Anda di halaman 1dari 29

CUSHING SYNDROME

Anatomi Kelenjar

9/29/2014 Fundamental Patophisiology 2


Hormon
 Pituitary anterior : AdrenoCorticoTropic Hormone
 menstimulasi sintesis dan sekresi hormon
adrenal cortical.

 Cortex adrenal :
 Mineralocorticosteroid, utamanya aldosteron :
meningkatkan absorpsi sodium dan eksresi kalium
melalui ginjal
 Glucocorticoid, utamanya cortisol : mempengaruhi
metabolisme semua nutrisi, regulasi kadar glukosa
darah, mempengaruhi pertumbuhan, berperan dalam
aksi anti inflamasi, menurunkan akibat stres.
9/29/2014 Fundamental Patophisiology 3
Lanjutan…

 Cortex adrenal :
 Adrenal androgen, utamanya
DeHydroEpiAndrosterone dan androstenedione :
memiliki aktivitas intrinsik androgen yang
minimal, mereka diubah menjadi testosteron dan
dihydrotestosteron di perifer

9/29/2014 Fundamental Patophisiology 4


Definisi

 Beberapa gejala yang muncul sebagai akibat


dari terlalu berlebihannya aktivitas dari
hormon Glukokortikoid.

 Aktivitas berlebih tersebut disebabkan oleh :


 Berlebihannya pemberian obat corticosteroid
 Berlebihannya sekresi hormon ACTH
 Hiperplasia dari kortek adrenal

9/29/2014 Fundamental Patophisiology 5


Epidemiologi

 Wanita usia 20 sampai 40 tahun, 5 kali lebih


sering mengalami cushing syndrome
daripada laki – laki.

9/29/2014 Fundamental Patophisiology 6


ETIOLOGI
Adrenal hyperplasia
- Secondary to pituitary ACTH overproduction
Pituitary-hypothalamic dysfunction
Pituitary ACTH - producing micro - or
macroadenomas
- Secondary to ACTH or CRH-producing non endocrine
tumors (bronchogenic carcinoma, carcinoid of the
thymus, pancreatic carcinoma, bronchial adenoma)
Adrenal macronodular hyperplasia
Adrenal micronodular dysplasia

9/29/2014 Fundamental Patophisiology 7


 Adrenal neoplasia
-Adenoma
-Carcinoma
 Exogenous, iatrogenic causes
-Prolonged use of glucocorticoids
-Prolonged use of ACTH

9/29/2014 Fundamental Patophisiology 8


Patofisiologi
 Umumnya karena penggunaan obat corticosteroid,
jarang yang berkaitan dengan produksi berlebih dari
corticosteroid yang dihasilkan oleh cortex adrenal

 Jika produksi corticosteroid berlebih bukan karena


obat maka bisa disebabkan oleh adanya tumor di
kelenjar pituitary anterior yang mensekresikan
ACTH, dan menstimulasi cortex adrenal untuk
mensekresikan hormonnya walaupun jumlah
hormon yang di produksi sudah adekuat.
9/29/2014 Fundamental Patophisiology 9
Lanjutan…

 Hiperplasia primer dari kelenjar adrenal tanpa


adanya tumor di pituitary jarang terjadi

 Etiologi tersebut, akan menyebabkan


mekanisme umpan balik normal yang
mengendalikan fungsi cortex adrenal
menjadi tidak efektif dan pola harian yang
sudah rutin dari hormon cortisol menjadi
hilang
9/29/2014 Fundamental Patophisiology 10
Manifestasi klinik :

 Gangguan emosi : perubahan terjadi pada


suasana hati dan aktivitas mental, kesukaran dan
depresi umum terjadi serta meningkat dengan
semakin parahnya perubahan fisik yang terjadi

 Gangguan mata : jika cushing syndrome


disebabkan oleh tumor di pitutary, terjadi
gangguan penglihatan karena tekanan dari
pertumbuhan tumor ke saraf optik

9/29/2014 Fundamental Patophisiology 11


Lanjutan…

 “Moon faced” : bentuk wajah tampak seperti


pada gambar dan kulit wajah cenderung
berminyak dan berjerawat

 Osteoporosis : katabolisme protein secara


berlebih menyebabkan tulang rapuh, kiposis,
sakit punggung, dan bisa terjadi fraktur
kompresi pada tulang belakang, lemah dan
letih
9/29/2014 Fundamental Patophisiology 12
Lanjutan…

 Hipertensi : aktivitas yang meningkat dari


hormon mineralocorticoid mengakibatkan
retensi sodium dan air berlebih sehingga bisa
menjadi etiologi terjadinya hipertensi dan
hipertrofi jantung.

 Central type obesity : penumpukan lemak di area


leher dan subklavikula (buffalo hump), tubuh
yang berat dengan ekstremitas yang kurus.

9/29/2014 Fundamental Patophisiology 13


Lanjutan…
 Hiperplasia adrenal : peningkatan sekresi ACTH
 Rentan terhadap infeksi
 Gangguan Toleransi Glukosa atau Frank Diabetes
cukup sering, khususnya pada Sindrom ACTH
ektopik
 Hypokalemia : akibat meningkatnya aktifitas
mineralocortikoid dari kortisol sangat sering
terjadi pada sekresi ACTH ektopik
 Kulit tipis, rapuh dan mudah trauma/luka
memar (ekimosis/purpura), dan terbentuk
striae di abdomen
9/29/2014 Fundamental Patophisiology 14
Lanjutan…

 Kelebihan androgen pada wanita akan


menyebabkan karakter laki – laki akan lebih
tampak daripada karakter wanita, seperti :
tumbuh rambut berlebih di wajah, payudara
berhenti pertumbuhannya, menstruasi
berhenti, suaranya dalam.

9/29/2014 Fundamental Patophisiology 15


Sign or Symptom Percent of Patients
Typical habitus (centripetal obesity)   97
Increased body weight 94
Fatigability and weakness 87
Hypertension (blood pressure > 150/90) 82
Hirsutism  80
Amenorrhea 77
Broad violaceous cutaneous striae  67
Personality changes 66
Ecchymoses  65
Proximal myopathy  62
Edema 62
Polyuria, polydipsia 23
Hypertrophy of clitoris 19
Moon face and plethora
Cushing's syndrome with truncal obesity and striae
Cushing's syndrome with truncal obesity and striae
Hirsutism with facial
Buffalo hump
plethora
appearance
Pemeriksaan Diagnostik

 Indikator cushing syndrome :


 Peningkatan sodium serum
 Peningkatan kadar glukosa darah
 Penurunan konsentrasi kalium serum
 Penurunan jumlah eosinofil darah
 Hilangnya jaringan limfoit

9/29/2014 Fundamental Patophisiology 21


Lanjutan…

 Tes supresi dexamethasone merupakan


screening untuk diagnosis pituitary dan adrenal
penyebab cushing syndrome :
 Dexamethasone 1 mg diberikan per oral pada jam 11
malam.
 Pada pukul 8 besok paginya, kadar plasma kortisol
diperiksa
 Jika supresi kortisol < 5 mg/dL mengindikasikan
hipotalamus-pituitary-adrenal berfungsi dengan
baik
9/29/2014 Fundamental Patophisiology 22
Lanjutan…

 Pengukuran ACTH plasma dengan


radioimmunoassay :
 Peningkatan kadar ACTH dan kortisol
mengindikasikan adanya penyakit di hipotalamus
atau pituitary
 ACTH rendah tapi kortisol meningkat
mengindikasikan adanya penyakit adrenal

9/29/2014 Fundamental Patophisiology 23


Lanjutan…

 CT Scan, Ultrasound, atau MRI bisa


digunakan untuk melihat lokasi jaringan
adrenal dan mendeteksi tumor pada kelenjar
adrenal

9/29/2014 Fundamental Patophisiology 24


Penatalaksanaan Medis

 Jika penyebabnya tumor pituitary maka :


 Tumor di ambil dengan transsphenoidal
hypophysectomy dengan keberhasilan 90%.
 Radiasi juga bisa berhasil walaupun
membutuhkan waktu beberapa bulan untuk
mengendalikan gejala yang muncul

 Jika penyebabnya hipertrofi pada adrenal


maka terapinya adalah adrenalectomy
9/29/2014 Fundamental Patophisiology 25
Lanjutan…

 Setelah operasi, gejala insufisiensi adrenal akan


mulai tampak 12 – 48 jam post operasi. Terapi
yang diberikan adalah hydrocortisone untuk
beberapa bulan sampai kelenjar adrenal
memberikan respon normal terhadap kebutuhan
tubuh.

 Jika kelejar adrenal diambil keduanya maka


seumur hidup harus diberikan pengganti hormon
yang dihasilkan oleh cortex adrenal
9/29/2014 Fundamental Patophisiology 26
Lanjutan…

 Inhibitor enzim adrenal (metyrapone,


aminoglutethimide, mitotane, ketoconazole)
untuk mengurangi hiperadrenalism jika
disebabkan oleh sekresi ektopik ACTH karena
tumor yang tidak bisa dihilangkan

 Monitor yang ketat sangat penting karena


gejala inadekuat adrenal bisa terjadi dan
kemungkinan efek samping obat ini
9/29/2014 Fundamental Patophisiology 27
Lanjutan…

 Jika cushing syndrome karena obat corticosteroid,


berusahalah untuk mengurangi obat ke dosis
minimal yang dibutuhkan untuk menterapi proses
penyakit yang mendasarinya (autoimun, alergi,
dan transplantasi organ)

 Sering kali,berganti hari dalam terapi bisa


menurunkan gejala cushing syndrome dan
memberikan waktu perbaikan untuk kelenjar
adrenal berespon terhadap ACTH
9/29/2014 Fundamental Patophisiology 28
TERIMA KASIH

9/29/2014 Fundamental Patophisiology 29