Anda di halaman 1dari 19

Implementasi ISO 14001:2015

Surabaya, Agustus 2019


Tujuan

Memahami
implementasi
ISO 14001:2015
di PGN
Sertifikat ISO 14001 PGN
Persyaratan Umum
Konteks Perbaikan
Organisasi Berkelanjutan

Tinjauan Kepemimpina
Manajemen n

Pemeriksaan Perencanaan
& Perbaikan

Implementasi
& Operasi

Model Sistem Manajemen ini mengacu pada Pedoman SMK3P2LE rev 00 tanggal 4 Okt 2017
Konteks Organisasi
Isu Internal & Konteks Perbaikan
Isu Eksternal Organisasi Berkelanjutan
Pihak
Berkepentingan,
Kebutuhan & Tinjauan Kepemimpina
Harapan Manajemen n

Pemeriksaan Perencanaan
& Perbaikan

Implementasi
& Operasi
Isu Internal & Isu Eksternal
• Disusun oleh HSSE Div. berdasarkan kajian atas kondisi terkini serta masukan dari Satuan Kerja.
• Disampaikan dalam Rapat Tinjauan Manajemen.
NO ISU KATEGORI RELEVANSI DENGAN SISTEM
(INTERNAL/EKSTERNAL) MANAJEMEN LINGKUNGAN
1 Efisiensi biaya sebagai upaya peningkatan Internal Dapat mempengaruhi ketersediaan
daya saing produk dan layanan. anggaran untuk program-program terkait
sistem manajemen lingkungan.
2 Fokus pada value creation yang dapat Internal Mendorong perusahaan untuk
memberikan nilai tambah kepada menerapkan sistem manajemen
stakeholders dan PGN Group serta lingkungan yang unggul sebagai salah satu
memberikan dampak jangka panjang. nilai tambah.
3 Komitmen global termasuk Pemerintah Eksternal Mendorong peningkatan kinerja
Indonesia untuk menurunkan emisi gas rumah operasional yang efisien energi dan
kaca dalam rangka melindungi bumi terhadap rendah emisi.
dampak buruk perubahan iklim.
4 Perubahan pemegang saham utama yang Internal Mendorong perusahaan untuk
semula Pemerintah RI menjadi PT Pertamina meningkatkan penerapan sistem
(Persero). manajemen lingkungan yang unggul yang
akan dinilai dengan tools ISRS.

Isu internal dan eksternal ini terdapat pada Notulen RTM 2018 tanggal 11 Desember 2018
Pihak Berkepentingan, Kebutuhan & Harapan
• Disusun oleh HSSE Div. berdasarkan kajian atas kondisi terkini serta masukan dari Satuan Kerja.
• Disampaikan dalam Pedoman SMK3P2LE dan Rapat Tinjauan Manajemen.
No Pihak Berkepentingan Kebutuhan dan Harapan Kewajiban Kepatuhan
1 Pemerintah sebagai pengawas PGN mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku. - Peraturan perundangan
hukum peraturan cq Kementerian - Izin lingkungan (AMDAL, UKL-UPL, DPLH)
ESDM, Kementerian Tenaga Kerja, - Izin PPLH (izin TPS LB3, IPLC, SIPA, dll)
Kementerian Lingkungan Hidup,
Kepolisian, Pemerintah Daerah

2 Pemerintah sebagai pemegang PGN tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan untuk memberikan kontribusi kepada - Laporan tahunan
saham masyarakat dan mendukung program pembangunan pemerintah. - Laporan keberlanjutan
3 Publik sebagai pemegang saham *) PGN tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan serta memberikan benefit bagi - Laporan tahunan
pemegang saham. - Laporan keberlanjutan
4 Pertamina sebagai pemegang PGN tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan serta memberikan benefit bagi - Mematuhi kebijakan dan program korporat
saham dan korporat *) pemegang saham. - Sistem manajemen lingkungan yang baik yang diukur dengan
skor ISRS
- PROPER beyond compliance
5 Komisaris, Direksi, dan Pekerja PGN melakukan operasi dengan sehat, selamat, aman, dan ramah lingkungan. - Komisaris, Direksi: Tercapainya KPI: tidak ada pencemaran,
PROPER.
- Pekerja (PKB): lingkungan kerja yang aman, nyaman, sehat.
6 Pelanggan PGN mensuplai produk secara berkelanjutan, sehat, selamat, aman, dan ramah lingkungan Tidak ada
dengan harga, kualitas, dan waktu penyerahan yang sesuai.
7 Penyedia barang/ jasa PGN tumbuh dan berkembang serta memberikan benefit bagi vendornya. Melaksanakan Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa serta Pedoman
PGN mengkomunikasikan persyaratan-persyaratannya termasuk terkait K3P2L-E. *) CSMS
8 Mitra (bank, anak usaha / afiliasi, PGN tumbuh dan berkembang serta memberikan benefit bagi hubungan timbal balik dengan Tidak ada
dll) mitra.
9 Masyarakat dan wakil masyarakat PGN beroperasi secara sehat, selamat, aman, dan ramah lingkungan, serta memberikan - Memenuhi baku mutu (kebisingan, udara ambien, air limbah)
kontribusi bagi masyarakat sekitar operasinya dan masyarakat luas lainnya. - Melakukan pengelolaan sampah
- Mengembalikan kondisi (setelah konstruksi) seperti semula
10 Lembaga penerbit standar PGN beroperasi dengan menerapkan standar engineering dan industri yang berlaku. Tidak ada
engineering dan industri
11 Lembaga pendidikan (sekolah dan PGN mampu menjadi mitra untuk kegiatan penelitian dan pengembangan, serta praktek Tidak ada
Perguruan Tinggi) kerja.
Perencanaan
Konteks Perbaikan
Organisasi Berkelanjutan

Tinjauan Kepemimpina
Manajemen n
Risiko & Peluang

IADL
“Life Cycle”
Pemeriksaan Perencanaan Identifikasi
& Perbaikan
Peraturan &
Persyaratan
Implementasi Tujuan, Sasaran,
& Operasi Program
Risiko & Peluang
• Disusun oleh HSSE Div. berdasarkan kajian atas kondisi terkini serta masukan dari Satuan Kerja.
• Disampaikan dalam Rapat Tinjauan Manajemen.

NO RISIKO / PELUANG KATEGORI


1 Kegagalan memenuhi peraturan di bidang pengelolaan lingkungan Risiko
dan energi dapat menyebabkan Perusahaan terkena sanksi ataupun
tuntutan hukum.
2 Sertifikasi ISO 14001 tidak dapat dipertahankan karena ada temuan Risiko
mayor yang belum ditindaklanjuti dan/atau belum memenuhi
persyaratan ISO 14001:2015.
3 Program perlindungan lingkungan tidak berjalan karena efisiensi Risiko
biaya.
4 Dengan menjalankan program lingkungan dapat berkontribusi pada Peluang
efisiensi biaya seperti penghematan biaya listrik, biaya air, dll.
5 Potensi mendapatkan PROPER Hijau dengan menjalankan program Peluang
sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi, dan lain-lain.

Risiko dan Peluang ini terdapat pada Notulen RTM 2018 tanggal 11 Desember 2018
Identifikasi Aspek Dampak Lingkungan
• Penyusunan IADL mengacu pada
PO Identifikasi Aspek, Dampak,
Tujuan, Sasaran dan Program
tanggal 31 Okt 2017
• Detail PIC Penyusunan IADL pada
Nota Dinas Nomor:
036802.ND/KK/HSE/2018 tanggal
24 Oktober 2018
Life Cycle Perspective

• Siklus Hidup / Daur Hidup / Life Cycle adalah tahapan yang berurutan dan saling
terkait dari sistem produk (atau jasa), mulai dari perolehan bahan baku atau sumber
daya alam hingga pembuangan akhir.
• Dengan demikian, IADL juga dilakukan untuk tahapan kegiatan yang tidak secara
langsung dilakukan oleh Perusahaan namun masih terkait dalam sistem Siklus Hidup,
seperti: tahapan perolehan/ produksi bahan baku, transportasi bahan baku/ produk,
penggunaan, pembuangan akhir, dan sebagainya.
• Penyusunan IADL pada seluruh siklus hidup dilakukan oleh HSSE Div. berdasarkan
kajian atas kondisi terkini serta masukan dari Satuan Kerja.
Life Cycle Perspective (2)
NO TAHAPAN PROSES ASPEK - DAMPAK LINGKUNGAN
1 Eksplorasi Tahapan eksplorasi adalah kegiatan  Peledakan – kebisingan
untuk menemukan cadangan migas.  Peledakan – getaran
Kegiatan ini meliputi: studi geologi, studi  Peledakan – gangguan terhadap biota sekitar
geofisika, survey seismik, dan
pengeboran eksplorasi.

2 Produksi Tahapan produksi adalah kegiatan yang  Lumpur pemboran – pencemaran air
bertujuan untuk menghasilkan gas bumi.  Lumpur pemboran – pencemaran tanah
Tahapan ini meliputi: pengeboran dan  Air terproduksi – pencemaran air
penyelesaian sumur, pengolahan,  Tumpahan minyak – pencemaran air
pemurnian, dan penyimpanan.  Tumpahan minyak – pencemaran tanah
 Emisi cerobong – pencemaran udara
 Limbah B3 – pencemaran air
 Limbah B3 – pencemaran tanah
 Penggunaan energi – penipisan sumber daya alam

3 Pengangkutan Pada tahapan ini dilakukan pemindahan  Penggunaan energi – penipisan sumber daya alam
gas bumi dari sumbernya kepada  Emisi cerobong – pencemaran udara
konsumen.  Limbah B3 – pencemaran air
 Limbah B3 – pencemaran tanah
4 Penggunaan Konsumen dapat dibagi kedalam sektor:  Proses pembakaran gas – emisi udara
oleh industri, komersial, pembangkit listrik,
konsumen rumah tangga, dan transportasi.
Identifikasi Peraturan dan Persyaratan
• Mengacu pada PO Identifikasi Peraturan Perundangan dan Persyaratan Lain serta Evaluasi Penaatan
tanggal 29 Ags 2016
• Satuan Kerja menyampaikan Peraturan/ Persyaratan Lain yang baru khususnya yang bersifat lokal.
Tujuan, Sasaran, dan Program
• Mengacu pada PO Identifikasi Aspek, Dampak, Tujuan, Sasaran dan Program tanggal 31 Okt 2017.
• TSP 2019 disampaikan dalam Nota Dinas No. 004200.ND/KK/HSE/2019 tanggal 17 Januari 2019.
Tujuan, Sasaran, dan Program (2)
Implementasi & Operasi
Konteks Perbaikan
Organisasi Berkelanjutan

Tinjauan Kepemimpina
Manajemen n

Pemeriksaan Perencanaan
& Perbaikan
• Sumber Daya, Peran, Tanggung Jawab,
dan Wewenang
• Kompetensi, Pelatihan, dan Kesadaran
Implementasi • Komunikasi, Partisipasi, dan Konsultasi
& Operasi • Dokumentasi
• Pengendalian Dokumen
• Pengendalian Operasi
• Kesigapan dan Tanggap Darurat
Pemeriksaan & Perbaikan
Konteks Perbaikan
Organisasi Berkelanjutan

Tinjauan Kepemimpina
Manajemen n

• Pemantauan, Pengukuran, Analisa,


dan Evaluasi
• Evaluasi Penaatan Pemeriksaan
• Investigasi Kejadian, Ketidaksesuaian, Perencanaan
Tindakan Pencegahan dan Perbaikan
& Perbaikan
• Pengendalian Catatan atau Rekaman
• Audit Internal
Implementasi
& Operasi
Terima Kasih