Anda di halaman 1dari 40

TURNING GEAR

DAN PERALATAN PENDUKUNG OPERASI


TURBIN UAP

Turning Gear.
NSY 2019 1
LEVEL 1
Untuk membahas Turning Gear
ada baiknya terlebih dahulu
sekilas dibahas mengenai
Peralatan pendukung operasi
Turbin Uap berikut Turbin
Uapnya, karena Turning Gear
memiliki keterkaitan dengan
Turbin uap terutama pada saat
start-up dan shut down.
Turning Gear.
NSY 2019 2
LEVEL 1
PERALATAN PENDUKUNG OPERASI
TURBIN UAP

Diantaranya:
Condenser.
Instalasi pembuangan gas.
Cooling Water System.
Condensate System.
Lubrication System.
Turning Gear.
Jacking Oil Pump System.
Instrumentasi, Protection &
Control System, Supervisory.
Turning Gear.
NSY 2019 3
LEVEL 1
CONDENSER
(KONDENSOR)

• Condenser dirancang untuk mengubah


uap yang telah melakukan proses di
dalam turbin, menjadi air kondensat.
• Condenser membuang panas latent
(latent heat) dari dalam uap, sehingga
uap yang telah memutar turbin akan
terkondensasi (mengembun) menjadi
air.

Turning Gear.
NSY 2019 4
LEVEL 1
CONDENSER

• Didalam system PLTP, air hasil


kondensasi didinginkan di Cooling
Tower.
• Sebagian air kondensat digunakan
kembali untuk pendinginan di
Condenser dan sebagian dibuang.

Turning Gear.
NSY 2019 5
LEVEL 1
LUBRICATING OIL SYSTEM
(System Pelumasan)

Fungsi minyak pelumas (lubricating oil):

1. Sebagai pelumas.
2. Pendingin bearing.
3. Pembilas bearing.
4. Kontrol.
5. Jacking.
6. Sealing media pada generator
berpendingin hydrogen.
Turning Gear.
NSY 2019 6
LEVEL 1
KOMPONEN LUBRICATING OIL SYSTEM

Diantaranya:
• Lubricating oil tank Tidak setiap unit PLTU
• Main Oil Pump. memiliki pompa yang
sama seperti tersebut ini.
• Auxiliary Oil Pump.
• Emergency Oil Pump.
• Booster Oil Pump.
• Turning Gear Oil Pump.
• Jacking Oil Pump.
• Control/Hydraulic Oil Pump.
• Oil Cooler.
• Filter.
• Pressure regulator.
• Oil Purifier.
• Instalasi, alat ukur, pengaman/pengatur.
Turning Gear.
NSY 2019 7
LEVEL 1
LUBRICATING OIL SYSTEM

• Minyak pelumas biasanya dipasok ke bearing


turbin pada tekanan gauge sebesar 7 – 20
bar (100 – 295 psi).
• Temperatur minyak pelumas yang
meninggalkan bearing dibatasi tidak boleh
terlalu tinggi, misalnya maksimum 70 °C
sampai 75 °C (160 – 170 F).
• Setelah melalui Oil Cooler, temperatur minyak
pelumas dijaga sekitar 35 OC sampai 45 OC
(95 – 115 F).

Turning Gear.
NSY 2019 8
LEVEL 1
LUBRICATING OIL SYSTEM

• Pasokan minyak pelumas harus tersedia


pada temperatur dan tekanan yang benar
untuk semua kondisi pengoperasian turbin.
• Minyak pelumas harus bersih, bebas dari
udara lembab dan tidak boleh mengalami
panas lebih (overheat).
• Apabila kondisi ini tidak terpenuhi maka
minyak pelumas akan rusak dan
selanjutnya menyebabkan kerusakan
bearing, journal, gear dan komponen lain di
sistem pelumasan

Turning Gear.
NSY 2019 9
LEVEL 1
LUBRICATING OIL SYSTEM

Lubricating oil tank.

• Adalah tangki minyak pelumas kapasitas


besar.
• Pompa minyak pelumas memompakan
minyak pelumas dari tangki ini.
• Sesudah melalui bearing, minyak pelumas
kembali di tampung di tangki.

PJP 6000 ltr.

Turning Gear.
NSY 2019 10
LEVEL 1
LUBRICATING OIL SYSTEM

Main Oil Pump (MOP).

• Merupakan pompa minyak pelumas


utama.

• Banyak unit turbin memiliki MOP yang


diputar oleh shaft turbin utama, ada juga
yang diputar motor listrik AC.

Turning Gear.
NSY 2019 11
LEVEL 1
LUBRICATING OIL SYSTEM

Auxiliary Oil Pump (AOP).

• Merupakan pompa minyak lumas


pembantu.

• Dioperasikan secara automatik atau


manual apabila MOP bermasalah.

• Umumnya diputar motor listrik AC.

Turning Gear.
NSY 2019 12
LEVEL 1
LUBRICATING OIL SYSTEM

Emergency Oil Pump (EOP).


• Merupakan pompa minyak lumas
darurat.
• Dioperasikan secara automatik atau
manual apabila MOP maupun AOP
bermasalah.
• Umumnya diputar motor listrik DC.
• Mensuply minyak pelumas jauh lebih
kecil dari MOP dan AOP sehingga
pompa ini hanya digunakan ketika
NSY 2019
turbin tidak berbeban.
Turning Gear.
13
LEVEL 1
LUBRICATING OIL SYSTEM

Turning Gear Oil Pump (TGOP).


Adalah pompa yang memasok minyak
pelumas untuk bearing turbine hanya apabila
turbin diputar oleh turning gear dan tidak ada
pasokan minyak pelumas dari pompa lain.
Kapasitasnya kecil, tidak berfungsi sebagai
minyak kontrol maupun pendingin bearing.
Banyak unit turbin tidak memiliki Turning Gear
Oil Pump khusus, akan tetapi minyak
pelumasnya diambil dari Main Oil Pump atau
Auxiliary Oil Pump atau Emergency Oil Pump.
Turning Gear.
NSY 2019 14
LEVEL 1
LUBRICATING OIL SYSTEM

Booster Pump (BP)

Adalah Adalah pompa bantu yang


mensupply minyak pelumas pada sisi
hisap MOP apabila MOP digerakkan
shaft turbin utama.

Jenis pompanya adalah jet pump, atau


pompa yang diputar hydraulic turbine.

Turning Gear.
NSY 2019 15
LEVEL 1
LUBRICATING OIL SYSTEM

Jacking Oil Pump.

Adalah satu atau beberapa pompa


minyak yang digunakan khusus untuk
sedikit mengangkat shaft turbin bersama
shaft generator atau shaft generator saja,
ketika akan mulai diputar oleh turning
gear.
(Bagaimana di PLTP disini?)

Menggunakan minyak yang sama dengan


minyak pelumas. Turning Gear.
NSY 2019 16
LEVEL 1
LUBRICATING OIL SYSTEM

CONTROL/HYDRAULIC OIL PUMP.

Adalah pompa minyak yang digunakan khusus


memompakan minyak atau fluida lain untuk
menggerakkan peralatan kontrol dan pengaman
turbin.
Digunakan minyak hydraulik atau FRF (fire
retardant fluid, cairan penghambat api).
Banyak unit turbin yang menggunakan minyak
yang sama dengan minyak pelumas sebagai
minyak kontrol/pengaman.
(PJP bagaimana?)
Turning Gear.
NSY 2019 17
LEVEL 1
Silahkan diamati di PLTP anda, apakah
susunan Pompa Minyak Pelumas seperti
dibawah ini ??
1. Tidak mempunyai pompa minyak pelumas
yang diputar oleh poros turbin utama.
2. Mempunyai dua unit pompa minyak
pelumas utama, diputar motor listrik AC.
Satu unit pompa beroperasi, satu unit
lainnya stand by.
Selain sebagai pompa minyak pelumas,
pompa ini juga memasok system kontrol
hydraulik.
Turning Gear.
NSY 2019 18
LEVEL 1
3. Mempunyai dua unit pompa minyak pelumas
emergency.

Satu unit pompa diputar motor listrik DC,


dioperasikan bila black-out.
Satu unit lainnya diputar turbin mini. Pompa
ini stand-by dengan cara diputar uap terus
selama turbin utama operasi. Putaran turbin
mini ini hanya sekedar pemanasan.
Pompa ini tidak memasok system hydraulic.

Turning Gear.
NSY 2019 19
LEVEL 1
4. Mempunyai dua unit Jacking Oil Pump,
dioperasikan beberapa saat sebelum turbin
diputar turning gear minyak pelumas dari MOP
atau EOP.

5.Tidak mempunyai Turning Gear Oil Pump


tersendiri.

Turning Gear.
NSY 2019 20
LEVEL 1
LUBRICATING OIL SYSTEM

Oil Cooler.

Adalah pendingin minyak pelumas, agar


temperatur minyak pelumas selalu dalam
batas ditetapkan.

Turning Gear.
NSY 2019 21
LEVEL 1
LUBRICATING OIL SYSTEM

Oil Purifier.

Adalah unit pemurni minyak pelumas.

Sebagian minyak pelumas dari lubricating


oil tank diambil ke unit Oil Purifier ini, dan
kekurangan minyak di tangki digantikan
oleh minyak yamg sudah dimurnikan.

Turning Gear.
NSY 2019 22
LEVEL 1
CONTOH INSTALASI LUBRICATING OIL SYSTEM

Turbine Generator Exciter


Bearing
FILTER 1

OIL
COOLER

Vap.Ext. 1. Main Oil Pump (A).


5
Oil 2. Auxiliary Oil Pump (MOP B)
Tank
3. Emergency Oil Pump.
4. Booster Pump.
2 3 4 5. Jacking Oil Pump.

Turning Gear.
NSY 2019 23
LEVEL 1
TURBIN UAP PLTP

• Tekanan Rendah, Temperatur rendah..


Misalnya 15 bar, 200 C

Sumber uap: Hot Water atau saturated


steam.

• Konstruksi Turbine: Double flow.

Turning Gear.
NSY 2019 24
LEVEL 1
CASING TURBIN UAP PLTP
Sedang diangkat.

Turning Gear.
NSY 2019 25
LEVEL 1
ROTOR TURBIN UAP PLTP

Turning Gear.
NSY 2019 26
LEVEL 1
Gambar Turbin Uap PLTP Disederhanakan.

Inlet
Casing

Rotor/
blades
Bearing

Shaft

Exhaust
NSY 2019
Turning Gear.
LEVEL 1 Exhaust 27
Distorsi pada Shaft
Bila turbin distop tanpa Turning Gear

Akibat temperatur cukup tinggi dan berat


rotor.

Turning Gear.
NSY 2019 28
LEVEL 1
Mengakibatkan:

• Stress.

• Fatique.

• Vibrasi.

• Rubbing.
• Bearing failure.

Selanjutnya terjadi kerusakan-kerusakan


baik pada rotor maupun stator.
Turning Gear.
NSY 2019 29
LEVEL 1
ALAT PEMUTAR ROTOR TURBIN

• Pada umumnya Turbin Uap dilengkapi alat


untuk memutar rotor ketika akan start-up
dan ketika cooling down.
• Peralatan ini dinamakan barring gear atau
tur ing gear.
• Untuk turbin tertentu, ada kalanya
digunakan Ratchet.

Turning Gear.
NSY 2019 30
LEVEL 1
ALAT PEMUTAR ROTOR TURBIN

• Turning Gear diputar oleh motor listrik


yang dihubungkan ke shaft turbin melalui
reduction gear.
• Ratchet umumnya digerakkan sistem
hydrolik.

• Unit turbin tertentu ada yang dilengkapi


pemutar poros manual.

Turning Gear.
NSY 2019 31
LEVEL 1
TURNING GEAR

Turning Gear.
NSY 2019 32
LEVEL 1
RATCHET

Turning Gear.
NSY 2019 33
LEVEL 1
FUNGSI TURNING GEAR PADA SAAT
TURBIN DI SHUT-DOWN / PENDINGINAN

• Agar pendinginan rotor turbin serta casingnya


setelah shutdown dapat merata.
•  Stress, distorsi
• Mencegah terjadinya pelengkungan pada
rotor, akibat berat rotor disertai temperatur
yang masih tinggi.

Turning Gear.
NSY 2019 34
LEVEL 1
FUNGSI TURNING GEAR PADA SAAT
TURBIN DI START-UP.

• Memberikan pelumasan awal yang baik.


• Membantu pelurusan rotor.
• Dapat digunakan untuk mengamati
kemungkinan terjadinya gesekan antara
rotor dengan stator dan masalah lainnya..
Perlakuan bila rotor sudah bengkok?
Turning Gear.
NSY 2019 35
LEVEL 1
• Pada saat shutdown turbin harus tetap
diputar turning gear sampai temperatur
logam turun di bawah 100 – 150 OC (210 -
300 OF).
• Lama pendinginan normal dapat
mencapai antara 72 sampai 144 jam.

Turning Gear.
NSY 2019 36
LEVEL 1
ALAT PEMUTAR TURBIN

• Kecepatan putar rotor turbin yang diputar


turning gear ada yang sekitar 20 - 60 rpm
atau lebih besar untuk memastikan
pelumasan bearing.

• Kecepatan putar turbin lainnya antara 100


- 400 rpm.
• Kecepatan yang lebih tinggi membantu
membuat oil film yang lebih baik di
permukaan bearing.

Turning Gear.
NSY 2019 37
LEVEL 1
ALAT PEMUTAR TURBIN

• Turning Gear biasa diaktifkan secara


manual maupun automatik dengan
interlock terhadap Lube Oil
Pressure, yaitu Turning Gear tidak
dapat dioperasikan apabila belum
ada tekanan minyak pelumas yang
mencukupi (sesuai setting)

• Juga interlock terhadap Jaking pump


(posisis shaft)

Turning Gear.
NSY 2019 38
LEVEL 1
ALAT PEMUTAR TURBIN

• Pada saat turbine start up, apabila


uap telah memutar turbin, turning
gear shut-down secara otomatis
apabila putaran shaft mencapai
kecepatan tertentu.
• Pada saat turbine shut down, turning
gear beroperasi secara otomatis
apabila putaran shaft telah
berkurang mencapai kecepatan
tertentu.
• Ada juga yang manual.
Turning Gear.
NSY 2019 39
LEVEL 1
MASALAH PADA TURNING GEAR.

• Yang umum terjadi adalah tidak adanya


supply listrik atau sumber tenaga lainnya.

Apa yang harus dilakukan?

Bagaimana perlakuan terhadap turbin nanti


ketika akan start-up.

Turning Gear.
NSY 2019 40
LEVEL 1

Anda mungkin juga menyukai