventrikel dengan
aorta ataupun trunkus pulmonalis.

Secara klinis, sistole adalah periode yang


terjadi diantara suara jantung I dengan
suara jantung II, sedangkan diastole
adalah periode yang terjadi diantara suara
jantung II dengan suara jantung I
Siklus Jantung Sebagai Pompa

• Darah masuk  Atrium melalui vena-vena besar 


ventrikel melalui valvula bicuspidalis dan valvula
tricuspidalis yang terbuka sebelum terjadi kontraksi
atrium. Fase ini disebut fase pengisian pada diastolik
(passive ventricular fillingà mid-diastole), dimana
volume darah dari atrium yang masuk ke ventrikel
baru sebanyak 75%.

• Selanjutnya, atrium akan berkontraksi (karena


potensial aksi) dan memompa 25% darah lagi masuk
ke dalam ventrikel sehingga ventrikel menjadi penuh
100% atau sebesar 120 mL (Ending Diastolik
Volume), fase ini merupakan akhir dari diastole.
 Kontraksi yang tadinya terjadi pada atrium
akan menjalar merangsang ventrikel.
Miokardium dari ventrikel akan berkontraksi
tetapi kedua valvula semilunaris masih
tertutup dan volume dari ventrikel masih
tetap seperti sebelumnya. Fase ini disebut
dengan fase kontraksi isovolumetrik, dimana
terjadi peningkatan tekanan pada ventrikel
melebihi tekanan pada atrium, akibatnya
valvula bicuspidalis dan valvula tricuspidalis
jadi tertutup (menimbulkan suara jantung I).
 Tekanan ventrikel yang meningkat akan
menyebabkan kedua valvula semilunaris jadi
membuka, dimana tekanan ventrikel sinistra akan
melebihi tekanan aorta saat mencapai sekitar 80
mmHg, sedangkan tekanan ventrikel dextra akan
melebihi tekanan arteri pulmonalis saat mencapai
sekitar 10 mmHg, inilah yang menyebabkan
valvula semilunaris aorta dan valvula semilunaris
pulmonal jadi membuka. Pembukaan kedua
valvula semilunaris tersebut akan memulai fase
ejeksi pada sistolik.
 Pada fase ejeksi ini tekanan ventrikel sinistra dan
aorta mencapai tekanan maksimum yang berkisar
120 mmHg. Sebagian besar volume ventrikel akan
dipompakan secara cepat selama fase awal, dan
kecepatan aliran pada aorta akan meningkat hingga
mencapai maksimum. Tekanan ventrikel tersebut
kemudian mulai turun (volume ventrikel yang tersisa
dipompakan lebih lambat) sampai akhirnya di bawah
tekanan aorta dan arteri pulmonalis, ini menyebabkan
kedua valvula semilunaris menutup (menimbulkan
suara jantung II).
 Dari fase ini tidak semua darah dipompa
keluar dari ventrikel menuju aorta dan arteri
pulmonalis, tapi ada darah yang masih
tersisa dalam ventrikel sebagai volume
residu yang banyaknya sekitar 40 mL
(Ending Sistolik Volume). Perlu diingat bahwa
pada fase ejeksi ini valvula atrioventrikular
tetap tertutup agar ketika darah dipompa
ventrikel ke aorta dan arteri pulmonalis
dengan tekanan yang besar darah tersebut
tidak kembali ke atrium.
 Diastole sekarang dimulai dengan fase relaksasi
isovolumetrik, pada fase ini kedua valvula
semilunaris dan valvula atrioventrikular masih
tertutup, miokardium pun mengalami relaksasi. Pada
fase ini darah dari atrium telah terisi kembali akibat
turunnya tekanan valvula atrioventrikular selama
fase ejeksi sebelumnya. Tekanan ventrikel pun
menurun tajam, sedangkan sebaliknya, tekanan
atrium telah naik (karena darah yang telah masuk
ke atrium), hal ini menyebabkan valvula bicuspidalis
dan valvula tricuspidalis terbuka kembali.
 Setelah valvula atrioventrikular
tersebut terbuka, darah dari atrium
mengalir ke ventrikel tanpa kontraksi
dari atrium, jadi pada fase ini siklus
jantung sebagai pompa kembali pada
fase pengisian pada diastolik dan
seterusnya berurutan melewati fase-
fase seperti yang sudah dijelaskan di
atas.
Jadi…
 1 diastolik diikuti 1 sistolik

 Diastolik: - Pengisian atrium


- Katup mitral dan trikuspidal membuka
- Darah masuk ke ventrikel

• Sistolik: - Kontraksi isovolumetrik ventrikel


- Penutupan mitral dan trikuspidal
- Katup aorta dan pulmonal membuka
- katup aorta dan pulmonal menutup
TERIMA
KASIH
^_^
SAVE MY LIFE