Anda di halaman 1dari 14

PANDANGAN ISLAM

(Islamic view)

KELOMPOK 7 :
1. ICHA NUR AISYAH (12118016)
2. IIS SUGIARTI (12118017)
3. YULIYA AFIDAH (12118041)
Bagaimana dan apa ajaran Islam Muhammadiyah?
Ulasan ajaran Islam Muhammadiyah yang menjadi ciri
khas gerakan Islam ini adalah sebagai berikut.

1 Kembali ke Sumber Ajaran

2 Pandangan islam

3 Islam sebagai Pandangan Dunia


Kembali ke Sumber Ajaran

Menurut Kyai Hadjid, ajaran atau filsafat / pemikiran Kyai Dahlan


berangkat dari semangat dasar untuk mengimplementasikan ajaran
Al-Qur'an dan Sunnah. Karena itu, sejak awal, organisasi ini
konsisten dalam mempromosikan dan mempraktikkan "untuk
kembali ke Al-Qur'an dan Sunnah".
.
Gerakan untuk "kembali ke Al-Qu
r'an dan Sunnah" adalah karakter
Utama dari gerakan tajdid tentang
pemurnian Gerakan pemurnian
memiliki konteks historis tertentu,
karena Islam terkontaminasi oleh
unsur-unsur takhayul, bid'ah, dan
khurafat atau khususnya penyimp
angan dalam iman sehingga
menuntut pemurnian.
Gerakan untuk "kembali ke Al-Qur'an dan Sunnah" adalah karakter
utama dari gerakan tajdid tentang pemurnian. Gerakan pemurnian
memiliki konteks historis tertentu, karena Islam terkontaminasi oleh
unsur-unsur takhayul, bid'ah, dan khurafat atau khususnya
penyimpangan dalam iman sehingga menuntut pemurnian.
Muhamadiyah menerapkan islam berdasarkan :

Al qur’an Sunnah

Wahyu Allah Penjelasan dan implementasi


kepada nabi ajaran Al-Quran diungkapkan
muhammad kepada Muhammad dengan
menggunakan akal sehat yang
sesuai dengan jiwa ajaran Islam
Gerakan kembali ke Al-Qur'an dan Sunnah di sosial konteks Muhammadiyah saat ini dik
aitkan dengan perspektif dan keadaan umat Islam terhadap ajaran Islam

Mayoritas umat islam Al-Quran & Kitab suci tak tersentuh


pemahaman Islam didasarkan pada taqlid tidak bisa diganggu oleh pemahaman baru atau
penerimaan tidak kritis terhadap interpretasi diterjemahkan ke dalam Bahasa dengan alasan itu
tradisional yang dikemukakan oleh terbatas pada ulama yang kompeten, apalagi khotbah
para ulama atau ustadz yang dipahami yang disampaikan di masjid-masjid adalah dalam bahasa
secara sosiologis karena ummah berada Arab dengan bahan mentah , sementara itu mayoritas
dalam posisi terbelakang dan budaya Muslim buta huruf Arab dan akibatnya, Islam tidak bisa
paternalisme memiliki dampak luas pada dipahami secara mendalam.
pemahaman tentang Islam..

yurisprudensi (Fiqh) Adat istiadat


ajaran Islam dibatasi pada yurisprudensi ajaran Islam digabungkan dengan tradisi atau adat
(Fiqh) dan ajaran Islam tentang hal-hal istiadat masyarakat dan akibatnya, sulit untuk
lain seperti iman, moral, dan mu'amalah memisahkan atau membaginya dan api agama telah
dunyawiyah dibatasi tanpa ketentuan memudar. keterbelakangan umat Islam dalam banyak
proporsional yang diperlukan oleh umat aspek kehidupan, terlebih lagi, ada kecenderungan
Islam. anti-kemajuan seperti yang diasumsikan sebagai
Barat dan mirip dengan kolonialisme.
PANDANGAN ISLAM

Muhammadiyah memandang dan meyakini bahwa ajaran Islam adalah rantai sejak
Nabi Adam hingga Nabi Muhammad, dan secara komprehensif diwahyukan oleh
Tuhan dan dibawa oleh para Nabi dan Rasul. Islam adalah agama Tuhan yang
diwahyukan kepada para nabi-Nya, mulai dari Adam, Nuh, Abraham, Musa, Yesus
hingga Muhammad sebagai nabi terakhir, sebagai tuntunan dan rahmat Tuhan kepada
umat manusia untuk memastikan kehidupan material dan spiritual di bumi dan di
akhirat

(item kedua Ikrar Iman dan Aspirasi Kehidupan Muhammadiyah). Dari sudut pandang
ini, Muhammadiyah menempatkan Islam sebagai ajaran dari Tuhan yang ilahi dan
historis yang dibawa dan disebarkan oleh para nabi dan rasul dalam sejarah kehidupan
manusia, oleh karena itu keberadaan agama yang terungkap sebagai rahmatan
lil-'alamin Ini adalah agama untuk seluruh kehidupan manusia
Dari sudut pandang Muhammadiyah “Agama adalah Hukum Tuhan oleh perantara para nabi-Nya, dalam
bentuk perintah dan larangan serta instruksi untuk kebaikan manusia di dunia dan akhirat. Agama Islam
yang dibawa oleh Nabi Muhammad adalah “Wahyu Allah di dalam Al-Quran dan diimplikasikan dalam
Sunnah otentik dalam bentuk perintah dan larangan serta instruksi untuk kebaikan manusia di dunia dan di
akhirat (Kitab Lima Urusan) . Muhammadiyah menekankan keunggulan Alquran di mana sumber ajarannya
otentik karena berasal dari Tuhan dan dibawa oleh Nabi juga melibatkan aspek ajaran, bahwa ajaran Islam
terdiri dari perintah (al-awamir) dan larangan (al-awamir). nawahi) serta instruksi (al-irsyadat).
Muhammadiyah bekerja untuk merealisasikan ajaran
Islam yang mencakup:

Aqidah (Iman): Muamalah Duniawiy


Muhammadiyah bekerja untuk 02 Muamalah Duniawiy: Muhammadiyah
bekerja untuk implementasi mu'amalat
menegakkan Aqidah Islam yang
murni dan tidak tercemar yang duniawiyah (manajemen dunia dan
bebas dari kemusyrikan (politeisme) pengawasan publik) berdasarkan ajaran
dan bid'ah dan khurafat (tipu daya) Islam. Semua kegiatan menjadi ibadah
tanpa mengabaikan prinsip-prinsip bagi Tuhan (Ikrar Iman dan Aspirasi
toleran berdasarkan pada ajaran Kehidupan Muhammadiyah).
Islam;. 01 03
Moral
Muhammadiyah bekerja untuk Ibadah
menegakkan nilai-nilai moral
Muhammadiyah bekerja untuk
mulia berdasarkan pada ajaran
Al-Qur'an dan Sunnah, bukan
berdasarkan pada nilai-nilai yang
04 menegakkan ibadah yang dipandu
oleh Nabi Muhammad, tanpa perubahan
diciptakan manusia tambahan dari manusia;
Al-Qur'an dan Sunnah adalah dasar fundamental dari hukum dan
pengajaran Islam yang merupakan sumber asli, sementara akal
sehat/penalaran (al-Ra'yu) adalah instrumen untuk:

A. untuk mencari tahu dan menentukan kebenaran dalam Al-Qur'an


dan Sunnah
B. Bahwa pintu ijtihad selalu terbuka. Bahwa dalam memiliki Islam
sebagai agama harus didasarkan pada ajaran yang tepat, dengan
ijtihad atau ittiba. Bahwa dalam menentukan pedoman yang
berkaitan dengan masalah agama, baik dalam kehidupan pribadi
atau
gerakan, harus didasarkan pada Alquran dan Sunnah, disertai
dengan konsesi ulama atau Tarjih, yang membahas argumen
dalam musyawarah untuk mendapatkan hasil maksimal argumen
yang masuk akal
Islam sebagai pandangan
dunia
sebagai rahmatan lil'alamin di dunia. Islam sebagai
wahyu Allah yang dilakukan oleh para Rasul
kepada Rasul Terakhir Muhammad, adalah ajaran
bimbingan, penyerahan, rahmat, kesejahteraan,
keselamatan, dan kebahagiaan di dunia ini dan di
akhirat. Muhammadiyah untuk menyebarkan
ajaran Islam yang komprehensif dan multi-aspek
melalui dakwah yang memerintahkan yang baik
dan melarang yang jahat sehingga pada manusia
akan memperoleh keberuntungan materi dan
spiritual.
Dakwah membawa perubahan yaitu kemajuan,
kebaikan, kebenaran, keadilan, dan kebajikan
lainnya untuk kepentingan dan keselamatan
manusia
tanpa perbedaan ras, etnis, kelas, agama, dan
lainnya
Pandangan secara progresif
dan komprehensif

70% 50%
Pandangan dunia yang Pandangan dunia yang luas
luas dan progresif adalah dan komprehensif berasal
rekonstruksi pemikiran dari dimensi ajaran Islam
dan strategi Kyai Dahlan
dalam mendirikan VS yang dianut
Muhammadiyah.
oleh

Muhammadiyah, di Sebagaimana ditegaskan


samping substansi dan dalam Ikrar Iman dan
penggalian pada risalah Aspirasi Kehidupan
Islam yang mulia sebagai Muhammadiyah, bahwa
rahmatan lil-‘alamin. dimensi-dimensi itu
merentang dari aspek
iman, ibadah, moral dan
mu'amalat dunyawiyah. .
Thank you