Anda di halaman 1dari 11

SYARI’AT ISLAM

Pengertian Syari’at
1. Etimologi
○ Tempat Minum yang Menjadi Tujuan
○ Sumber Air yang Menjadi Sumber Kehidupan

2. Terminologi
○ Hukum-hukum & tata aturan yg tidak berubah
berubah yang disampaikan Allah untuk hamba-Nya
○ Sistem kehidupan yang dibuat oleh Allah bagi
manusia dalam hubungannya dengan; Allah,
sesama muslim, sesama manusia, dengan
kehidupan dan alam semesta.
Prinsip Syari’at Islam
1. Tauhid
2. Keadilan
3. Amar ma'ruf dan Nahi Munkar
4. Kebebasan/Kemerdekaan
5. Persamaan
6. Tolong menolong
7. Toleransi
Tujuan Syari’at Islam
“Jalb al-masholih wa daf’ al-
mafasid”

1. Memelihara tujuan penciptaan makhluk


2. Hukum dapat difahami oleh mukalaf
3. Beban & tanggung jawab hukum atas
mukalaf
4. Pelaksanaan/kepatuhan harus dengan niat
yang ikhlas.
Sumber Syari’at Islam
1. Al-Quran: wahyu yang diturunkan oleh Allah kepada nabi Muhammad
saw, baik lafad, makna, dan gaya bahasa yang termaktub dalam mushaf
yang disalin secara mutawatir
2. Hadis: segala sesuatu yang dikaitkan kepada nabi Muhammad saw,
baik ucapan, perbuatan, dan ketetapannya
3. Ijma: kesepakatan para ulama pada waktu tertentu tentang suatu
masalah tertentu
4. Qiyas: yaitu menerapkan hukum perbuatan tertentu kepada perbuatan
lain yang memiliki kesamaan.
5. Istihsan : menetapkan hukum suatu perbuatan berdasarkan prinsip-
prinsip umum ajaran Islam, seperti prinsip keadilan dan kasih sayang.
6. Masalih al-Mursalah: menetapkan hukum berdasarkan tujuan
kegunaan atau kemanfaatannya sesuai dengan tujuan syari’at.
7. ‘Urf: kebiasaan/tradisi masyarakat yang tidak bertentangan dengan
prinsip-prinsip Islam
1. Ketundukan jiwa yang 1. Ikhlas
timbul dari hati yang
mencintai dan 2. Ibadah dilakukan
mengagungkan Dzat secara sah sesuai
yang disembah.
dengan petunjuk
2. Pengabdian dan
ketundukan jiwa kepada syara
Dzat yang ghaib yang
tidak dapat diketahui
oleh pengetahuan
manusia.

Syarat Diterimanya
Hakikat Ibadah Ibadah
Bentuk-bentuk
Ibadah
1. Ibadah yang berupa perkataan dan ucapan lidah, seperti
Tasbih, tahmid, dll
2. Ibadah yang berupa perbuatan yang tidak disifatkan
dengan sesuatu sifat, seperti menolong orang Lain dan
jihad fi sabilillah
3. Ibadah yang berupa menahan diri dari mengerjakan
sesuatu pekerjaan,seperti puasa
4. Ibadah yang melengkapi perbuatan dan menahan diri dari
sesuatu pekerjaan, seperti ‘Itikaf, hajji, thawaf, dll.
5. Ibadah yang bersifat menggugurkan hak, seperti
membebaskan orang-orang yang berhutang dari
hutangnya
6. Ibadah yang melengkapi perkataan, pekerjaan, khudu,
khusyu, menahan diri dari berbicara.
Keutamaan Ibadah Kepada Allah
1. Ibadah merupakan bukti iman dan cinta kepada Allah swt
(QS 35: 15; 3; 31)
2. Merupakan konsumsi untuk ruhiyyah/spiritual/jiwa
3. Ibadah kepada Allah sebagai kemerdekaan abadi (QS 2: 165)
4. Ibadah sbg ujian meningkatkan derajat Mukmin
(QS 29: 1-2, 2: 214)
5. Merupakan hak Allah atas manusia (QS 2: 21-22)
6. Sbg sarana mendapat pahala dan terhindar dari siksa
(QS 25: 65-66)
7. Sarana mendidik dan melatih kejiwaan manusia (QS 2: 21)
8. Sarana menghindari sifat sombong (QS 7: 146)
9. Sarana berjumpa dengan Allah (QS 20: 14).
Ibadah
Pengertian Ibadah:
1. Pengertian Ahli bahasa: tha’at, menurut, mengikut, tunduk.
2. Pengertian Ulama Tauhid, Tafsir dan Hadis: mengesakan
dan mengagungkan sebagai tujuan yang diiringi sikap hina
dan rendah
3. Pengertian Ulama Akhlak: amaliah jasmani dengan
menegakan nilai-nilai syari’ah
4. Pengertian Ulama Tasawuf: perbuatan mukalaf yang
bertentangan dengan hawa nafsunya karena semata-mata
mengagungkan-Nya.
5. Pengertian Fuqoha: sesuatu yang ditunaikan karena
mengharap rido Allah dan mengharap pahala di akhirat.
Matur Sembah Nuwun
Materi UTS

 http://bit.ly/20p70c6

Anda mungkin juga menyukai