Anda di halaman 1dari 12

MANGROVE

KELOMPOK 2 :
1. Fhonia Syahwal A. NIM: 185080100111026
2. Aqidatul Musdalifah NIM: 185080100111028
3. Maria Alfonsa Okta NIM: 185080100111030
4. Silvia Devi Anggraini NIM: 185080100111034
5. Achmad Firu Yuda NIM: 185080100111036
6. Amin Muslimin NIM: 185080100111038
7. Cindy Amanda S. NIM: 185080100111040
8. Feri Irawan NIM: 185080100111042
9. Norma Rahima NIM: 185080100111044
10. Vadia Cahyani NIM: 185080100111046
ASPEK TEORITIS
• Indonesia merupakan suatu negara kepulauan yang terdiri dari 13.667 pulau dan
mempunyai wilayah pantai sepanjang 54.716 km dan banyak ditumbuhi hutan mangrove.
• Hutan mangrove merupakan jenis maupun komunitas tumbuhan yang tumbuh di daerah
pasang surut.
• Luasan hutan mangrove di Indonesia kurang lebih 3,7 juta hektar yang merupakan hutan
mangrove terluas yang ada di Asia dan bahkan di dunia.
• Hutan mangrove juga memiliki fungsi :
• Fungsi ekonomi : penghasil kebutuhan rumah tangga, penghasil keperluan industri, dan
penghasil bibit.
• Fungsi ekologis : sebagai pelindung garis pantai, mencegah intrusi air laut, sebagai habitat
berbagai jenis burung, dan lain-lain.
ASPEK TEORITIS
• Ekosistem hutan mangrove memiliki produktivitas tinggi dibandingkan ekosistem lain
dengan dekomposisi bahan organik yang tinggi, dan menjadikannya sebagai mata rantai
ekologis yang sangat penting bagi kehidupan mahluk hidup yang berada di perairan
sekitarnya.
• Materi organik menjadikan hutan mangrove sebagai tempat sumber makanan dan tempat
asuhan berbagai biota seperti ikan, udang dan kepiting.
• Produksi ikan dan udang di perairan laut sangat bergantung dengan produksi serasah yang
dihasilkan oleh hutan mangrove.
• Berbagai kelompok moluska ekonomis juga sering ditemukan berasosiasi dengan
tumbuhan penyusun hutan mangrove.
TOPIK

Definisi Fungsi dan Penelitian


Peran Mangrove
PENELITIAN MANGROVE
PENDAHULUAN

• Kawasan Segara Anakan merupakan laguna yang


dikelilingi oleh hutan-hutan mangrove yang luas.
Hutan mangrove memiliki fungsi ekologis anatara
lain sebagai spawning ground , nursey ground,
feeding ground bagi berbagai biota.
• Kepiting dalam ekosistem hutan mangrove
berkedudukan sebagai spesies kunci yang
melibatkan biota lain dalam aktivitas makan serta
sebagai pengurai seresah mangrove untuk
sebagian dimakan dan dicacah (Redjeki et al.,
2017).
METODE

• Penelitian dilakukan di 3 lokasi yakni Desa Panikel, Bondan, dan Kalibuntu.


Metode penelitian dengan metode deskriptif. Penentuan lokasi sampling dengan
metode sampling acak.
• Analisa kepadatan kepiting dihitung dengan rumus Krebs. Indeks Keanekargaman
(H’) jenis dihitung menurut Shannon-Wiener. Menghitung Indeks Keseragaman (E)
jenis menggunakan rumus Evennex Indeks dari Shannon Indeks of Diversity
(Krebs, 1989). Indeks Dominansi dihitung dengan menggunakan rumus Indeks of
Dominance dari Simpson (Odum, 1993).
HASIL DAN PEMBAHASAN
N0 Spesies Lokasi
Panikel Bondon Kalibuntu
1 Uca coarctata 0,35 0,27 0,25
2 Uca crassipes 0,13 0,12 0,35
3 Uca dussumieri 0,33 0,23 0,27
4 Uca tetragonon 0,40 0,11 0,13
5 Uca vocans 0,03 0,03 -
6 Episesarma lafondi - 0,17 0,11
7 Episesarma versicolor - 0,07 0,20
8 Episesarma bidens - 0,21 -
9 Metaplax elegans 0,03 0,05 -
10 Metopograpsus latifrons - 0,07 0,07
11 Metopograpsus messor - 0,11 0,16
12 Scylla serrata - - 0,03
Jumlah 1,27 1,43 1,56

Tabel 1. Rata-rata Kepadatan Total (Ind / m2) Kepiting di Lokasi Penelitian


HASIL DAN PEMBAHASAN
Lokasi Keanekaragaman Keseragaman Dominasi
H’ Kategori E Kategori D Kategori
Panikel 1,47 Sedang 0,57 Sedang 0,28 TAD
Bondan 2,23 Sedang 0,64 Tinggi 0,12 TAD
Kalibuntu 2,02 Sedang 0,61 Tinggi 0,15 TAD

Tabel 2. Nilai Keanekaragaman, Keseragaman dan Dominansi Kepiting pada Lokasi Penelitian

• Nilai indeks keanekaragaman masuk kategori sedang


• Nilai indeks keseragaman masuk kategori tinggi pada lokasi Bondan dan Kalibuntu
DAFTAR PUSTAKA

Redjeki, S., M. Arif., R. Hartati dan L.K. Pinandita. 2017. Kepadatan dan persebaran
kepiting (Brachyura) di ekosistem hutan mangrove Segara Anakan Cilacap.
Jurnal Kelautan Tropis. 20(2): 131-139.
Thank You
• ADA PERTANYAAN ?