Anda di halaman 1dari 46

PROGRAM PENDAMPINGAN

RSUD YOWARI SENTANI KAB. JAYAPURA


Data dasar RSUD Yowari Sentani
 Mulai didirikan tahun 2007
 Tahun 2013 : terdapat 784 kelahiran bayi dan
angka kematian bayi 38 bayi/tahun akibat
asfiksia dan sepsis.
ANALISIS SWOT

Strength
Weakness
Opportunities
Threat
STRENGTH
Neopuff/T-piece resuscitator
s
Bench autoclave
Weakness
• Perawat belum banyak mendapatkan pelatihan dalam
menangani neonatus
Tenaga medis • Jumlah perawat masih kurang (11 orang) : 2 orang/shift
untuk 10 bayi
• Dokter spesialis anak : 2 bergiliran

• Belum tersedia untuk pemeriksaan kultur darah di LAB


Laboratorium • Pemeriksaan analisis gas darah tidak tersedia

• Belum ada Panitia Pengendalian Infeksi RS


Pengendalian • Fasilitas hand hygien yg kurang : hand rub dan sabun cair
antiseptik
Infeksi • Proses desinfeksi dan sterilisasi
• Sumber air : belum menjalani water treatment
Weakness
• Belum dapat mengoperasikan alat
Alat • Keterbatasaan alat : syringe/infus pump
• Desinfeksi dan Sterilisasi alat reusable

• Tenaga elektromedik yg kurang memahami


Elektromedik pemeliharaan alat

• Tidak tersedianya protein dan lipid untuk


Nutrisi neonatus
Opportunity

Program
Pendampingan

Diharapkan RSUD Yowari


Sentani menjadi tempat pusat
rujukan bayi di wilayah
Kabupaten Sentani
Threat
 Jumlah pasien rawat inap menurun karena
pasien BPJS pergi ke Puskesmas
Tujuan pendampingan
• Penambahan pengetahuan
• Peningkatan skill/kemampuan
• Praktek lapangan
• Feed back
Program pendampingan hari ke-1
Praktek hand hygiene
Program pendampingan hari ke - 2
Resusitasi neonatus
Metode transport bayi
Teknik pemasangan infus
Menyusui
Praktek nest
Program pendampingan hari ke -3
Praktek di perinatologi
Praktek pasang infus diruang perina
Pencegahan trauma hidung
Program pendampingan hari ke-4
Strategi
• Mengirim dokter anak dan perawat untuk
pelatihan/magang di Divisi Perinatologi RSCM
• Pengendalian infeksi
– Water treatment
– Cairan antiseptik untuk hand hygien,tissu
– Desinfeksi sirkuit cpap/ventilator, selang suction,
lemari pengering alat.
• Cairan TPN : aminosteril dan lipid
• RSUD : perawatan neonatus level 2
kenyataannya RSUD menerima pasien level 3
• Menentukan kapasitas penerimaan bayi menyediakan
alat sesuai dengan kebutuhan
• Bayi sehat sebaiknya dipisahkan dengan bayi sakit
• Setting ruangan: wastafel, sumber listrik, sumber oksigen
sentral dan udara tekan sentral, tempat sampah di setiap
ruangan
• Farmasi menyediakan keperluan obat-obatan, bahan
habis pakai
Bedside blood gas analysis
SARANA UNTUK PENGERINGAN
Cairan Hand rub
di fasilitas terbatas
 2 mL glycerin, propylen glycol atau sorbitol dicampur dengan 98 mL etil atau
isopropil alcohol 60-90% (WHO)

 Komposisi dalam 100 mL larutan (RSCM)

Etanol 95% 84,20 mL


H2O2 3% 4,17 mL
Glycerin qs
Lemon perfume qs
Aquadestad 100 mL

43
Desain Ruangan

Harus ada wastafel dinding di dalam ruang


bayi, satu untuk setiap tiga inkubator
CPAP /T-piece resuscitator
dengan kompresor
Terima kasih