Anda di halaman 1dari 28

TANGGUNG JAWAB DAN

TANGGUNG GUGAT
BIDAN DALAM
PELAYANAN
KEBIDANAN

Oleh:
Brivian Florentis Yustanta, SST, M.Kes
TANGGUNG JAWAB
 Merupakan keadaan wajib menanggung
segala perbuatan (senagaja / tidak sengaja)
dan menanggung akibatnya.
 Merupakan perwujudan dari kesadaran
akan kewajibannya.
 Tanggung jawab hukum dikenal dengan
sebutan gugatan perdata dan atau tuntutan
pidana.
 Sedangkan tanggung jawab berdasarkan
etika profesi dikenal sebagai
pertanggungjawaban dari majelis kode etik
profesi.
Tanggung jawab dari Segi
Hukum Perdata
 Didasarkan pada ketentuan Pasal 1365 BW
(Burgerlijk Wetboek), atau kitab UU
Hukum Perdata : Apabila tenaga kesehatan
dalam melaksanakan tugasnya melakukan
tindakan yang mengakibatkan kerugian
pada pasien, maka tenaga kesehatan
tersebut dapat digugat oleh pasien atau
keluarganya yang merasakan dirugikan itu
Tanggung jawab dari segi
Hukum Pidana
 Pasal 351 Kitab Hukum Pidana (KUHP).
Ancaman pidana tersebut dikenakan
kepada seseorang (termasuk tenaga
kesehatan) yang karena kelalaian atau
kurang hati-hati menyebabkan orang lain
(pasien) cacat atau bahkan sampai
meniggal dunia. Ancaman pidana untuk
tindakan semacam itu adalah penjara
paling lama 5 tahun
Perlindungan Hukum bagi Klien
atau Pasien
 Undang-undang tentang perlindungan konsumen
No.8 Tahun 1999. Satu diantara ketentuannya
adalah bahwa pasien sebagai konsumen
pelayanan jasa kesehatan, berhak atas keamanan,
keselamatan, informasi yang benar, jelas dan
jujur serta menuntut ganti rugi apabila dokter
atau tenaga kesehatan lainnya selama melakukan
pelayanan kesehatan ternyata melakukan
kesalahan atau kelalaian yang merugikan pasien
Perlindungan Hukum Bagi
Bidan
 Pasal 23 UU No.23 tahun 1992 tentang
kesehatan telah menetapkan tenaga
kesehatan berhak memperoleh
perlindungan hukum dalam melaksanakan
tugas sesuai dengan profesinya.
Perlindungan Hukum Bagi
Bidan
 Pasal 24 ayat (1) peraturan pemerintah no.23
tahun 1996 menyatakan yang dimaksud
dengan perlindungan hukum adalah bentuk-
bentuk perlindungan yang antara lain berupa
rasa aman dalam melaksanakan tugas
profesinya, perlindungan terhadap keadaan
membahayakan yang dapat mengancam
keselamatan fisik atau jiwa, baik karena alam
maupun perbuatan manusia.
1. Tanggung Jawab Terhadap
Peraturan Perundang-undangan
 Pengaturan tenaga kesehatan ditetapkan
dalam undang-undang dan peraturan
pemerintah.
 Tugas dan kewenangan bidan serta praktik
kebidanan diatur didalam peraturan atau
keputusan menteri kesehatan
2. Tanggung Jawab Terhadap
Pengembangan Kompetensi
 Setiap bidan memiliki tanggung jawab
memelihara kemampuan profesionalnya
 Bidan harus selalu meningkatkan
pengetahuan dan keterampilannya dengan
mengikuti pelatihan, pendidikan
berkelanjutan, seminar, serta pertemuan
ilmiah lainnya
3. Tanggung Jawab Terhadap
Penyimpanan
Pendokumentasian
 Setiap bidan harus mendokumentasikan
kegiatannya dalam bentuk catatan tertulis.
 Catatan bidan mengenai pasien yang
dilayaninya dapat dipertanggungjawabkan
bila terjadi gugatan dan sebagai bahan
laporan untuk disampaikan kepada teman
sesame profesi ataupun atasannya.
4. Tanggung Jawab Terhadap
Klien dan Keluarganya
 Tanggung jawab bidan tidak hanya pada
kesehatan ibu dan anak, tetapi juga
menyangkut kesehatan keluarga.
 Bidan harus dapat mengidentifikasi
masalah dan kebutuhan keluarga serta
memberi pelayanan yang tepat dan sesuai
dengan kebutuhan keluarga.
5. Tanggung Jawab Terhadap
Profesi
 Bidan harus menjaga informasi yang diperoleh dari
pasien dan melindungi privasi mereka.
 Bidan harus bertanggung jawab terhadap keputusan dan
tindakan yang diambil dalam hal perawatan.
 Bidan harus dapat menolak untuk ikut terlibat didalam
aktifitas yang bertentangan dengan moral, namun hal
tersebut tidak boleh mencegahnya dalam memberikan
pelayanan terhadap pasien.
 Bidan hendaknya ikut serta terlibat dalam pengembangan
dan implementasi kebijakan kesehatan yang biasa
mendukung kesehatan pasien dan ibu hamil juga bayinya
6. Tanggung Jawab Terhadap
Masyarakat
 Bidan adalah anggota masyarakat yang juga
memiliki tanggung jawab. Oleh karena itu, bidan
turut tanggung jawab dalam memecahkan masalah
kesehatan masyarakat.
 Bidan berkewajiban memanfaatkan sumber daya
yang ada untuk menigkatkan kesehatan masyarakat,
bidan juga harus menjaga kepercayaan masyarakat
 Setiap bidan senantiasa menciptakan suasana yang
serasi dalam hubungan pelaksanaan tugasnya,
dengan mendorong partisipasi masyarakat untuk
meningkatkan derajat kesehatannya secara optimal.
7. Tanggung jawab bidan terhadap
sejawat dan nakes lainnya
 Setiap bidan harus menjalin hubungan
dengan teman sejawatnya untuk
menciptakan suasana kerja yang serasi
 Setiap bidan dalam melaksanakan tugasnya
harus saling menghormati baik terhadap
sejawatnya maupun lainnya
8. Tanggung jawab bidan
terhadap Pemerintah
 Setiap bidan dalam menjalankan tugasnya,
senantiasa melaksanakan kegiatan-kegiatan
pemerintah dalam bidang kesehatan khususnya
dalam KIA/KB dan kesehatan keluarga dan
masyarakat
 Setiap bidan melalui profesinya berpatisipasi dan
menyumbangkan pemikirannya kepada
pemerintah untuk meningkatkan mutu jangkauan
pelayanan kesehatan, terutama KIA/KB dan
keluarga
TANGGUNG GUGAT
 “ Setiap bidan yang melaksanakan praktik
kebidanan bertanggung gugat terhadap
praktiknya dalam lingkungan praktik apapun”.
(UKCC, 1994).
 Bentuk partisipasi bidan dalam membuat
keputusan serta menanggung segala konsekuensi
dari keputusannya tsb.
 Bidan yang memiliki tanggung gugat artinya bila
ada pihak yang menggugat maka dia menyatakan
siap dan berani menghadapinya.
 Bidan harus mampu menjelaskan tindakan yang
dilakukannya, dengan mengajukan 3 pertanyaan:
a) Kepada siapa tanggung gugat diajukan
b) Tindakan apa dari bidan tsb yang dikenai
tanggung gugat
c) Dengan kriteria apa tanggung gugat tsb
diukur baik buruknya
Macam-macam Tanggung Gugat
 Constractual Liability  adanya ingkar janji
 Liability in Tort  perbuatan melawan
hukum
 Strict liability  ganti rugi
 Vicarious lialibility  menanggung kesalahan
bawahannya
Tanggung gugat terjadi karena beberapa hal :
1. Mal efisiensi, keputusan yang diambil merugikan
pasien
2. Mal praktek/ lalai :
 Gagal mengkomunikasikan
 Tidak melaksanakan tugas sesuai dengan
standar
 Melakukan kegiatan yang mencederai klien
 Lalai/lupa dalam melakukan standar
Hak Pasien
 Pasien berhak memperoleh informasi.
 Pasien berhak memperoleh informasi yang meliputi:
a) Penyakit yang diderita
b) Tindakan kebidanan yang dilakukan
c) Alternatif terapi lainnya
d) Prognosis
e) Perkiraan biaya pengobatan
 Pasien berhak atas pelayanan yang manusiawi, adil dan
jujur.
Hak Pasien
 Pasien berhak mendapat pendampingan suami
atau keluarga selama proses persalinan
berlangsung.
 Pasien berhak memilih dokter dan kelas
perawatan sesuai dengan keinginannya dan
sesuai dengan peraturan yang berlaku di RS.
 Pasien berhak meminta konsultasi kepada dokter
lain (second opinian) terhadap penyakit yang
dideritanya.
Hak Pasien
 Pasien berhak memeperoleh pelayanan kebidanan
sesuai dengan profesi bidan tanpa diskriminasi
 Pasien berhak memilih bidan yang akan
menolongnya sesuai keinginannya.
 Pasien berhak meminta atas privasi dan
kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk
data-data medisnya.
Hak Pasien
 Pasien berhak menyetujui/memmberikan ijin atas
tindakan yang akan dilakukan oleh dokter
sehubungan dengan penyakit yang dideritannya.
 Pasien berhak menolak tindakan yang hendak
dilakukan terhadap dirinya dan mengakhiri
pengobatan serta perawatan atas tanggungjawab
sendiri sesudah memperolehinformasi yang jelas
tentang penyakitnya.
 Pasien berhak didampingi keluarga dalam
keadaan kritis.
Hak Pasien
 Pasien berhak menjalankan ibadah sesuai
agama/kepercayaannya selama hal itu tidak
mengganggu pasien lainnya.
 Pasien berhak atas keamanan dan keselamatan
dirinya selama dalam perawatan di RS.
 Pasien berhak menerima atau menolak
bimbingan moril atau spirituial.
 Pasien berhak mendapatkan perlindungan hukum
atas terjadinya kasus malpraktek.
Kewajiban Pasien
 Pasien dan keluarganya berkewajiban mentaati
segala peraturan dan tata tertib RS atau institusi
pelayanan kesehatan.
 Pasien berhak mematuhi segala instruksi dokter,
bidan, perawat dalam rangka pengobatan.
 Pasien atau penanggung jawabnya berkewajiban
untuk melunasi semua imbalan atas jasa
pelayanan kesehatan, dokter, bidan dan perawat.
Kewajiban Pasien
 Pasien atau penanggungjawabnya
berkewajiban memenuhi hal-hal yang
selalu disepakati/perjanjian yang telah
dibuatnya.
 Pasien wajib untuk menceritakan secara
jujur tentang segala sesuatu mengenai
penyakit yang dideritanya.

Anda mungkin juga menyukai