Anda di halaman 1dari 17

Semua Kekuatan

Sosial dan Pribadi

Lembaga Lembaga
Pembuat Hukum
Norma

Norma
Lembaga Penerap Kegiatan
Sanksi
Rakyat
Penerapan
Sanksi

Semua Kekuatan
Sosial dan Pribadi
PEMBUATAN HUKUM

PEMBUATAN PERUU

INISIASI: SOSIO-POLITIS:
Adanya Pematangan dan Yuridis
gagasan penajaman
dr masy gagasan

…..???...??? Pertarungan gagasan dr


berbagai sudut Pandang • Penyusunan
rumusan hkm dan
diundangkan
STRUKTUR PEMBUATAN HKM
PEMBAGIAN
ATAU
PEMISAHAN
TIDAK BERSIFAT
MUTLAK

KEWENANGA BAHASA
N STRUKTUR HUKUM

ORGANISASI
PENEGAKAN HUKUM (Law Enforcement
Law/Rechtshandhaving)

PENYIDIK PENGADI
PENUNTUTAN PUTUSAN
AN LAN
ADMINISTRASI KEADILAN

Lebih mengarahkan [ada


efisiensi kerja lembaga-lembaga
yang terlibat dlm proses
mengadili

Ada Pembedaan
pada Perkara
perdata yang
bersifat perorang
lebih sederhana Administrasi Pengelolaan
daripada perkara
pidana yang keadilan penerapan keadilan
melibatkan banyak
aparat negara
(Polisi, Jaksa, Hakim,
LP)

Berdasar pada sistem


hukumnya. Hk Modern lebih
menekankan birokratis,
prosedur formal. Sedangkan
sistem hk substansial
menekankan keadilan sebagi
substansi hukum
Non-Residivis
Masyarakat
Pelanggar Baru
Residivis

Tidak Dideteksi Kejahatan


Dilaporkan
kepada
Tidak Dilaporkan

Tdk Bisa dipechkan Polisi

Dituntut
Dsr Penahanan tdk Cukup
Pengadilan
Dilepaskan dr tuntutan, dibebaskan
Diserahkan
kepada

Pemasyarakatan
Penglepasan
PENGADILAN
MENERIM
A
MEMERIK
SA TUJUAN:
TUGAS
MENGADI
LI
PENEGAKAN
POKOK
HK &
KEADILAN
BRDSR
PANCASILA

Tujuan yg hendak
dlm penyelesaian
sengketa:
- Kerukunan melalui Tingkat pelapisan masyarakat :
mediasi
- Penerapan aturan
1 Semakin berlapis semakin beda kepnt dan nilai,
melalui birokrasi maka lapisan dominan akan memprthnkn dgn cara
memaksa berlakunya peraturan. OKI metodenya
penerapan UU dg sanksinya.
2. Lapisan masy sederhana karena sedikitnya
kepentingan kel & indivdu, maka metode
merukunkan yang cocok
Masyarakat Yg
Masyarakat Yg
Kurang
Lebih Kompleks
Kompleks
Penerapan
Masyarakat Yg Perukunan
Hukum
Kurang Terlapis Perukunan
Perukunan

Penerapan
Perukunan
Masyarakat Yg Hukum
Lebih Terlapis Penerapan
Penerapan
Hukum
Hukum
Lingkunga
n Lingkunga
Pengelolaa n nilai-2
Ekonomi n Sistem
Man &
Sosial
&
Teknologi
Keluaran Pemakai
Sumber-2 Masukan Transformasi

Penentuan
Status
Kepegawaia Penentuan
Manusia Perolehan Rakyat
n
Eokonomi Teknologi hak Pemerintah
Praturan-2 Informasi Pemidanaan
Teknologi LSM
Anggrn Belanja Pembebasan
Pengetahuan Struktur
Sarana Fisik Pelepasan
Tujuan Tuntutan
Peralatan
Bahan-bahan
yg sdh
terseleksi
Organisasi:
Tujuan, Kebijakan yang
kepentingan dan
Penegakan hk
dipilih: Trend & keadilan
norma-norma
dan Tata cara masy bs
brdsr
yang birokratis liberal,sosialis,
Pancasila Pancasila,
bisa mengabaikan
nilai ideal Terselenggara
nya NKRI,
Proses Keadilan
berdsr TYME
Peradilan
Ciri sosial pribadi
Kendala-2 : hakim: pengemban
Status, nilai-2 sosial, hasil
kekuasaan, pembinaan masy,
privilge sasaran pengaruh
Siosialisasi lingk
Profesional
hakim: Cakap,
terampil
menjalankan
UU, menmbuat
hukum
PELAKSANAAN HUKUM (LAW AS A PROCESS)

• LAW IS NOT A ART PRODUCT THAT IS ENJOYED FOR


OBSERVERS.
• LAW IS NOT A CULTURE PRODUCT THAT IS MADE AS A
STUDY MATERIAL LOGICAL-RATIONALLY.
• BUT LAW IS MADE TO BE OPERATIONALIED. LAW IS NEVER
OPERATIONALIED, SUBSTANTIALLY IS NOT LAW. (SCHOLTEN).
• LAW AS A SOCIAL FENOMENA THAT IS OPERATIONALLIED IN
SOCIETY.
• LAW IS NOT A FACTORY PRODUCT THAT IS SO OUT FACTORY
DIRECT CAN OPERATIONALLY.
Adanya peraturan hukum yang sdh jadi membutuhkan prasyarat tentang aturan pejabat
notaris dan pengangkatannya, kesediaan para pihak utk taat sama hukum, adanya proses
peradilan jika diajukan gugatan. Jadi adanya praturan hukum yang sdh jadi tidak bisa
beroperasi tanpa membutuhkan manusia yang menjalankannya.

Pejabat
Notaris
Pejabat yang
Mengangkat

Perjanjian para pihak

hAKIM yg
mengadili jika
• PerUU ada gugatan

Kesediaan para
pihak taat pada
hukum
Ahli sosiologi yg berminat pd hukum, maka hukum bukan sbg
seperangkat peraturan, melainkan sebagai proses, spt proses
penyidikan, sidang pengadilan, tindakan para pejabatn hukum,
dikantor pengusaha, dan hubungan yang dilakukan oleh anggota
masy sendiri satu sama lain

Sosiologi hk
tidak melihat
peraturan-2

• PerUU

Sosiologi hk melihat tindakan


aparat hukum, hub antar
anggota masy
Roscoe Pound

Law
Law ininthe
the
books
books Law
in the
book
s
• PerUU

Kese
• PerUU njan
gan

Hk yang dijalankan
Law
in
acti
Law in action on
• PerUU

Yg
dikatak
an
Yang dilakukan

• Tujuan yg
dikehendaki

Efek peraturan dlm


realita
Hukum
memb
eri
kesem Spt asas kelayakan
patan Menentukan pola memberi peluang
warga kehendak warga dlm masuknya tingkah laku
batas kerangka hk yang sosial ke dalam huku
ada

Hukum sebagai Hukum


Kelembagaan
Formal sbg
lembaga
informal
Skolnick dalam Buku Justice Without Trial ttg
Pelaksanaan hukum oleh Kepolisian
Menjaga
Ketertiban Menjaga
Ketertiban
membutuh
kan
Ketidak kebebasan,
sesuaian Kom padahal
yg plika hukum
substans si-2 membatasi
ial kekuasaan
Negara
dan ia
Demokrasi
harus
menerapka
nnya
Menegakkan hk

Dibutuhkan TEROBOSAN YG BISA MENJADI PINTU


MASUK MENGATASNAMAKAN KEPENT HUKUM
PADAHAL KEPENT. PRIBADI- Potensi
penyalahgunaan