Anda di halaman 1dari 28

BAB 2

LAPORAN KASUS
IDENTITAS PASIEN
• Nama : An. MD
• Umur/ tanggal lahir : 9 tahun/ 4 Maret 2010
• Kelamin : Laki-laki
• Pekerjaan : Pelajar
• Tgl Pemeriksaan : 29 Februari 2020
• Alamat : Jl. Sebrang Padang Utara No. 56 , Padang
• Status Perkawinan : Belum Menikah
• Negeri Asal : Indonesia
• Agama : Islam
• Suku : Minang Kabau
• Nomor HP : 081261654263
ANAMNESIS
Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun datang ke Poliklinik Anak
Puskesmas Sebrang Padang pada tanggal 29 Februari 2020 dengan :

• Keluhan utama
Demam sejak satu hari yang lalu, demam tidak tinggi, dan tidak
menggigil.
Riwayat Penyakit Sekarang
• Riwayat Penyakit Sekarang:
• Demam sejak kemarin, demam tidak tinggi, tidak menggigil sejak 1
hari yang lalu.
• Terdapat luka pada lutut kanan sejak 4 hari yang lalu.
• Luka berawal saat pasien bermain dengan temannya dan pasien
tersandung, kemudian terjatuh ke jalan..
• Luka kemudian dibersihkan dengan air dan tidak diberikan
pengobatan khusus.
• Riwayat menggaruk pada daerah luka tidak ada.
• Riwayat Pengobatan:
Pasien belum pernah mengobati keluhan ini.

• Riwayat Penyakit Dahulu :


Riwayat alergi makanan, minuman, cuaca, dan debu disangkal oleh pasien.

• Riwayat Penyakit Keluarga/ Riwayat Atopi/ Alergi :


Riwayat atopi pada keluarga disangkal.
Riwayat Sosial, Ekonomi, dan
Pekerjaan
• Pasien adalah seorang pelajar kelas IV SD.
• Pasien tinggal bersama ayah, ibu, adik, dan neneknya.
• Pasien biasanya mandi 2 kali sehari.
• Pasien biasanya makan 3 kali sehari, pasien kurang suka
mengkonsumsi sayur dan buah-buahan.
• Pasien sehari-hari mengisi kegiatan dengan bermain dengan teman-
temannya sepulang sekolah.
PEMERIKSAAN FISIK
A.Status Generalis
• Keadaan umum : tampak sakit sedang
• Kesadaran : komposmentis kooperatif
• BB : 26 kg
• TB : 127 cm
• TD : 100/70 mmHg
• Suhu : 37,5oc
• Frekuensi Nafas : 20 x/menit
• Mata : Konjungtiva anemis -/-, sklera ikterik -/-
• Hidung : Tidak ada kelainan
• KGB : Tidak ada pembesaran KGB
• Kelainan rambut : Rambut hitam, tiak mudah dicabut.
• Kelainan kuku : Tidak ditemukan kelainan
• Pemeriksaan Thorak : Suara nafas vesikuler, RH (-/-), Wheezing (-/-)
• Pemeriksaan Abdomen : Distensi (-), BU (+) normal, nyeri tekan (-), nyeri lepas (-)
• Pemeriksaan Ekstremitas : Status dermatologikus
B. Status Dermatologikus
• Lokasi : Lutut kanan
• Distribusi : Terlokalisir
• Bentuk : Bulat
• Susunan : Tidak khas
• Batas : Tegas
• Ukuran : Numular
• Efloresensi : Ulkus dangkal dengan krusta coklat kehitaman di
pinggirnya, dan pus minimal di tengahnya
Gambar 2.1 Lokasi Lesi
• RESUME
Seorang pasien anak laki-laki usia 9 tahun datang ke Poliklinik Anak Puskesmas Sebrang
Padang pada tanggal 29 Februari 2020, dengan keluhan utama demam yang tidak tinggi,
tidak menggigil, dan tidak disertai kelianan buang air besar sejak kemarin.Terdapat luka
pada lutut kanan sejak 4 hari yang lalu. Luka berawal saat pasien bermain dengan
temannya dan pasien tersandung, kemudian terjatuh ke jalan.Luka kemudian
dibersihkan dengan air dan tidak diberikan pengobatan khusus. Riwayat menggaruk
pada daerah luka tidak ada. Pasien belum pernah mengobati keluhannya. Pada status
dematologikus didapatkan lokasi pada lutut kanan, distribusi terlokalisir, bentuk bulat,
susunan tidak khas, batas tegas,ukuran numular, dan efloresensi ulkus dangkal dengan
krusta coklat kehitaman di pinggirnya, dan pus minimal di tengahnya.

• DIAGNOSIS
Ektima et regio patella dekstra
PENATALAKSANAAN
UMUM
• Menjelaskan kepada pasien bahwa keluhan demam yang dialami
pasien disebabkan oleh luka pada kaki pasien yang tidak diobati.
• Menjelaskan pada pasien agar luka dikompres dengan larutan rivanol,
tiga kali sehra setelah mandi, selama 15 menit, keudian dioleskan
salep antibiotik.
• Memberitahu pasien untuk tidak menggaruk daerah luka.
• Mengingatkan pasien untuk menjaga kebersihan diri, dan melakukan
perawatan luka yang baik dan benar.
PENATALAKSAAN KHUSUS
• Sistemik
- Co- Amoxiclav 3 x 375 mg
-Paracetamol 3 x 250 mg

• Topikal
-Kompres larutan Rivanol 3 x 1
-Oxytetracyclin 3% salep, 3x1
PROGNOSIS
• Quo ad vitam : bonam
• Quo ad sanam : bonam
• Quo ad functionam : bonam
• Quo ad kosmetikum : bonam
BAB 3
DISKUSI
Laki-laki Pemeriksaan:
9 th 29 Feb 2020

Demam Luka
• Lokasi: Lutut kanan
• Distribusi: Terlokalisir
• Bentuk: Bulat
PF general • Susunan: Tidak khas
• Batas: Tegas
normal • Ukuran: Numular
• Efloresensi: Ulkus dangkal dengan
krusta cokelat kehitaman di
pinggirnya dan pus di tengahnya
Anamnesis
PF

Lesi

EKTIMA
ET REGIO PATELA DEKSTRA
Pioderma

Infeksi kulit dan jaringan lunak

Bakteri piogenik → gram (+)


Golongan Stafilokokus dan Streptokokus

Penularan: kontak langsung dengan agen penyebab

Pioderma superfisialis dan profunda


Ektima

Pioderma ulseratif

Ulkus superfisial + krusta

Predileksi: daerah terbuka

DD: Impetigo Non-bulosa


Faktor Risiko

Higiene
Imunitas
Fungsi
Pemeriksaan Penunjang

Kultur &
Darah
Gram sensitivita Biopsi
rutin
s
Tatalaksana Umum

Edukasi mengenai penyakit

Higiene, perawatan luka (topikal), tidak menggaruk luka

Suportif: Diet TKTP

Identifikasi faktor predisposisi dan komorbid


Tatalaksana Khusus

Rawat jalan

Krusta → diangkat → AB topikal

Lesi luas → AB sistemik


Topikal
• PK 1 / 5.000
• As Salisilat 0,1%
Kompres •

Rivanol 1%
Povidon Iodine 1%

• Asam Fusidat 2%
• Mupirosin 2%
AB
Sistemik
• Penicillinase-resistant Penicillin
Lini • Amoksisilin + As Klavulanat
• Sefaleksin
Pertama
• Klindamisin
• Eritromisin
Lini Kedua •

Azitromisin
Sefalosporin
Prognosis
• Komplikasi pioderma: Erisipelas, selulitis, ulkus, limfangitis, limfadenitis
supuratif, bakteremia (sepsis)
→ Imunokompromis

• Ektima → secara umum prognosis baik


• Pada keadaan komplikasi → prognosis bonam
→ Bisa menetap beberapa minggu → komplikasi: ulserasi dan skar

• Kriteria rujuk: komplikasi dari selulitis, tidak sembuh dengan pengobatan 5–7
hari, penyakit sistemik (DM, imunodefisiensi)