Anda di halaman 1dari 21

Seorang anak laki-laki usia 4 tahun

dengan Hemofilia A Berat


Laporan Jaga
Kamis, 6 Desember 2018

IDENTITAS PENDERITA

• Nama : An. MRA


• Tgl. Lahir : 30 Juli 2014
• Usia : 3 tahun 5 bulan
• Alamat : Pemalang
• Masuk RS : 5 Desember 2018

2
ANAMNESIS (5 Desember 2018 20.30WIB)

▪ Anamnesis diperoleh dari Ibu penderita


▪ Keluhan Utama : bengkak pada persendian lutut

Anak terdiagnosis hemophilia A sejak 1 bulan yang lalu.


± 3 hari SMRS anak mengeluh bengkak pada persendian lutut kanan, riwayat
trauma disangkal. Demam (-). Mimisan (-), gusi berdarah (-).

3
Riwayat Penyakit Dahulu
• Anak didiagnosis hemophilia A sejak 1 bulan yang lalu. Riwayat
perdarahan sulit berhenti (+) sejak usia 1 tahun.

Riwayat Penyakit Keluarga


• Adik laki-laki menderita hemophilia A, terdiagnosis 1 tahun
yang lalu karena riwayat memar post trauma kepala yang sulit
hilang.
Pohon Keluarga

5
Riwayat sosial ekonomi

• Ayah bekerja sebagai buruh bangunan. Ibu


sebagai ibu rumah tangga, penghasilan per
bulan kurang lebih Rp. 2.000.000,-
Menanggung 2 orang anak yang belum
mandiri. Biaya pengobatan ditanggung
BPJS PBI kelas 3.
• Kesan : status ekonomi kurang

6
Riwayat prenatal


• Pemeriksaan prenatal di bidan lebih dari 4x, teratur, mendapat
imunisasi TT 2x. Selama hamil, ibu penderita tidak pernah
sakit, riwayat hipertensi disangkal, riwayat DM disangkal.
Obat-obat yang diminum selama kehamilan adalah vitamin
dan tablet penambah darah.

Riwayat natal

• Lahir dari ibu G1P0A0 usia 30 tahun, hamil 37 minggu secara


spontan, ditolong bidan, berat lahir 3000 gr, panjang badan
lahir lupa, lahir langsung menangis. Kebiruan (-).

Riwayat post natal

• Riwayat kuning (-), biru-biru (-).


• Riwayat kejang disangkal.
7
Riwayat Imunisasi
 BCG 1x (1 bulan), Scar BCG (-)

 Hepatitis B 0,2,3,4 bulan

 DPT 2,3,4 bulan

 Polio 0,2,3,4 bulan

 HIB 2,3,4 bulan

 Campak 9 bulan

 Booster 18 bulan

 Kesan Imunisasi dasar lengkap, booster (+)

8
Perkembangan anak
Saat ini anak berusia 3 tahun 5 bulan
Anak sudah dapat menggosok gigi sendiri
Anak dapat mencontoh gambar
Bicara sebagian besar dimengerti
Anak dapat melompat dengan kedua kaki

Kesan : perkembangan sesuai usia

9
PEMERIKSAAN FISIK
(5 Desember 2018 pukul 23.00 WIB di Bangsal Anak C1L1)
Anak laki-laki usia 3 tahun STATUS GIZI ANTROPOMETRI
BB: 12kg, TB : 100 cm ▪ Berat Badan Lahir : 3000 gram
KU : Sadar
▪ BB saat ini : 12 kg
Tanda Vital ▪ TB : 100 cm
HR : 90 x/menit ▪ WAZ : -2,76 SD
RR : 24 x/menit
Suhu : 37 0 C ▪ HAZ : -1,47 SD
SaO2 : 98 % tanpa oksigen ▪ WHZ : -2,98 SD
Nadi : regular, isi dan tegangan cukup
Kesan : Gizi kurang, BB kurang
perawakan normal

10
▪ Kepala : mesosefal

▪ Mata : konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-)

mata cowong (-/-)

▪ Telinga : discharge (-/-)

▪ Hidung : napas cuping (-), sekret (-)

▪ Mulut : Sianosis (-), T1-1, faring hiperemi (-)

▪ Leher : tidak didapatkan pembesaran limfonodi

11
Dada
Jantung
▪ Inspeksi : iktus kordis tidak tampak
▪ Palpasi : Iktus Kordis teraba di sela iga V garis midclavicularis sinistra,
iktus cordis tidak melebar, tidak kuat angkat
▪ Perkusi : konfigurasi jantung dalam batas normal
▪ Auskultasi : Bunyi jantung I-II Normal, bising (-), gallop (-)
Paru
▪ Inspeksi : Simetris, retraksi (-)
▪ Palpasi : Stem fremitus kiri = kanan
▪ Perkusi : Sonor seluruh lapangan paru
▪ Auskultasi :
▫ Suara dasar vesikuler +/+ +/+
▫ Suara tambahan :
▫ Hantaran -/- -/-
▫ Ronkhi basah halus -/- -/-
▫ Wheezing -/- -/-
12
Abdomen
▪ Inspeksi : Datar, venektasi (-)
▪ Auskultasi : Bising usus (+) normal
▪ Perkusi : Timpani, pekak sisi (-), pekak alih (-)
▪ Palpasi : Supel, hepar dan lien tidak teraba (S0)
▫ Turgor kulit kembali cepat
Inguinal : Pembesaran kelenjar limfe -/-
Genitalia : laki-laki, fimosis (-)
Ekstremitas : Sianosis -/- -/-
▪ Akral dingin -/- -/-
▪ Cappilary refill <2” <2”
▪ Genu dextra : edema, perabaan hangat (+), nyeri tekan (+), ROM menurun

13
14
STATUS GIZI ANTROPOMETRI
▪ Anak laki-laki, usia 3 tahun 5 bulan
▪ Berat Badan Lahir : 3000 gram
▪ BB saat ini : 12 kg
▪ TB : 100 cm
▪ WAZ : -2,76 SD
▪ HAZ : -1,47 SD
▪ WHZ : -2,98 SD

Kesan : Gizi kurang, perawakan normal

15
PEMERIKSAAN PENUNJANG 5 Desember
2018

Faktor VIII : 0,5 % (N 70-


150)

Kesan : Hemofilia A Berat

16
DAFTAR MASALAH
1. Hemartrosis genu dextra
2. F. VIII 0,5 %
3. WAZ -2,76 SD, WHZ -2,98 SD

17
ASSESMENT
1. Hemartrosis genu dextra
Dd/ Non Trauma dd/ hemophilia
arthritis
infeksi
Dd/ Trauma
2. Defisiensi factor VIII
Dd/ Hemofilia A
Hemofilia B
3. Gizi kurang, BB kurang, perawakan normal

18
Tatalaksana
▪ Inf D5 ½ NS 480/20/7 tpm
▪ Paracetamol 120 mg/6-8 jam (analgetik)
▪ Usaha F. VIII 500 unit/ 12 jam

Program
▪ Rest, Ice, Compression, Elevation
▪ Evaluasi setiap 12 jam setelah masuk factor VIII

19
Nutrisi
▪ Assestment: Gizi Kurang perawakan normal Kebutuhan 24 jam Cairan Kalori Protein

▪ Kebutuhan (BB: 12 kg, TB: 100 cm, BBI : 14 kg ) 1100 ml 1400 Kkal 21 gr
▫ Cairan:1100 cc
▫ Kalori: 100 x 14 = 1400 kkal D5 ½ NS 480 81.6 -
▫ Protein: 1.5 x 14 = 21 gram
800 800 17.4
▫ Rute: per oral Pediasure

▪ Sediaan : Nasi 3x1 300 1500 23.2

▫ Infus D5 ½ NS 480/20/7 tpm Jumlah 1580 2381.6 40.6


▫ Pediasure 4 x 200 cc
% AKG 143 % 170 % 193 %
▫ Nasi 3 x 1
▪ Monitoring: akseptabilitas diet, berat badan tiap hari

20
“ TERIMAKASIH
MOHON ASUPAN

21