Anda di halaman 1dari 10

Kelompok 5

Anggota kelompok:
Acep Agung
Olipha Natalia
Citra Mutiara
Wissy Dwi Hardiyanti
Adha Fitri Annisa
Yuliani La Ode Moro
Nursepreneur Secara konseptual Nursepreneur termasuk dalam
pengembangan karir dari peran dan fungsi perawat. Pengembangan
karir tersebut dapat menjadi pengelola klinik atau sarana kesehatan
lainnya. Misalnya manager spa, manager fisioterapi, manager Nursing
Center, manager Balai kesehatan swasta, pemilik massage dan refleksi,
meskipun dalam pelaksanaan teknisnya banyak melibatkan profesi lain
sebagai pelaksana, dalam hal ini perawat dapat bertindak sebagai
pemilik modal, penggagas ide, pemilik saham, atau owner yang akan
menggaji karyawannya (Winarto, 2005).
Teknologi digital adalah teknologi yang dilihat dari
pengoprasionalnya tidak lagi banyak menggunakan tenaga manusia.
Tetapi lebih cenderung pada sistem pengoprasian yang serba otomatis
dan cangggih dengan sistem komperalisasi atau format yang dapat
dibaca oleh computer.
Perkembangan teknologi mengantarkan masyarakat masa kini ke
dunia serba digital. Termasuk maraknya layanan konsultasi perawat
secara online. Melalui layanan konsultasi maya ini, pasien dan dokter
bisa berinteraksi menggunakan aplikasi chat atau video call.
Penggunaan teknologi dalam perangkat medis terus meningkat
pesat dan itu menjadi pertanda baik bagi masyarakat umum. Ketika
para dokter dan perawat terus melakukan lompatan ke depan dengan
inovasi-inovasi ini, lebih banyak nyawa akan diselamatkan dan lebih
banyak pasien akan menerima bantuan.
Jenis Alat Teknologi dalam
Keperawatan
• Sistem Informasi Klinis; Sistem ini menyatukan catatan pasien rumah sakit, hasil lab, data farmasi,
sumber daya penelitian medis dan informasi lainnya, memberikan perawat dan pengasuh lainnya alat
terintegrasi berbasis PC untuk membantu mereka memasukkan dan mengambil informasi.
• Catatan Kesehatan Elektronik; Catatan pasien dalam format ini memberikan akses instan ke riwayat
medis pasien, meningkatkan komunikasi antara perawat dan menawarkan tanda dan peringatan untuk
mencegah konflik mengenai resep dan tes.
• Sistem Pengambilan dan Pengiriman Obat; Sistem ini menggunakan beberapa teknologi, termasuk kode
batang dan mesin pengeluaran otomatis, untuk memastikan pasien menerima obat dan dosis yang
benar.
• Komputer Tablet, Wall-Mounted PCs dan Mobile Carts; Alat berbasis komputer ini memungkinkan
perawat untuk masuk dan mengambil informasi yang disimpan dalam sistem informasi fasilitas tanpa
meninggalkan sisi tempat tidur. Sistem dapat beroperasi secara nirkabel dan terhubung ke database
yang berisi pedoman perawatan dan sumber daya klinis lainnya.
• Perangkat Medis; Perangkat seperti sistem pengiriman infus dan ventilator sering memiliki “otak yang
tertanam di dalamnya,” kata Joyce Ramsey-Coleman, wakil presiden layanan perawatan dan perawatan
pasien di Children’s Healthcare of Atlanta. Prosessor Elektronik ini membantu perawat dengan
mengatasi masalah dan membantu menghindari kesalahan.
• Asisten Digital Pribadi; Personal Digital Assistants (PDA) dengan perangkat lunak tambahan dapat
membantu perawat dalam meneliti kondisi dan memeriksa dosis obat
Keuntungan Teknologi dalam Keperawatan

Secara umum, Teknologi digunakan untuk membuat hidup lebih


mudah, dan itu membuat perbedaan besar dalam bagaimana perawat
melakukan pekerjaan mereka. Personel medis sekarang dapat
berkomunikasi dengan cepat ketika ada keadaan darurat, dan tidak ada
risiko kehilangan atau kerusakan file karena tulisan tangan yang buruk
atau bahan yang tumpah, hemat tempat, mempercepat pelayanan
kepada pasien, data mudah di akses, mempermudah komunikasi antar
petugas medis, mempermudah pengecekan data, mempermudah
dalam mengelolah data menjadi informasi, Keutuhan Data Ketika
Proses Transmisi, System Komunikasi Lebih Fleksibel.
Kekurangan
1. Bergantung kepada sumber listrik
2. Bergantung kepada aplikasi yang digunakan
3. Perlu melatih khusus dalam penggunaan
4. Kesalahan Ketika Digitalisasi
5. Rangkaian Elektronika Lebih Rumit atau Komplex : orang yang
menggunakannya harus mempelajari lebih dulu mengenai tegnologi
ini.
Kewirausahaan Bidang Pelayanan Keperawatan

Dalam bidang ini perawat dapat berperan sebagai penggagas ide,


pengelola, pemilik modal, pemilik saham ataupun sebagai owner
• Home Care
• Konsultan Keperawatan
• Terapi Komplementer
• Jasa fisioterapi
Telenursing menawarkan program kolabortif dan mengurangi biaya pasien. Sebagai contoh :
konsultasi dengan perawat akan mengurangi angka kejadian masuknnya pasien dengan keadaan
emergency ke Rumah Sakit.
Keuntungan Telehealth
• Beberapa keuntungan telehealth yaitu:
• Efektif dan efisiensi dari sisi biaya kesehatan, pasien dan keluarga dapat mengurangi kunjungan
ke pelayanan kesehatan (dokter praktek, ruang gawat darurat, RS dan nursing home).
• Dengan sumber daya minimal dapat meningkatkan cakupan dan jangkauan pelayanan
keperawatan tanpa batas geografis.
• Telenursing dapat mengurangi jumlah kunjungan dan masa hari rawat di RS
• Dapat meningkatkan pelayanan untuk pasien kronis, tanpa memerlukan biaya dan
meningkatkan pemanfaatan tehnologi.
• Dapat dimanfaatkan dalam bidang pendidikan keperawatan (model distance learning) dan
perkembangan riset keperawatan berbasis informatika kesehatan. Telehealth dapat pula
digunakan dalam pembelajaran di kampus, video conference, pembelajaran online dan
multimedia distance learning. Ketrampilan klinik keperawatan dapat dipelajari dan dipraktekkan
melalui model simulasi lewat secara interaktif.
Terimakasih